32 C
Indonesia
Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaBeritaWisata Edukasi Bendungan Gerak Bojonegoro Jatim

Wisata Edukasi Bendungan Gerak Bojonegoro Jatim

Reportasee.comBojonegoro seringkali menyajikan berbagai macam destinasi wisata yang unik dan menarik salah satunya Bendungan Gerak.

Bendungan ini berlokasi di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Mendengar dari sejarahnya bahwa Bendungan Gerak yang multifungsi ini proses pembangunanya mengambil pendanaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sejarah Bendungan Gerak Bojonegoro

Konon kabarnya pembangunan bendungan ini sudah ada sejak masa Kolonial Belanda.

Karena pada waktu itu, pemerintah penjajah sedang mengalami masa kebangkrutan, sehingga pembangunan Bendungan Gerak ini pun tidak selesai.

Pembangunan Bendungan Gerak ini berhasil berlanjut karena sokongan dana JICA (Japan International Cooperation agency).

Sampai saat ini warga sekitar sangat merasakan manfaat dari adanya Bendungan Gerak, terutama bagi para petani.

Keberadaan Bendungan Gerak selain untuk persawahan dan pembangkit tenaga listrik, juga dapat sebagai objek wisata edukasi.

Saat ini di Indonesia, kurang lebih terdapat 300 bendungan dengan skala yang besar, sedang, dan kecil.

Tentunya Bendungan tersebut tersebar di seluruh provinsi Indonesia, dan pasti jumlahnya terus bertambah seiring dengan pemanfaatan irigasi sawah.

Salah satu bendungan yang berskala besar dan menjadi salah satu objek wisata edukasi adalah bendungan yang berlokasi di Bojonegoro Jatim.

Kawasan Bendungan Gerak ini membelah Sungai Bengawan Solo yang berlokasi di Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu dan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro Jatim.

Bendungan Gerak Multifungsi

Ya, Bendungan Gerak ini multifungsi, mulai dari pengendali banjir serta penyedia air baku bagi industri dan rumah tangga.

Selain itu juga air bendungan juga sebagai salah satu objek wisata edukasi di Kabupaten Bojonegoro.

Selain memiliki fungsi, tentu saja Bendungan Gerak ini dapat menjaga dari kerusakan ekosistem sungai Bengawan Solo.

Hal ini merupakan salah satu wujud agar Sungai Bengawan Solo tidak meluas ketika adanya banjir yang menerjang.

Dan Bendungan Gerak ini juga sebagai bagian dari tata kelola air di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

Manfaat lain dari adanya Bendungan Gerak ini ialah sebagai persediaan air petani di saat musim kemarau melanda.

Bendungan Gerak tidak jarang sebagai jembatan penghubung Desa Padang dengan Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Bendungan Gerak yang mempunyai ukuran sepanjang kurang lebih 10 kilometer ini dapat menampung hingga 13 juta kubik debit air dengan 5.850 liter debit air tiap detiknya.

Baca:  Manfaat Telur Rebus Bagi Kesehatan Banyak Sekali

Para petani yang berada di sekitar Bengawan Solo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan adanya Bendungan Gerak.

Wisata Sambil Belajar

Kebanyakan pada sore hari, akhir pekan atau liburan panjang banyak wisatawan yang berkunjung ke Bendungan Gerak itu.

Selain menjadi tempat wisata andalan di Bojonegoro, Bendungan Gerak juga menjadi wisata edukasi bagi para pelajar yang ingin mencari wawasan tentang sejarah Bendungan Gerak Bojonegoro.

Baca:  Investasi di Reksadana, Pahami Langkah- langkahnya!

Ketika debit air Bengawan Solo sedang sedikit atau tidak terlalu banyak, maka pengunjungnya dapat bersantai dan duduk di bawah Bendungan Gerak sambil menikmati camilan.

Seiring berjalannya waktu banyak masyarakat ini mendirikan warung dengan berjualan aneka makanan dan minuman untuk mendapatkan keuntungan dari para pengunjung Bendungan Gerak Bojonegoro.

Pelajar yang berkunjung ke Bendungan Gerak tentunya untuk mendapat wawasan lebih terkait sejarah ataupun fungsi yang terdapat dalam Bendungan.

Tapi pelajar juga harus mendapatkan arahan dan bimbingan lebih ketika akan bermain-main di sekitaran Sungai Bengawan Solo.

Karena setiap pengunjung tidak boleh lama-lama bersantai di bawah Bendungan Gerak hanya untuk menyaksikan aliran Sungai terpanjang di pulau Jawa.

Tidak mau kalah warga setempat juga dapat memancing dan menjala di dekat pintu air Bendungan Gerak.

Indahnya Sungai Bengawan Solo yang berkelok-kelok, menjadikan lokasi ini sangat cocok sebagai wisata edukasi dan aktifitas masyarakat lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini telah menujuk dan memutuskan bahwa bendungan ini merupakan salah satu wisata unggulan di Kabupaten Bojonegoro.

Banyak even kegiatan di sekitaran lokasi Bendungan Gerak, seperti festival Bengawan Solo dan juga tangkap bebek.

Dari berbagai acara-acara yang pernah terselenggara, tentu keberadaan Bendungan ini semakin populer di telinga masyarakat.

Bukan hanya populer di wilayah Bojonegoro saja, namun juga masyarakat luar daerah menyempatkan waktunya untuk berkunjung dan melihat wisata edukasi Bendungan Gerak.

Harga Tiket Masuk

Jika anda tertarik untuk mengunjungi salah satu wisata edukasi di Bojonegoro maka Bendungan Gerak buka dari pagi hingga malam hari.

Harga tiket masuk sekitar Rp11.000 per orang.

Jika anda berkunjung ke Bendungan Gerak Bojonegoro tepat di hari libur, baiknya Anda datang lebih awal atau pada pagi hari.

Hal ini bertujuan agar tidak terlalu ramai dan membludak oleh pengunjung lainnya. (CW006)

Editor : Ida Farehah

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer