Dekorasi Ruang Belajar Anak, Jadikan Belajar Lebih Menyenangkan

dekorasi ruang belajar anak
ilustrasi dekorasi ruang belajar anak (foto: blibli)

Reportasee.com – Dekorasi ruang belajar anak sebenarnya akan sangat berpengaruh terhadap proses belajar.

Anak akan lebih fokus dan semangat belajar ketika ruang belajarnya bagus dan rapi.

Apalagi jika dekorasi ruangannya sesuai dengan keinginan mereka.

Anak membutuhkan konsentrasi yang tinggi saat belajar, apalagi ketika menghadapi UTS dan UAS.

Salah satu kontribusi orang tua agar anak berkonsentrasi belajar, yaitu memberikan ruang belajar dengan dekorasi yang bagus.

Area belajar yang tidak memiliki desain, cenderung akan membuat anak bosan.

Selain itu, kenyamanan ruangan juga dapat memicu kreatifitas imajinasi anak semakin tinggi.

Anak akan lebih nyaman belajar dan terus berkembang jadi semakin cerdas.

Ide Dekorasi Ruang Belajar Anak

Anak-anak menjadi aset berharga dan titipan dari Tuhan yang harus Anda jaga.

Membuat anak nyaman dan cerdas menjadi salah satu kewajiban orang tua.

Anda bisa memberikan ruang belajar yang nyaman agar hal itu terwujud.

Berikut ini beberapa ide dan inspirasi yang bisa Anda pilih untuk membuat dekorasi ruang belajar anak:

Dekor Style Skandinavia

Banyak orang-orang yang meniru gaya luar negeri untuk mendekor interior.

Dekor style asal Skandinavia menjadi salah satu favoritnya.

Desain ini tidak hanya cocok untuk hunian rumah saja, tapi juga cocok untuk dekorasi ruang belajar anak.

Anda bisa memulai dekor dnegan mengganti warna dinding menjadi warna yang netral seperti hitam, putih, dan abu-abu.

Lalu Anda harus memilih meja dengan tema minimalis, selaras dengan desain orang-orang Skandinavia yang menyukali gaya minimalis.

Selanjutnya Anda bisa menyimpan rak buku atau alat tulis di atas meja minimalis tadi.

Tambahkan juga sebuah bingkai foto pada dindingnya agar kamar terasa lebih hidup.

Pemilihan lampu juga harus tepat, pilihlah lampu kuning dan tidak terlalu terang agar mata lebih nyaman.

Agar dekor style Skandinavia lebih terlihat menonjol, Anda harus menyelaraskan seluruh komponen di dalam ruang belajar.

Pilihlah warna sprei, rak buku, lemari, lampu belajar yang netral.

Sebaiknya hindari warna-warna yang terlalu cerah agar tema minimalis dapat terlihat.

Gaya Monokrom

Desain monokrom biasanya lebih cocok dengan anak-anak yang beranjak remaja. P

ada desain ini mengusung tema minimalis, namun dengan pemilihan warna yang lebih netral.

Desain monkrom dapat membuat anak Anda tidak mudah mengantuk saat belajar.

Sama dengan namanya, desain monkrom memiliki warna dominasi hitam putih.

Warna tersebut dapat membuat mata tenang dan rileks. Anda bisa memadukannya dengan lukisan seperti kartun atau animasi kesukaan anak-anak.

Selain itu, Anda juga bisa memilih lampu berbentuk bintang agar lebih menarik.

Agar dekorasi ruang belajar anak tidak terlalu monoton, Anda bisa menambahkan tanaman hijau di samping meja belajar.

Hal ini juga akan membuat ruang belajar lebih hidup.

Anda bebas memilih warna meja dan kursi belajar, namun sebaiknya pilihlah yang bergaya minimalis agar terlihat lebih modern.

Warnanya juga harus hitam atau putih, agar tema monokrom dapat terlihat jelas.

Ada banyak gaya lampu belajar yang bisa Anda pilih agar suasana monokrom tidak terlalu mononton.

Ruang belajar dengan dekorasi ini cocok untuk anak laki-laki atau anak yang cenderung memiliki sifat kalem.

Mereka akan merasa lebih tenang dan fokus ketika belajar di ruangan seperti ini.

