adplus-dvertising
32 C
Indonesia
Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaBeritaGejala dan Pertolongan Pertama Saat AlamiPanic Attack

Gejala dan Pertolongan Pertama Saat AlamiPanic Attack

Apa sih panic attack itu?

Panic attack merupakan perasaan cemas dan takut yang luar biasa hebat. Terkadang  juga terasa secara fisik seperti jantung yang berdebar kencang atau ada yang sampai tidak bisa bernafas. Kebanyakan kasus serangan panik terjadi atau kambuh secara tiba – tiba, tanpa gejala ringan terlebih dahulu. Biasanya, tak ada pemicu yang jelas atas kambuhnya serangan panic tersebut. Malah kadang kala, kepanikan dapat melumpuhkan diri sementara bahkan saat sedang tidur ataupun bersantai.

Serangan panik bisa saja hanya terjadi sekali seumur hidup tetapi beberapa orang yang pernah mengalami nya biasanya mengalami ketakutan seumur hidup jika saja panic attack kambuh kembali.Serangan panik yang berulang umumnya memiliki sebuah trigger, seperti menyeberang berbicara depan banyak orang apalagi jika sebelumnya pernah kambuh saat situasi yang sama. Selain itu, bisa juga terjdi karena phobia akan sesuatu hal atau suatu tempat maka hal atau tempat tersebut bisa menjadi trigger terjadinya panic attack. Umumnya, trigger terjadinya panic attack adalah saat orang tersebut memiliki suatu kondisi yang membuat dirinya merasa terancam tetapi tidak bisa melarikan diri.

Bagaimana gejala panic attack?

Orang yang pernah merasakan panic attack mungkin merasa bahwa dirinya mengalami serangan jantung atau merasa dirinya gila, terkadang merasa bahwa dirinya sekarat. Jika orang lain yang melihatnya mungkin akan merasa hal yang menjadi trigger adalah hal yang sepele dan serangan panik yang mereka alami tidak sebanding dengan kondisi yang sebenernya atau merasa panic attack adalah hal yang lebay atau berlebihan. Padahal bagi orang yang mengalaminya, hal ini sangat menakutkan bahkan terasa seperti terror.

Berikut adalah gejala – gejala panic attack yang biasa orang alami:

  • Kesulitan bernafas
  • Jantung yang berdebar sangat kencang
  • Sakit dada
  • Merasa bergetar seluruh tubuh saking ketakutannya
  • Memiliki perasaan seperti sedang tercekik
  • Dalam pikirannya seperti berada dalma dunia yang ebrbeda dengan lingkungannya
  • Mengalami panas dingin dan berkeringat
  • Ingin muntah dan sakit perut
  • Sakit kepala bahkan kadang sampai pingsan
  • Kesemutan
  • Mati rasa
  • Peningkatan atau penurunan suhu tubuh yang biasanya sekitar wajah, tangan, dan kaki
  • Perasaan seperti akan mati
  • Kehilangan control akan tubuh

Umumnya panic attack akan bertahan selama kurang lebih 10 menit, tetapi beberapa gejala biasanya bertahan lebih lama dari itu. Orang yang pernah mengalami panic attack akan lebih mudah mengalaminya lagi daripada orang yang sama sekali belum pernah mengalaminya..

Beberapa gejala serangan panik akan menyerang secara fisik sehingga orang kadang salah mengartikan gejala panic attack dengan serangan jantung. Beberapa orang sampai memeriksakan kondisi tubuhnya secara fisik ke dokter spesialis dengan tujuan mengobati kondisi yang mereka kira mengancam nyawa nya. Padahal mereka mengalami serangan secara mental yaitu panic attack. Meskipun begitu memeriksakan hal inipun tergolong cukup penting dan meninjau gejala – gejala yang terjadi seperti jantung yang berdegup kencan atau kesulitan bernafas, meskipun begitu potensi serangan panik sering kali terabaikan.

Pertolongan pertama seperti apa yang harus kita lakukan bila ada yang terkena panic attack?

Apabila orang yang anda kenal sedang mengalami panic attack saat bersama dengan anda, anda perlu memahami bahwa ia akan emrasa cemas dan gelisa. Kadang kala mereka tidak bisa berfikir jernih. Kadang memang bingung juga bagaimana cara menghapai nya, maka berikut adalah beberapa caranya:

  • Berusaha untuk tetap tenang dan jangan pernah meninggalkannya saat serangan panik mulai menyerang. Serta jangan menyuruhnya untuk melawan serangan panik yang sedang berlangsung karna akan memperburuk keadaan.
  • Apabila sedang berada pada tempat yang ramai maka bawalah ia ke tempat yang lebih tenang.
  • Jangan mengasumsikan hal yang ia butuhkan, diam saja dan bilang padanya “bila ada yang kamu butuhkan, bilang saja pada saya.”
  • Lebih baik lagi bila ada obat untuk mengatasi panic attacknya.
  • Jangan terlalu banyak berbicara padanya apalagi permbicaraan yang rumit.
  • Hindari hal – hal yang mengejutkan.
  • Bantu agar ia tetap fokus dan cobalah memintanya utnuk melakukan kegiatan sederhana secara berulang seperti menarik nafas dan mengeluarkan nafas.

Ucapkanlah kalimat – kalimat positif karena kadang kalimat posifif sangat emmbantu untuk meredakan panic attack yang sedang ia alami. Saar berbicara dengannya, anda bisa mengatakan beberapa kalimat suportif. Seperti “tenang saja serangan ini akan segera berlalu” atau bahwa anda bangga karena ia dapat melewati cobaan ini. Anda pun dapat menenangkannya dengan mengatakan bahwa anda mengerti panic attack yang sedang ia alami sangat membuatnya takut dan memastikan padanya bahwa hal ini tidak akan mengancam nyawanya.

Apa manfaat melakukan cara – cara di atas?

Dengan mengikuti cara – cara tadi berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Dapat mengurangi tingkat stres yang sedang orang tersebut alami
  • Mencegah keadaan menjadi lebih buruk
  • Membantu orang tersebut mengendalikan dirinya pada saat yang sedang heboh

Bagaimana mengatasi panic attack pada diri sendiri?

Saat anda mengalami serangan panik, cobalah untuk mencari tahu apa hal yang memicu kepanikan yang anda alami. Anda dapat sampai pada tahap ini dengan selalu mengingatkan diri anda bahwa apa yang anda takutkan tidaklah nyata.

Beberapa hal akan terus mengganggu pikiran anda saat sedang mengalami serangan panik, kebanyakan orang akan brfikir bahwa hal ini mengancam nyawa nya. Berusahalah untuk mengalihkan pikiran – pikiran negative seperti itu dengan berkonsentrasi pada pikiran positif. Berusahalah untuk memikirkan tempat atau keadaan yang membuat anda tenang, aman, dan damai. Setelah memvisualisasikan gambaran tersebut dalam pikiran anda, cobalah untuk fokus pada imajinasi tersebut. Cara ini dapat membantu anda mengalihkan pikiran dari keadaan yang menjadi trigger panic attack kambuh.

Meskipun begitu, kadang pikiran positif bisa menjadi sebuah tantangan, terutama bila anda sudah terbiasa berpikiran negatif. Visualisasi hal yang positif adalah teknik yang butuh latihan, tetapi mungkin bila anda lakukan secara bertahap anda dapat merasakan perubahan positif dalam kehiduan sehari – hari.

Apakah tidak apa – apa jika panic attack tidak teratasi?

Apabila tidak mengatasi panic attack, maka hal ini bisa menyebabkan masalah psikologis lainnya. Contohnya saja anxiety disorder, bahkan dapat membuat anda menarik diri dari kegiatan normal sehari – hari. Serangan panik adalah kondisi yang bisa terkontrol, umumnya dengan serangkaian sesi terapi. Anda dapat menggunakan obat untuk mengontrol sementara atau mengurangi beberapa gejala serangan panik. Tetapi, obat tak akan bisa mengobati atau mengatasi pokok permasalahannya. Dengan menggunakan obat juga bisa sangat bermanfaat pada kasus – kasus yang sudah parah, namun pengobatan dengan obat tidak bisa anda jadikan sebagai satu – satunya pilihan anda. Penggunaan obat dapat menjadi efektif saat anda menyatukannya dengan perawatan lain, seperti terapi dan perubahan lifestyle.

TERKAIT
- Advertisment -

TERBARU

Memilih Laptop Gaming Terbaik, Begini Tipsnya!

Reportasee.com - Laptop gaming terbaik menjadi jenis laptop yang paling banyak dicari....

Punya Penyakit Anemia? Coba Obat Penambah Darah Ini!

Reportasee.com - Jika anda punya penyakit anemia atau kurang darah, cobalah...

Saham Tesla Inc. Sentuh 1 Triliun Dollar Untuk Pertama Kali

Reportasee.com - Saham Tesla Inc. beberapa waktu lalu berhasil mencapai angka yang...

7 Produk Xiaomi Paling Diminati di Indonesia

Reportasee.com - 7 Produk Xiaomi yang paling diminati di Indonesia. Penduduk Indonesia...

Minecraft, Permainan Terlaris Asal Swedia

Reportasee.com – Minecraft, pastinya permainan berbasis teknologi ini sudah tak lagi asing...