Viral Aksi Panganiayaan Driver Ojol, Ternyata Pelaku Adalah Prajurit TNI AL

Advertisement

Reportasee.com – Sebuah aksi penganiayaan terhadap driver Ojol dan anaknya menjadi viral, pelakunya tak lain adalah seorang prajurit TNI Angkatan Laut.

Peristiwa ini tentuya kembali mecoreng wajah TNI sebagai lembaga yang seharusnya memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat.

Tentunya hal ini juga menambah daftar panjang aksi penganiayaan prajurit berseragam, baik polisi dan TNI kepada masyarakat sipil.

Peristiwa penganiyaan ini terjadi di Pamulang, Kota Tengerang.

Saksi yang juga merupakan supir ojol menceritakan kronologi peristiwa penganiayaan tersebut.

Advertisement

Bermula dari korban dan anaknya sedang mengedarai sepeda motor, saat itu pelaku sedang mengendarai mobilnya.

Terduga kemudian turun dari mobilnya, langsung saja pelaku dan korban terlibat dalam cekcok hebat.

Perseteruan tersebut kemudian berubah menjadi adu fisik ketika pelaku melancarkan pukulan kepada korban.

Mencoba melerai dan membantu korban, saksi malah ikut terkena pukulan. Pun dengan sang anak yang harus mendapatkan cidera di kepala.

Saat ini, komunitas ojol memang terkenal dengan solidaritas yang tinggi dan juga persaudaraan yang erat antar sesame ojol.

Advertisement

Berita penganiayaan ini pun langsung saja ramai, menyebar dari grup online ojol satu ke grup online ojol lainnya.

Ojol Membalas Menyerang Mapolsek Pamulang

Tak terima salah satu anggotanya mendapatkan panganiayaan, langsung aja ratusan ojol bersatu menggeruduk Mapolsek Pamulang.

Usut punya usut ternyata pelaku penganiayaan tersebut adalah seorang prajurit TNI AL.

Menurut informasi yang beredar Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) telah mengamankan terduga yang berinisial Mayor B tersebut.

Penahanan terhadap terduga pelaku ini bertujuan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Advertisement

Kadispen AL Julius Widjojono juga menyampaikan hal serupa.

“Saat ini terduga sudah di tahan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Julius.

Lebih lanjut juga memberikan keterangan mengenai pelaku yang merupakan perwira menengah Angkatan Laut (AL).

Pelaku berpangkat dan berdinas di Mabes AL.

“Beliau pangkatnya perwira menengah (Pamen), berdinas di Mabes AL,” ungkap Julius.

Advertisement

Advertisement
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *