Cara Mewarnai Sepatu yang Pudar

0
7

Reportasee.com Ingin tampil kece dan trendy saat jalan-jalan bersama teman Se-geng tanpa harus menggunakan pakaian maupun aksesoris yang branded atau mahal ? Semua ini sangat bisa kamu lakukan, cobalah mengeluarkan baju di almari dan sepatu yang ada di rak milikmu.

Baju-baju masih terlihat bagus dan rapi, berbeda dengan sepatu yang sudah terlihat pudar dan warnanya usang.

Tak perlu cemas, kamu bisa mengubah alas kakimu menjadi sesuatu hal yang terlihat seperti baru.

Cara Mewarnai Sepatu yang Pudar

Pasti kamu bertanya-tanya apakah bisa melakukan pewarnaan ulang? Padahal seperti yang kita tahu kebanyakan pewarnaan ulang berlaku pada tas, jacket dan baju.

Maka dari itu, simak cara mewarnai sepatu pudar, supaya nampak seperti baru:

Menggunakan Pasta Gigi

Memang cukup unik, ketika pasti gigi dapat berguna untuk memulihkan warna alas kaki.

Pasti gigi memanglah cukup multifungsi, karena selain dapat berfungsi untuk membersihkan gigi dan membantu mengobati luka kulit yang terkena cipratan minyak goreng, juga bisa memulihkan warna alas kaki yang memudar.

Adapun langkah yang bisa kamu lakukan adalah pertama-tama siapkanlah pasta gigi terlebih dahulu.

Gunakanlah sikat yang sudah tak kamu pakai untuk membersihkannya dan lap bersih yang sudah kamu basahi.

Apabila peralatan telah siap, maka oleskan pasta gigi pada sepatu, dan gosoklah mengikuti arah jarum jam.

Ketika menggosok harus pelan-pelan agar tidak merusak jahitan alas kaki. Jika warna terlihat lebih cerah, bersihkan dengan lap yang sudah kamu basahi sebelumnya.

Pastikanlah tidak ada sama sekali noda dari pasta gigi yang masih menempel, karena jika tidak kamu bersihkan maka beresiko noda akan membentuk kerak.

Kemudian angin-anginkanlah alas kaki selama kurang lebih yaitu tiga puluh menit, sehingga warna sepatu akan kembali baru.

Menggunakan Pewarna Tekstil

Pewarna tesktil yang biasanya berguna untuk pewarnaan pakaian, bisa kamu gunakan untuk merubah warna sepatu.

Pewarna tekstil bisa menjadi pilihan, jika Anda merasa sayang untuk mengeluarkan pasta gigi dalam wadah sebagai pembersih sepatu.

Adapun teknik  untuk mewarnai sepatu dengan pewarna tekstil yaitu sebagai berikut:

Pertama yaitu siapkanlah pewarna tesktil sesuai dengan warna sepatu. Lindungi tanganmu dari warna tekstil, karena jenis warna ini susah hilang dan melekat di tangan.

Kamu dapat memakai sarung tangan karet. Siapkanlah handuk bekas beserta dengan plastik besar. Siapkan lem semen karet, garam dari dapur dan air untuk merebus.

Tak ketinggalan yaitu sendok dari kayu dan panci besar. Setelah semua alat dan bahan sudah kamu siapkan.

Maka proses pertama yaitu kamu dapat memastikan plastik besar dan handuk yang tak terpakai sebagai kompor.

Taruh panci besar di atasnya, kemudian larutkan pewarna tekstil ke air yang mendidih.  Kamu bisa menggunakan lem semen karet untuk menghindari pewarnaan.

Jika proses tersebut sudah kamu lakukan, maka masukanlah garam dapur dan pewarna pakaian pada iar yang telah mendidih.

Gunakanlah sarung tangan karet jika ingin melakukan pewarnaan. Coba masukanlah sepatu dan diamkanlah sejenak setidaknya ada 30 menit.

Kemudian angkat dan bilas sepatu menggunakan air yang dingin. Bukalah lapisan yang terlilit oleh lem karet hingga angin-anginkan, hal ini agar lapisan lem dapat mengering.

Melakukan Penyemiran pada Sepatu Warna

Ada cara lain untuk memulihkan warna sepatu yang memudar yaitu dengan menggunakan sepatu warna.

Pastikanlah semir yang kamu pilih selaras dengan model maupun warna dari sepatumu.  Cara untuk pewarnaan tidaklah rumit.

Langkah pertama yaitu oleskan semir ke permukaan sepatu secara perlahan, oleskan secara merata dengan memperhatikan keadaan sepatu harus dalam posisi kering dan bersih. 

Kemudian angin-anginkanlah, biasanya proses penyemiran akan menghabiskan waktu setidaknya kurang lebih satu hari.

Itulah cara untuk mewarnai sepatu yang pudar. Caranya sangatlah sederhana dan mudah. Tentunya dengan melakukan pewarnaan ulang pada sepatu, akan menghemat pengeluaranmu.

Kamu tak perlu pergi ke ATM untuk mengambil rupiah dan membelanjakan barang yang sebenarnya masih bisa kamu kenakan.

Disisi lain, dengan melakukan pewarnaan kepada sepatu lama, kamu juga mendukung upaya pelestarian lingkungan dalam artian kamu tidak mendukung gerakan fast fashion.

Hal ini bisa kamu bayangkan, jika mendukung apa dampak ini terhadap eksistensi lingkungan pada masa mendatang.

Pastinya kamu tidak akan kuat melihat, bagaimana beberapa orang tega membuang barang mereka yang sejatinya masih layak, namun hanya karena bosan dan tak ingin ada anggapan melekat pada dirinya bahwa sudah ketinggalan fashion.

Dia membuang pakaian maupun aksesoris lain seperti halnya sepatu di tempat pembuangan akhir, padahal limbah dari baju atau sepatu yang sudah mereka buang, sangat susah untuk terurai.