32 C
Indonesia
Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaBeritaGejala Demam Berdarah Berikut Penting Diwaspadai

Gejala Demam Berdarah Berikut Penting Diwaspadai

Demam Berdarah Dengue atau DBD adalah salah satu penyakit yang kemunculannya karena gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini termasuk dalam jenis penyakit menular dan berbahaya apabila tidak segera mendapat penanganan. Untuk itu, Anda pertu mengenali gejala demam berdarah.

Umumnya, gejala pada penyakit ini baru muncul setelah 4 sampai 10 hari sejak gigitan nyamuk tersebut. Apabila tidak segera tertangani dengan baik, demam berdarah dapat berujung pada kematian. Berikut gejala dari demam berdarah yang perlu Anda ketahui.

Demam Tinggi

Gejala yang pertama ini paling mudah Anda kenali di antara gejala lain. Penderita demam berdarah umumnya akan mengalami demam tinggi hingga 40 derajat celcius. Dapat dikatakan jika demam ini termasuk dalam kategori akut dan bisa terjadi secara tiba-tiba.

Saat Anda ukur menggunakan thermometer, suhu tubuh bisa berkisar di angka 38 derajat sampai 41 derajat celcius. Akibat tingginya suhu badan ini bisa menyebabkan wajah menjadi kemerahan. Kenaikan suhu tubuh ini juga bisa bersamaan dengan gangguan kesehatan lain seperti sakit kepala, mual, hingga nyeri.

Demam tinggi pada DBD bisa bersifat bisafik dan tandanya adalah turunnya suhu tubuh pada hari ke 3 sampai 5, namun setelah itu akan kembali mengalami kenaikkan. Fase kritis pada demam berdarah umumnya terjadi pada waktu pertengahan dan berlangsung selama 24 sampai 48 jam.

Tubuh akan mengalami penurunan suhu secara terus menerus disertai keringat dingin dan lemas atau loyo. Saat fase kritis ini tiba, penanganan dokter sangat penting guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak Anda inginkan, seperti kematian.

Otot dan Sendi Terasa Nyeri

Demam berdarah menyebabkan otot dan sendi terasa nyeri. Rasa nyeri yang timbul ini bisa sangat parah hingga seolah menusuk tulang. Karena hal inilah demam berdarah dengue atau DBD kerap mendapat julukan sebagai flu tulang atau breakbone fever.

Rasa nyeri ini bisa terasa hingga seluruh bagian tubuh termasuk belakang mata. Nyeri otot dan sendi ini akan muncul setelah demam tinggi akut terjadi. Nyeri ini akan sembuh seiring dengan membaiknya keadaan dari si penderita.

Ruam-ruam Merah

Penderita demam berdarah dengue atau DBD biasanya akan mengalami ruam di tubuhnya. Kondisi ini bisa muncul bersamaan dengan demam tinggi dan bintik kemerahan akan terlihat di bagian wajah, leher, dan dada.

Ruam ini juga bisa muncul saat waktu pertengahan atau hari ke 3 sampai 5. Kemunculannya dapat berupa bintik merah kecil atau bercak merah yang lebih besar. Jika bintik biasa bisa memudar saat bagian kulit tersebut Anda tekan, bintik pada demam berdarah tidak bisa hilang meski menerima tekanan.

Baca:  Dana Rupiah, Dapatkan Beragam Pinjaman Online

Dari hal ini, Anda bisa membedakan antara bintik biasa dan bintik akibat demam berdarah dengue. Dalam beberapa kasus demam berdarah, ruam atau bintik ini bisa berujung pada pendarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah.

Baca:  Peringatan Nuzulul Quran, Bupati Ciamis Ajak Warga Berdoa Bersama

Jumlah Trombosit Menurun

Gejala demam berdarah yang satu ini paling umum terjadi. Trombosit pada pasien demam berdarah akan mengalami penurunan dan berada di bawah batas orang normal. Jumlah trombositnya bisa berada di bawah 100.000/ul.

Tidak hanya itu saja, gejala ini juga bersamaan dengan peningkatan nilai hematocrit lebih dari 20%. Peningkatan ini menandakan permeabilitas kapiler meningkat dan plasma darah mengalami perembesan atau hemokonsentrasi.

Terkait waktu terjadinya, penurunan trombosit biasa terjadi pada hari ketiga atau saat suhu tubuh mendadak turun. Hal ini bisa Anda pastikan melalui pemeriksaan darah. Untuk mengatasi penurunan trombosit ini, pasien demam berdarah membutuhkan asupan cairan elektrolit.

Asupan elektrolit dapat membantu mengencerkan darah yang berubah menjadi kental atau pekat. Jika sudah sampai pada tahap ini, penderita demam berdarah harus segera Anda rujuk ke rumah sakit terdekat. Penderita DBD akan mendapatkan asupan nutrisi atau obat melalui cairan infus.

Merasa Mual dan Ingin Muntah

Virus dengue penyebab demam berdarah ini turut menyerang bagian pencernaan si penderita. Maka dari itu, seringkali penderita demam berdarah merasa mual dan ingin muntah. Tidak hanya itu saja, rasa nyeri dan mual ini bisa berpotensi merambat ke bagian tubuh lain seperti punggung.

Apabila kondisi ini tidak kunjung membaik dalam waktu 2 sampai 4 hari, sebaiknya segera periksakan ke dokter guna penanganan yang lebih lanjut.

Kehilangan Selera Makan

Demam berdarah akan membuat penderitanya kehilangan nafsu makan secara berangsur-angsur. Hal ini muncul akibat rasa lemas dan mual yang pasien alami. Akibat dari kurangnya asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, sistem imun menjadi lemah.

Saat sistem imun melemah, virus dengue akan semakin bebas merajai tubuh. Jika tidak segera tertangani, kondisi ini dapat membawa dampak buruk bagi tubuh. Segera periksakan ke klinik terdekat guna mendapatkan perawatan demam berdarah dengue.

Demikianlah daftar gejala demam berdarah yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Di musim penghujan, populasi nyamuk Aedes aegypty umumnya mengalami peningkatan sehingga rentan terkena demam berdarah. Apabila gejala-gejala tersebut terjadi, segeralah memeriksakannya ke dokter.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer