Kang Agun Kunjungi Saung Kreatif Gapura

0
558
Kang Agun Kunjungi Saung Kreatif Gapura

Reportasee.com – Anggota Komisi XI DPR RI, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP.,M.Si., mengunjungi Saung Kreatif Galuh Peduli Rasa atau Gapura, di Desa Dewasari, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (15/12/2020).

Saung Kreatif Gapura merupakan penerima manfaat bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Selama ini, Saung Gapura memang konsisten membuat kerajinan dari bahan limbah kertas.

Pada saat berkunjung, Kang Agun mengaku sengaja datang untuk memberikan motivasi kepada pengrajin limbah kertas. Ia berharap, kedepan produksi kerajinan di tempat tersebut terus berkembang.

Baca:  7 Jurusan Kuliah IT yang Wajib Kamu Tahu!

“Apalagi inisiator dan ketuanya (Gapura) masih muda dan memiliki kompetensi,” katanya.

Ketua Gapura, Haqibul Mujib, kepada Reportasee.com, Selasa (15/12/2020), mengaku sangat menyambut baik kunjungan Kang Agun ke Saung Gapura.

Menurut Mujib, Kang Agun merupakan wakil rakyat sekaligus tokoh nasional yang konsisten membela kepentingan rakyat.

Pada kesempatan itu, Mujib mengungkapkan, pihaknya focus menjalankan kegiatan pengolahan limbah kertas dengan harapan mampu menciptakan kemandirian ekonomi.

Baca:  Cara Membuat Kompos dari Sampah Rumah Tangga

“Khususnya bagi kaum perempuan, ibu-ibu pengrajin limbah kertas yang ada di Saung Kreatif Gapura,” ungkapnya.

Mujib menuturkan, saat ini pihaknya kesulitan mendapatkan bahan baku. Meski begitu, pihaknya optimis untuk terus berkarya. Sebagai alternatif, pihaknya memanfaatkan pelipis pisang atau kertas HVS untuk produksi kerajinan tersebut.

Dari pantauan Reportasee.com, Saung Gapura memproduksi kerajinan berupa keranjang air, guci, toples, kotak tisu dan vas bunga.

Baca:  Tanaman Hias Berdaun Pink Unik untuk Mempercantik Rumah

Produk kerajinan berbahan dasar limbah kertas itu memiliki nilai ekonomis yang lumayan, mulai dari Rp. 15 ribu hingga Rp. 300 ribu.

Untuk pemasaran, produk kerajinan Saung Kreatif Gapura sudah tembus ke berbagai daerah, meliputi wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pegiat kerajinan ini berharap, kegiatan pemanfaatan limbah kertas tersebut memiliki siklus pemberdayaan yang berkesinambungan. ***