BeritaProvinsi Jawa BaratRegional

DI Runway 29 Café, Ruang Publik Baru PT Dirgantara Indonesia (PTDI)

Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) saat ini membuka ruang publik bagi masyarakat untuk mengetahui lebih dalam mengenai industri pesawat satu-satunya di kawasan Asia Tenggara.

Ruang publik sendiri adalah tempat atau area untuk masyarakat dapat berkumpul untuk meraih tujuan bersama dan dapat melakukan opini publik sesuai dengan yang mereka ingin ucapkan baik secara pribadi maupun kelompok. 

Hal ini salah satunya terdapat di PTDI yang saat ini membuat Program Edutainment dengan tujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam tentang pabrik pesawat terbang.

Program Edutainment terdiri dari kegiatan Factory Tour dan DI Runway 29 Café yang akan dibuka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu. 

Salah satu ruang publik yang bisa digunakan oleh masyarakat sebagai tempat berkumpul dan melakukan opini publik dengan bebas sambil melihat berbagai pesawat lepas landas dan mendarat yakni DI Runway 29 Café. 

DI Runway 29 Café merupakan tempat yang disediakan oleh PT Dirgantara Indonesia untuk masyarakat.

Masyarakat bisa berkumpul dan berinteraksi secara bebas dengan menikmati suasana pemandangan pesawat yang sedang lepas landas dan mendarat, sambil mencicipi aneka makanan dan minuman di kafe ini. 

Pemandangan Ruang Publik DI Runway 29 Café di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) (Dok Pribadi)

DI Runway 29 Café dinilai sebagai ruang publik yang berbeda bagi masyarakat Kota Bandung.

Hal ini dikarenakan DI Runway 29 Café tidak seperti kafe pada umumnya yang hanya menyuguhkan aneka makanan dan minuman layaknya kafe yang telah banyak beredar di luar sana.

Tetapi DI Runway 29 Café juga menyuguhkan suasana pemandangan pesawat yang sedang lepas landas dan mendarat.

Bahkan di kafe tersebut terdapat adanya MC yang akan memberitahukan pengunjung mengenai berbagai jadwal pesawat yang akan lepas landas dan mendarat.

Sehingga menjadi pengalaman serta pengetahuan baru bagi pengunjung dari DI Runway 29 Café. 

Hal ini pun diungkapkan oleh salah satu pengunjung dari DI Runway 29 Café. 

“Mengunjungi DI Runway 29 Café merupakan pengalaman unik bagi saya, menemukan tempat untuk berkumpul bersama keluarga sambil menyaksikan secara langsung pemandangan pesawat yang sedang lepas landas” ujar Nafianda, pengunjung DI Runway 29 Café. 

Selain menyuguhkan suasana pemandangan pesawat lepas landas serta mendarat, program edutainment DI Runway 29 Cafe juga menyuguhkan kegiatan seru lainnya yang dapat menghibur masyarakat.

Masyarakat yang menghadiri Program Edutainment dapat berkeliling area eduwisata menggunakan Bandung Tour on Bus atau (Bandros) didampingi pemandu dari PTDI untuk menjelaskan seluk-beluk industri penerbangan Indonesia.

Kegiatan Program Edutainment ini dinamakan dengan kegiatan Factory Tour.

Rute kegiatan Factory Tour dimulai dari DI Runway 29 Café di area Pos I PTDI, dilanjutkan ke area Detail Part Manufacturing untuk melihat secara detail bagaimana proses penyiapan material produksi pesawat. 

Pengunjung juga diarahkan ke area display beberapa produk pesawat PTDI di samping Hanggar Aircraft Services.

Tour berakhir di Gedung Mock Up untuk melihat beberapa miniatur produk PTDI, miniatur engine dari PT NTP sebagai anak Perusahaan dari PTDI dan mitra PTDI, serta masuk ke dalam pesawat CN235 yang merupakan salah satu primadona dari hasil produksi PT Dirgantara Indonesia. 

Program Edutainment ini sangat disambut dengan antusias oleh masyarakat.

Masyarakat berharap program tersebut bisa terus berjalan dan menjadi wisata edukasi baru di Bandung.

*Penulis : Putri Pratiwi Amalia, Mahasiswa Pascasarjana Telkom University


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Lanjutkan Membaca
Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca