Berita

Dari Hobi Koi ke Agribisnis, Hartono Soekwanto Kini Fokus Kembangkan Komoditas Premium

Selama kunjungannya ke Bentong, Pahang—wilayah yang dikenal sebagai sentra jahe dan durian unggulan di Malaysia—Hartono mempelajari langsung teknik budidaya, sistem perbanyakan bibit, hingga manajemen lahan dataran tinggi.

Advertisements

Perjalanan bisnis Hartono Soekwanto, sosok yang dikenal sebagai “Bos Koi”, memasuki babak baru. Setelah lama berkecimpung di dunia perikanan hias, Hartono kini memperluas fokusnya ke sektor agribisnis dengan mengembangkan komoditas premium asal Malaysia: jahe Bentong dan durian Bentong.

Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat nilai tambah sektor pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani di Bandung.

Peralihan Hartono dari hobi koi ke agribisnis bukan tanpa alasan.

Selama kunjungannya ke Bentong, Pahang—wilayah yang dikenal sebagai sentra jahe dan durian unggulan di Malaysia—Hartono mempelajari langsung teknik budidaya, sistem perbanyakan bibit, hingga manajemen lahan dataran tinggi.

Ia melihat peluang besar jika varietas premium tersebut bisa diperkenalkan dan dikembangkan di Indonesia, khususnya di Bandung yang memiliki karakter tanah serupa.

“Setelah bertahun-tahun fokus di koi, saya merasa saatnya memperluas kontribusi ke sektor pertanian. Jahe Bentong dan durian Bentong punya nilai ekonomi tinggi dan cocok untuk dikembangkan di Bandung,” ujar Hartono dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Bisikan dan Beban Berat di Balik Aksi Remaja Bunuh Ayah-Nenek

Dalam kunjungan bisnisnya, Hartono mendapatkan bibit jahe Bentong dan durian Bentong langsung dari rekannya di Pahang.

Bibit tersebut dibawa ke Indonesia bukan untuk dibudidayakan sendiri, tetapi untuk dibagikan kepada kelompok petani di Bandung sebagai bagian dari program pengembangan varietas unggulan.

Menurutnya, keberhasilan agribisnis tidak hanya ditentukan oleh modal atau teknologi, tetapi juga kolaborasi dengan para petani yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pangan.

“Tujuan kami bukan hanya memperkenalkan varietas premium, tetapi juga memastikan petani lokal merasakan manfaat ekonominya,” jelasnya.

Advertisements

Hartono menyiapkan pendampingan mulai dari teknik tanam, persiapan lahan, hingga fase pemeliharaan awal.

Uji adaptasi terhadap iklim dan struktur tanah Bandung menjadi langkah penting untuk melihat bagaimana kedua varietas asal Bentong ini menyesuaikan diri.

Jahe Bentong dikenal memiliki aroma yang lebih kuat dan rasa pedas yang khas, sementara durian Bentong memiliki daging tebal, manis, dan banyak diminati pasar Asia Tenggara.

Baca Juga :  Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Melihat potensi tersebut, Hartono optimistis jika pengembangan dilakukan dengan benar, Bandung dapat menjadi salah satu sentra produksi baru untuk komoditas premium ini.

Perluasan fokus ke agribisnis menunjukkan komitmen Hartono dalam membangun ekosistem usaha yang lebih luas dan berdampak.

Dengan membawa bibit unggulan dari Malaysia dan membagikannya kepada petani lokal, Hartono berharap lahirnya pusat budidaya baru yang bernilai komersial tinggi serta mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.

“Indonesia punya lahan subur dan petani yang tangguh. Jika kita sambungkan dengan varietas unggulan dan pengetahuan yang tepat, hasilnya akan luar biasa,” ungkap Hartono.

Perjalanan dari hobi koi kini berkembang menjadi gerakan agribisnis berorientasi masa depan.

Langkah Hartono Soekwanto diharapkan mampu memperkuat daya saing pertanian Bandung sekaligus membuka peluang baru bagi petani lokal untuk memasuki pasar komoditas premium.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca