Siapa yang tidak mengenal sosok kontroversial nan fenomenal, Meghan Markle dan Pangeran Harry?
Sejak melangsungkan pernikahan kerajaan yang megah di Kapel St George, Inggris, pada 19 Mei 2018 silam, langkah keduanya selalu menjadi sorotan utama media massa global.
Keputusan berani mereka untuk mundur dari tugas senior kerajaan Inggris memicu gelombang keingintahuan publik tentang latar belakang, karakter, serta dinamika hubungan yang menyatukan mereka.
Lantas, bagaimana rekam jejak yang membentuk kehidupan pasangan sensasional ini sebelum akhirnya bertemu?
Mari kita bedah lebih dalam profil lengkap, jejak karier, serta berbagai fakta menarik yang mengelilingi kehidupan Meghan Markle dan Pangeran Harry.
Ringkasan Berita
Latar Belakang Kehidupan Meghan Markle dan Pangeran Harry
Sebelum menjadi pasangan yang disorot jutaan pasang mata, perjalanan hidup Meghan Markle dan Pangeran Harry memiliki latar belakang yang sangat bertolak belakang.
Meghan tumbuh di dunia hiburan Amerika, sementara Harry dibesarkan dalam protokol ketat monarki Inggris.
Profil Meghan Markle: Dari Aktris Hollywood Menuju Istana
Rachel Meghan Markle, atau yang kini bergelar Duchess of Sussex, lahir pada 4 Agustus 1981.
Berasal dari keturunan campuran, ia lahir dan dibesarkan di Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Transformasi hidupnya yang dramatis dari seorang rakyat biasa menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris selalu menjadi topik hangat ketika membicarakan kisah Meghan Markle dan Pangeran Harry.
Membahas riwayat pendidikannya, Meghan merupakan alumni dari Northwestern University.
Pada masa kuliahnya itulah, bakat seninya mulai terasah saat ia mengambil beberapa peran kecil di serial televisi.
Selain di dunia akting, pada tahun 2002 ia pernah meniti karier sebagai staf di kedutaan Amerika Serikat di Argentina.
Namun, namanya baru benar-benar melejit ketika memerankan karakter Rachel Zane dalam serial drama hukum Suits (2011-2018).
Selain berbakat, Meghan juga dikenal vokal dalam menyuarakan isu kesetaraan gender.
Pada tahun 2015, ia memberikan pidato inspiratif mengenai hak-hak perempuan pada Peringatan 20 Tahun Wanita PBB di Beijing, dan menjadi Duta Internasional untuk World Vision di Rwanda pada 2016.
Profil Pangeran Harry: Jejak Militer dan Sisi Lain Sang Pewaris
Di sisi lain, Henry Charles Albert David lahir di London, Inggris pada 15 September 1984.
Sebagai putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana, kehidupan masa mudanya berbanding terbalik dengan citra yang kini dibangun oleh pasangan Meghan Markle dan Pangeran Harry.
Sejak lahir, Harry selalu berada dalam garis suksesi takhta kerajaan.
Masa kecilnya dihabiskan dengan mengenyam pendidikan di sekolah elit, mulai dari Wetherby School, Ludgrove School, hingga Eton College di Windsor.
Berbeda dengan anggota kerajaan lainnya, Pangeran Harry memiliki ketertarikan kuat terhadap dunia militer.
Pada tahun 2006, ia berhasil menyelesaikan pendidikan wajib militer di Royal Military Academy Sandhurst.
Keberaniannya terbukti ketika ia secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk dikirim ke garis depan peperangan di Irak.
Namun, di balik seragam militernya, masa muda Pangeran Harry tak lepas dari kontroversi. Mulai dari skandal foto di majalah The Sun, hingga pengakuannya pada tahun 2002 yang menyatakan pernah mengonsumsi cannabis, yang membuatnya harus menjalani program rehabilitasi.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Pangeran Harry memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi.
Ia aktif bekerja di panti asuhan di Lesotho dan mendirikan yayasan amal untuk membantu warga miskin serta penderita HIV/AIDS di Afrika.
Momen Pertemuan Meghan Markle dan Pangeran Harry
Seiring berjalannya waktu, takdir akhirnya mempertemukan kedua tokoh beda dunia ini.
Hubungan asmara Meghan Markle dan Pangeran Harry mulai tercium oleh media tepat pada musim panas tahun 2016.
Tak butuh waktu lama bagi Meghan Markle dan Pangeran Harry untuk meyakinkan satu sama lain.
Pada September 2017, mereka berani tampil terbuka di hadapan publik dan mengonfirmasi status sebagai sepasang kekasih di sebuah pameran resmi.
Dalam waktu yang relatif singkat setelah penampilan perdana tersebut, Istana Kensington merilis pengumuman resmi bahwa pasangan ini telah bertunangan.
Puncak dari perjalanan cinta mereka diikrarkan dalam sebuah ikatan suci pernikahan.
Menariknya, pernikahan Meghan Markle dan Pangeran Harry mengusung tema “Make a Difference Together”, yang seolah menjadi sinyal awal dari berbagai gebrakan yang akan mereka lakukan di masa depan.
Hingga hari ini, setiap langkah dan keputusan besar yang diambil oleh Meghan Markle dan Pangeran Harry terus menjadi daya tarik utama bagi publik dan media di seluruh dunia.





