Berita

Doa Minta Hujan Turun Lebat Saat Kemarau Melanda

Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024

Reportasee.com – Doa minta hujan turun lebat wajib kita amalkan sebagai umat muslim yang sedang mengalami kemarau.

Sering kali manusia mengeluhkan keadaan hujan karena bagia segelintir mereka menghambat beberapa aktivitas.

Seperti kegiatan yang membutuhkan matahari untuk pengeringan maupun di bidang pertanian akan berpengaruh jika hujan terus turun.

Meskipun begitu jika kemarau tidak kunjung usai maka bumi akan mengalami kekeringan dan kerusakan yang lebih parah.

Sebab tumbuhan, hewan akan mati dan manusia nantinya ikut terkena dampaknya yang parah.

Karena itulah kita wajib mengamalkan doa minta hujan turun lebat agar Allah menurunkan hujan untuk makhluk hidup di bumi.

Saat Kemarau, Panjatkan Doa Minta Hujan Turun Lebat

Ketika kekeringan melanda sebagian besar daerah di bumi mari bersama-sama panjatkan doa minta hujan turun lebat.

Tujuannya tentu saja supaya bumi kita kembali terpenuhi dengan air sebagai salah satu sumber kehidupan.

Karena itulah islam mengajarkan untuk para muslimin memanjatkan doa minta hujan turun kepada Allah SWT.

Rasulullah Muhammad SAW pernah  mengalami kekeringan sebab tidak turun hujan dalam waktu yang cukup lama.

Demi mendapatkan hujan agar tak lagi terjadi kekeringan, Rasulullah pun memanjatkan sebuah doa kepada Allah SWT.

Imam Abu Dawud meriwayatkan doa meminta hujan pertama yang Rasulullah SAW panjatkan.

Latin doa minta hujan :

Allahummasqinaa ghaitsan mughiitsan mariiammarii’aan naa fi’an ghayra dharra ‘aa jilaan ghayra jilin.

Arti doa itu adalah meminta kepada Allah untuk menurunkan hujan kepada kami selaku makhluk bumi.

Di mana hujan yang kami harapkan lebat merata, menyuburkan, mengairi, bermanfaat tanpa mencelakakan dan segera tanpa adanya penundaan.

Kemudian ada juga doa kurab yang menjadi doa ketika tengah berada dalam hal kesusahan.

Kala itu Rasulullah sedang menghadapi kondisi kekeringan dan meminta pertolongan kepada Allah.

Sehingga Rasulullah membaca doa meminta agar turun hujan atau bernama doa istisqa.

Sebelum membacakan doa istisqa, terlebih dahulu Rasulullah membaca doa kurab.

Hal tersebut berada dalam riwayat Bukhari dan Muslim dengan bunyi :

Latin : La ilaha illallahul a’dziimul haliimu, laa ilaha illallahu rabbul’arsyil’adziimi, laa ilahailallahu rabbussamawaati warabbulardhi warabbul’arsyilkariimi

Arti doa itu adalah tidak ada Tuhan selain Allah yang agung juga santun.

Tiada Tuhan selain Allah, dan Tuhan Arasy yang sangat megah.

Tidak ada Tuhan Selain Allah berupa Tuhan langit, bumi serta arasy mulia.

Kedua doa minta turun hujan lebat ini bisa anda amalkan untuk memohon turun hujan kepada Allah.

Doa Meminta Hujan Turun Yang Berkah dan Penuh Manfaat

Selain kedua doa minta turun hujan lebat tersebut, anda bisa mengamalkan doa untuk hujan bermanfaat.

Begitu banyak manfaat air hujan bagi makhluk hidup. 

Akan tetapi air hujan juga dapat menjadi sebuah bencana kalau jumlahnya tergolong berlebihan.

Sebab air hujan yang turun tanpa henti bisa menyebabkan banjir dan begitu merugikan untuk tumbuhan, hewan juga manusia.

Selain itu hujan lebat yang turun di kawasan lereng gembur dapat memicu tanah longsor hingga memakan korban jiwa.

Kalau terjadi di sekitar jalan, maka tanah longsor nantinya merugikan para pengendara.

Inilah alasan mengapa hujan dapat menjadi rejeki juga sebagai musibah.

Oleh karena itu kalau hendak berdoa meminta hujan, ada baiknya berikan tambahan kata berkah maupun bermanfaat.

Terdapat sejumlah doa yang mengharapkan turunnya hujan deras dan memberikan manfaat juga berkah.