Dekorasi yang Colorful

Pilihan dekor ruang belajar anak selanjutnya yaitu dekorasi dengan tema colorful.

Warna colorful sangat cocok bagi anak yang masih balita hingga menjelang dewasa.

Semangat anak untuk terus mengeksplor hal baru akan semakin terpacu.

Meskipun dekornya colorful, Anda tidak harus mengecat semua bagian dinding dengan warna yang berbeda-beda.

Hal ini hanya akan membuat kamar terlihat berantakan dan tidak tertata.

Cukup pilih satu atau dua warna cerah untuk menciptakan gaya colorful.

Misalnya Anda bisa memilh warna kuning untuk satu bilah dinding, dan warna biru langit untuk bilah dinding lainnya.

Untuk ornamennya, baru Anda boleh memilih warna yang berbeda-beda.

Misalnya memilih warna kursi, meja, dan rak buku yang berwarna terang dan masing-masing berbeda.

Sebaiknya Anda juga tetap memilih kursi dan meja modern, agar ruang belajar terlihat lebih rapi.

Agar kreatifitas anak lebih tertantang, Anda bisa menambahkan stiker papan tulis pada salah satu bilah dinding.

Anak Anda nantinya bisa menulis informasi tugas dan jadwal penting.

Untuk menghindari kesan berantakan dan tidak rapi, sebaiknya hidari desain ornamen yang bermotif.

Jika ruang belajar menyatu dengan kamar tidur, sebaiknya pilih sprei polos yang tidak bermotif.

Hal ini akan mempertahankan kesan ceria pada ruang belajar anak.

Dekorasi Ruangan Retro

Mungkin tidak banyak anak yang menyukai desain retro, tapi tidak ada salahnya untuk memilih desain ini.

Dekorasi vintage pada desain retro tidak akan membuat Anda ketinggalan zaman.

Desain ini biasanya akan cocok untuk anak-anak SMA yang akan beranjak dewasa.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu mengeluarkan budget besar untuk membuat ruang belajar retro.

Anda bisa menggunakan furniture model lama, bahkan yang bekas namun dalam kondisi bagus.

Furniture dengan gaya klasik biasanya tidak lebih mahal dari desain modern atau minimalis.

Pemilihan warnanya pun tidak ribet, bisa menggunakan warna asli kayu meja dan kursi.

Agar ruang belajar terlihat lebih modern, Anda bisa menambahkan wallpaper pada area sekitar meja.

Tambahkan juga rak untuk menyimpan barang-barang seperti alat sekolah.

Agar warnanya tidak terlalu kelam, Anda bisa menambahkan karpet yang berwarna cerah dan khas.

Selain itu, tambahkan juga tirai jendela dengan desain vintage.

Jika anak memiliki karya seperti lukisan atau gambar, sebaiknya letakan di dinding tepat di atas meja.

Pemilihan Gaya Meja Panjang

Ide dekorasi yang terakhir ini cukup menarik, pemilihan meja yang panjang akan cocok untuk anak kembar atau adik-kakak.

Hal ini tentu akan menghemat budget. Anda tinggal membeli meja berukuran panjang yang sekiranya cukup untuk 2-3 orang.

Agar desain meja lebih menarik, buatkan penutup sisi meja dengan papan yang berbentuk atap rumah.

Anak-anak akan lebih fokus ketika berkreasi atau belajar dengan kondisi meja yang seperti ini.

Jangan lupa untuk menambahkan pencahayaan di bagian atas meja agar lebih nyaman.

Meja panjang ini akan sangat cocok bagi anak-anak yang masih balita hingga usia Sekolah Dasar.

Belajar bersama membuat mereka lebih fokus dan cepat mengerti.

Anda harus mengerti kebutuhan anak di setiap usia.

Dekorasi meja panjang ini cocok untuk segala jenis gaya kamar, baik itu gaya Skandinavia, monokrom, ataupun retro.

Asalkan pemilihan warna dan material meja harus tepat sehingga desain kamar tetap menonjol.

Sudah seharunya orangtua menyediakan dekorasi ruang belajar anak yang nyaman.

Hal ini sekilas memang tampak sepele, namun nyatanya dapat sangat mempengaruhi proses belajar anak.

Anda bisa mendiskusikan dekorasi mana yang cocok dengan anak.