32 C
Indonesia
Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaBeritaKampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim)

Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim)

Reportasee.com – Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur bisa menjadi pilihan tempat yang tepat bagi anda yang hendak memperdalam bahasa Inggris.

Tempat yang terletak di kawasan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri tersebut kerap menjadi rekomendasi untuk mempelajari bahasa Inggris.

Hal ini lantaran pada tempat tersebut sudah banyak tersedia tempat kursus untuk pembelajaran Bahasa Inggris dengan harga cukup terjangkau.

Bagi orang yang belum pernah datang ke kampung Inggris Kediri Jatim ini terdapat banyak informasi yang belum mereka tahu.

Bahkan tak jarang ada sejumlah kasus di mana orang-orang salah paham sebab mendengar rumor yang sebenarnya tidak jelas.

Hal ini membuat mereka merasa kaget ketika tiba langsung di Kampung Inggris Pare Kediri.

Karena itulah anda perlu mengetahui sejumlah informasi terkait Kampung Inggris Kediri Jawa Timur tersebut.

Info Tentang Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim)

Adapun Kampung Inggris Pare Kediri merupakan sebuah julukan untuk suatu perkampungan yang letaknya di sepanjang jalan.

Jalan tersebut antara lain Anyelir, Brawijaya serta Kemuning yang ada di kawasan Desa Tulungrejo dan Desa bernama Pelem.

Perkampungan itu berkembang jadi sebuah tempat untuk mempelajari Bahasa Inggris.

Tempat itupun jadi sangat ramai terlebih saat musim liburan tiba.

Saat liburan tiba pun kampung ini tidak kalah ramai seperti tempat wisata sebab banyaknya orang beraktivitas di sana.

Pasalnya banyak mahasiswa, pekerja, pelajar maupun masyarakat umum yang tengah mengisi waktu liburan dengan belajar seraya berwisata.

Sebagai kawasan pembelajaran, pemandangan keseharian di Kampung tersebut tak ubahnya dengan kompleks para pelajar.

Bahkan dominan kegiatannya hiruk pikuk aktivitas banyak orang yang tengah belajar.

Meskipun berada di Indonesia, orang-orang yang belajar di sana bukan dari tanah air saja.

Banyak juga pelajar mancanegara yang berasal dari Timor Leste, Thailand, Malaysia dan negara lainnya.

Sementara itu lingkungan yang ada di Kampung pembelajaran ini tertata layaknya kawasan sekitaran kampus.

Seperti halnya kawasan lingkungan kampus, di Kampung ini juga tersedia warung makan, café, penyewaan sepeda, tempat ibadah.

Selain itu ada juga toko buku, laundy, taman serta peralatan yang mahasiswa butuhkan untuk kegiatan pembelajaran.

Alat transportasi utama yang ada di Kampung Inggris Kediri Jawa Timur adalah sepeda juga motor.

Kedua kendaraan ini bisa siapapun sewa di tempat penyedia setempat.

Sejarah Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim)

Mulanya di kawasan Desa Tulungrejo hanya ada satu lembaga kursus yang mengajarkan Bahasa Inggris.

Lembaga kursus tersebut adalah BEC atau Basic English Course yang berdiri tepat 15 Juni 1977 silam.

Pendiri BEC adalah Kalend Osein dan menjadikannya pionir terbentuknya Kampung Inggris Pare Kediri.

Berdasarkan cerita yang beredar, Kalend merupakan santri asal daerah Kutai Kartanegara Kaltim yang putus sekolah.

Alasannya karena tak mampu menanggung biaya untuk mengenyam pendidikan.

Lalu seorang temannya memberitahu kalau ada ustaz di kawasan Pare bisa menguasai hingga delapan bahasa asing.

Tak berlama lagi, Kalend sontak bergegas ke daerah Jawa agar berguru ke Ustaz bernama Yazid dan tinggal dalam Pesantren.

Ia pun tinggal di Pesantren bernama Darul Falah tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun atau gratis.

Suatu ketika, terdapat dua orang mahasiswa datang untuk mempelajari Bahasa Inggris.

Tetapi karena ustadz Yazid tengah pergi ke Majalengka, maka Kalend mengajari dua orang mahasiswa itu.

Dengan pembelajaran yang relatif singkat sekitar lima hari namun insentif, mahasiswa itu ternyata lulus ujian.

Kabar kelulusan dua orang mahasiswa ini langsung menyebar secara luas.

Semenjak itulah Kalend mendirikan lembaga kursus untuk Bahasa Inggris yang bernama BEC.

Lokasi pendiriannya berada di Dusun Singgahan, tepatnya Desa Pelem dalam Kecamatan Pare.

Lalu karena tingginya minat dari masyarakat, BEC kemudian membuka sejumlah cabang dengan nama berbeda-beda.

Bahkan Kalend mendorong supaya para alumni kursus BEC juga membuka lembaga kursus yang sama.

Sekarang sudah banyak lembaga kursus untuk mempelajari Bahasa Inggris yang berdiri di Kampung Inggris Kediri.

Biaya Kursus Di Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim)

Sebenarnya biaya untuk kursus di kawasan Kampung Inggris Kediri Jawa Timur (Jatim) menjadi hal yang cukup relatif.

Sebab biayanya tergantung berdasarkan berapa program serta program apa yang para pelajar akan ambil.

Tetapi kalau membahas mengenai berapa biaya kursus di kampung tersebut mak terdapat tiga hal lain yang perlu mereka bayarkan.

Biaya itu antara lain untuk kursus, biaya hidup sehari-hari selama di sana serta biaya kost atau asrama.

Mungkin banyak orang sudah mendengar biaya kursus di sini cukup terjangkau.

Terlebih perbandingannya dengan biaya untuk kursus di kota besar misalnya Surabaya, Jakarta serta Bandung ataupun kota lain.

Contohnya saja biaya kursus selama dua minggu di Kampung Inggris Pare mulai kisaran Rp. 150.000 per satu program.

Artinya kalau anda hendak kursus lima kali sehari selama dua minggu otomatis memerlukan biaya 750 ribu saja.

Sementara untuk biaya kursus Bahasa Inggris satu bulan mulai dari kisaran 250 ribu per satu programnya.

Berarti kalau anda hendak kursus sebanyak lima kali sehari dalam satu bulan maka biaya yang ia perlukan sebesar Rp. 1.250.000 saja.

Tetapi jika anda tak ingin repot mencari sebuah tempat tinggal, dapat memilih Paket Program yang di dalamnya termasuk asrama.

Misalnya Paket berupa Program Reguler Asrama yang ada di lembaga Access-Ec.

Paket ini termasuk Program lima kali satu hari plus Camp English Area seharga 850 ribu per dua minggu.

Jika kursus lebih dari dua minggu di Kampung Inggris Pare Kediri, maka bisa mengalikan harga itu dengan biaya per dua minggu.

Biaya Hidup Di Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim)

Untuk biaya hidup di Kampung Inggris Kediri Jawa Timur (Jatim) maka bisa berupa biaya tempat tinggal atau makan sehari-hari.

Biaya untuk kostnya sendiri berkisar mulai dari 150 ribu rupiah sampai 350 ribu per satu bulan untuk tiap satu orang.

Biasanya penghuni kamar bisa antara 3 hingga 4 orang.

Namun apabila anda ingin tinggal seorang diri dalam sebuah kamar, maka dapat booking dengan harga 350 sampai 600 ribu perbulannya.

Selain itu ada juga tempat tinggal camp yang berkisar mulai dari 300 sampai 500 ribu per bulannya untuk tiap satu orang.

Umumnya jumlah penghuni dalam satu camp kamar mulai 3 sampai 5 orang.

Tetapi kamar camp tak bisa pelajar booking untuk satu penghuni saja sebab bertujuan membiasakan peserta saling berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

Kisaran biaya hidup lainnya yang anda perlukan selama berada di kampung Inggris meliputi makannya.

Di kampung ini anda tak perlu khawatir mengenai makanan sebab tersedia banyak warung makan dengan bermacam menu.

Harganya sendiri terjangkau bagi uang saku pelajar di kampung tersebut.

Contohnya saja anda dapat menikmati menu Nasi Pecel seharga 5 ribu rupiah.

Bisa juga menu berupa nasi, sayur, ayam dan es teh dengan besaran harga 10 ribu saja.

Kalau ingin menu sedikit lebih mewah bisa mencoba café atau restoran di sana dengan harga kisaran 15 ribu sampai 35 ribu per porsinya.

Anda dapat mengunjungi Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur (Jatim) dan belajar bahasa Inggris langsung di sana.

TERKAIT
- Advertisment -

TERBARU

Pembaruan iOS 15.1 Meluncur, Hadirkan Fitur Dan Perbaikan Bug

Reportasee.com - Pembaruan iOS 15.1 baru saja hadir untuk para pengguna setia...

Memilih Laptop Gaming Terbaik, Begini Tipsnya!

Reportasee.com - Laptop gaming terbaik menjadi jenis laptop yang paling banyak dicari....

Punya Penyakit Anemia? Coba Obat Penambah Darah Ini!

Reportasee.com - Jika anda punya penyakit anemia atau kurang darah, cobalah...

Saham Tesla Inc. Sentuh 1 Triliun Dollar Untuk Pertama Kali

Reportasee.com - Saham Tesla Inc. beberapa waktu lalu berhasil mencapai angka yang...

7 Produk Xiaomi Paling Diminati di Indonesia

Reportasee.com - 7 Produk Xiaomi yang paling diminati di Indonesia. Penduduk Indonesia...