Mengutip dari buku terpercaya, Nabi Muhammad SAW pernah mengucapkan bacaan saat hujan turun.

Bacaan itu adalah 

Dengan latin : Allahumma shayyibaan naa fi’aan

Adapun bacaan itu memiliki arti Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan bermanfaat. 

Sementara itu ada bacaan meminta hujan lebat lainnya berupa :

Allahumma anbit lanaazzar’a wa adirro lanaadhar ‘a waasqinaa min bara kaa ti samaa i wanbit lanaa min baro kaa tilardhi.

Untuk artinya adalah memohon kepada Allah menumbuhkan tanaman kami, juga deraskan air susu pada ternak kami.

Kemudian memohon turunkan kepada kami air hujan karena berkah langit milik Allah.

Juga tumbuhkan tanaman kami dari berkah bumi Allah.

Itulah doa minta turun hujan lebat yang penuh berkah dan manfaat untuk makhluk bumi.

Kumpulan Doa Dengan Keadaan Hujan Berbeda-Beda

Memanjatkan doa minta turun hujan lebat menjadi salah satu upaya agar masalah kekeringan bisa di atasi.

Anda dapat menyesuaikan doa turun hujan berdasarkan kebutuhan berbeda-beda.

Pertama ada doa turun hujan lebat yang pernah Rasulullah bacakan agar hujan yang turun tidak merusak.

Doa itu adalah : Allahumma hawaa laynaa walaa ‘alaynaa Allahumma ‘alaal kaa mi waljibaa li wadzaraabi wa buthuu nil awdiyati wamanaa bitisyyajari.

Yang artinya adalah meminta kepada Allah menurunkan hujan di sekitar kami dan bukan untuk merusak.

Arti doa juga memohon turunkan hujan ke dataran tinggi, bukit-bukit, gunung-gunung, perut lembah serta tempat tumbuhnya pohon.

Adapula doa saat hujan beserta petir yang nabi Muhammad SAW baca saat keadaan hujan seperti itu.

Bacaannya adalah : Subhaa nalladzii yusabbuhurra’du bihamdihi walmalaa ikatu minkhiifatihi.

Adapun arti doa adalah maha suci Allah dengan memujinya, bertasbihlah halilintar.

Juga bertasbihlah para malaikat karena takut kepada Allah.

Dalam salah satu hadis, Imam Muslim meriwayakan jika saat hujan serta angin kencang Rasulullah membaca doa.

Doanya ialah : Allahumma innii asaluka khairahaa wa khayra maa fiihaa wa khayramaa ursilatbihi waia’u dzubika minsyarrihaa wasyarrimaa fiihaa wasyarrumaa ursilatbihi. 

Adapun doa ini memiliki arti memohon kepada Allah untuk kebaikan angin juga kebaikan yang ada di dalamnya.

Selain itu kebaikan yang Allah kirim bersama angin itu.

Juga saya berlindung kepada Allah dari kejahatan angin, maupun kejahatan di dalamnya juga kejahatan yang Allah kirim bersama angin.

Dengan doa ini, kita bisa memohon doa minta turun hujan lebat tanpa merasa ketakutan.

Amalan Doa Meminta Hujan Saat Kemarau Panjang Melanda

Selain doa minta turun hujan lebat, kita bisa berusaha untuk meminta hujan dengan usaha lain.

Upaya meminta hujan bisa kita lakukan dengan shalat istisqa berjamaah di lapangan.

Kemudian kita bisa memanjatkan doa supaya Allah cepat menurunkan hujan saat kemarau melanda.

Berikut adalah bacaan doa yang bisa kita amalkan setelah shalat istisqa atau sholat wajib sehari-hari.

Allahumma aghitsnaa sebanyak tiga kali.

Doa ini mengartikan meminta hujan, memohon turunkan hujan atau hujanilah kami.

Bukan itu saja, kita bisa membaca doa lain agar Allah menurunkan hujan yaitu :

Allahummaasqi ‘ibaadakawabahaa imaka, waansyur rahmataka, waahyibalada kalmayyita.

Doa satu ini artinya adalah meminta kepada Allah untuk memberi hujan untuk hamba-hamba Allah.

Termasuk hewan ternak, dan berilah rahmat Allah dengan merata.

Juga meminta kepada Allah untuk menyuburkan bumi Allah yang tandus.

Saat memanjatkan doa minta turun hujan lebat, berdoalah dengan sungguh-sungguh sehingga Allah kabulkan dengan segera. 

Lanjutkan Membaca
Back to top button