Satu Tahun Pandemi: Karakteristik Adopsi Transaksi Digital Bersama DANA

0
32
Aplikasi DANA

Reportasee.comKarakteristik adopsi transaksi digital bersama DANA. Setahun sudah pandemi Covid-19 muncul dan mendorong terjadinya perubahan besar-besaran di berbagai sektor.

Selain sektor ekonomi dan kesehatan, perubahan yang paling terlihat adalah perubahan sosial budaya, tepatnya gaya hidup serta cara interaksi masyarakat.

Hampir semua aktivitas kini menjadi virtual dan contactless berkat teknologi digital.

Studi global terbaru dari satu perusahaan teknologi terkemuka memperlihatkan bahwa selama setahun terakhir, 84 persen konsumen Indonesia sudah mulai beralih ke digital untuk terhubung dengan produk maupun brand.

Fakta ini lebih kuat lagi setelah dengan 80 persen konsumen yang mengkategorikan diri mereka sebagai “digitally curious” atau “digital explorer.”

Responden Indonesia juga menyampaikan bahwa sektor layanan finansial, ritel dan pendidikan berhasil menghadirkan pengalaman digital yang meningkat ketimbang sebelum pandemi.

Dinamika ini turut mewarnai pelaku usaha di masa pandemi.

Implikasi adanya pembatasan kontak fisik justru para pelaku usaha manfaatkan untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan digitalisasi. 

Terkait dinamika ini, CEO dan Co-Founder DANA, Vince Iswara, mengatakan, sejak awal pandemi pihaknya meyakini akan kapabilitas teknologi digital.

Yakni sebagai solusi yang dapat masyarakat andalkan untuk memudahkan mereka memenuhi kebutuhannya di tengah keterbatasan dan dinamika yang begitu cepat.

Baca:  Tim Bola Voli Ciamis Lolos BK Porprov Jabar

Sebagai tanggap cepat, DANA terus memperbarui fitur yang ada dan memastikan baik pengguna maupun pelaku usaha dapat mengoptimalkan dompet digital untuk berbagai aktivitas, termasuk DANA Bisnis. 

Selama masa pandemi, DANA memantau adanya peningkatan pada geliat pelaku usaha di berbagai bidang.

Hal ini tergambar dalam catatan DANA yang menunjukkan pertumbuhan hingga 125 persen pada mitra usaha yang menggunakan DANA Bisnis dan memanfaatkan QRIS dalam setahun terakhir. 

Menariknya, kata Vince, pertumbuhan ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar di Indonesia.

DANA juga mencatat bahwa pertumbuhan terjadi cukup merata di wilayah lainnya dan dengan persentase pertumbuhan yang tak kalah mengagumkan.

Lima provinsi yang mengalami pertumbuhan DANA Bisnis antaralain adalah Aceh, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Kelimanya menduduki posisi lima teratas untuk provinsi dengan penyerapan DANA Bisnis yang pesat dengan kenaikan tertinggi mencapai lebih dari 700 persen.

Di samping jumlahnya yang melesat, tren bisnis selama pandemi juga terbilang unik.

Berdasarkan data yang DANA miliki, jenis usaha yang banyak pelaku bisnis daftarkan melalui DANA Bisnis tidak hanya terbatas pada bisnis kuliner dan artisan.

Baca:  Suzuki Swift 2021 Rilis dengan Tampilan Keren dan Tangguh

DANA justru menangkap tren baru di mana mitra DANA Bisnis yang paling banyak bermunculan berkisar pada jenis usaha hobi, seperti toko hobi dan gim, tanaman, hingga jasa. 

Lonjakan pertumbuhan yang terjadi dalam DANA Bisnis juga mendapatkan dukungan sinergitas yang tepat antara DANA dan pemerintah serta kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital yang kian menguat.

Meski penerapan pembatasan kontak fisik masih ada, DANA tetap memaksimalkan upaya-upaya edukasi secara daring untuk UMKM melalui berbagai program.

Salah satunya Kelas DANA Bisnis yang merupakan pelatihan berkelanjutan bagi mitra DANA Bisnis Untuk memajukan usahanya.

Upaya DANA untuk ikut menggerakkan roda perekonomian selama pandemi pun tidak berhenti sampai di sana.

Sejumlah inisiasi lain juga sempat hadir untuk membantu pengguna dalam beraktivitas.

Misalnya, DANA menghadirkan DANA Siaga Covid-19 yang bertujuan untuk memudahkan akses pengguna dalam memperoleh beragam informasi edukatif terkait COVID-19,.

Kemudian melakukan diagnosis kesehatan secara mandiri, hingga melakukan donasi digital guna membantu penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan.

Serta pembiayaan pengobatan masyarakat yang terdampak COVID-19. 

Lewat mini program ini, DANA bekerjasama dengan Kitabisa.com juga berhasil menghimpun donasi digital sebesar Rp 580 juta untuk penyediaan APD.

Baca:  Tips Memulai Karir di Bidang UI/UX Designer Bagi Pemula

Selain itu, melalui kolaborasi dengan Habitat for Humanity, Kitabisa.com, dan Benihbaik.com, DANA Siap Siaga Covid-19 berhasil mengumpulkan donasi Rp. 250 juta.

Donasi itu terkumput untuk membantu penyediaan tempat singgah layak bagi tenaga kesehatan yang berjuang di garda depan penanggulangan Covid-19.  

DANA Luncurkan 20 Fitur

Sepanjang 2020, DANA meluncurkan sedikitnya 20 fitur untuk membantu masyarakat menghadapi tantangan yang muncul serta ikut mendorong perekonomian nasional, khususnya UMKM yang sangat terdampak pandemi.

DANA menyediakan fitur Pendataan Warung yang mendukung kampanye #BelanjadiWarungTetangga yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Program ini memungkinkan pengguna DANA untuk mendaftarkan warung-warung di sekitar tempat tinggalnya yang mengalami kesulitan akibat pandemi. 

Selain itu, ada juga fitur DANA Delivery yang memudahkan masyarakat maupun UMKM melakukan pengiriman barang.

DANA juga dipercaya menjadi salah satu platform digital untuk penyaluran dana insentif Program Kartu Prakerja.

Vince menambahkan, DANA berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi yang terpercaya, ramah dan mudah digunakan serta bisa diakses oleh siapapun.

Juga bersinergi dengan mata rantai ekosistem perekonomian digital guna meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat maupun perekonomian Indonesia.