Vandalisme Di Alun-Alun Jombang Jadi Viral, Begini Kondisinya Sekarang

Reportasee.comVandalisme di alun-alun Jombang baru-baru ini menjadi viral di kalangan pengguna sosial media.

Rupanya alun-alun yang ada di Kabupaten Jombang menjadi sasaran aksi vandalisme terbaru.

Parahnya lagi, foto bangunan yang menjadi sasaran orang jahil tersebut viral di sosial media Facebook.

Foto ini menampilkan coretan yang bertuliskan kalimat makian terhadap pihak kepolisian.

Kalimat tersebut berada di bagian pagar pembatas taman lalu diunggah oleh akun bernama Faixxx Bocxxxx dalam grup Info Seputar Jombang.

Pada unggahannya terlihat coretan kata-kata kotor berbunyi Polisi K*****.

Vandalisme yang bernada hujatan ke pihak kepolisian itu tertulis menggunakan cat berwarna putih dengan huruf tebal.

Selain itu pengunggah juga menambahkan foto dengan keterangan yang berbunyi alun alun Jombang maszeeh.

Tak lama ia unggah, foto itu langsung mendapat like mencapai 162 orang.

Bukan itu saja, setelah ia unggah 2 jam kemudian sebanyak 48 warganet langsung merespon dan mereka bagikan s3 kali.

Banyak komentar dari warganet merespon foto yang menampilkan aksi vandalisme di alun-alun Jombang tersebut.

Selain itu ada juga yang memberikan komentar apabila pelaku tertangkap bisa saja mengaku khilaf.

Bahkan terdapat warganet menuliskan komentar bahwa pelaku aksi vandalisme itu mungkin saja merasa jengkel dengan pemerintah.

Pasalnya jalan yang ada di rumahnya rusak akan tetapi malah bangunan alun-alun terlihat mewah serta megah

Sebagai informasi, alun-alun yang ada di Jombang ini baru saja Gubernur Jawa Timur bernama Indar Parawansa resmikan.

Tanggal peresmiannya sendiri berlangsung tepat di 21 Februari tahun 2022 lalu.

Unggahan ini sontak saja memuat berbagai respon dari warganet.

Banyak dari warganet menyayangkan aksi itu pelaku lakukan di tempat umum  dengan memakai kata-kata yang tidak pantas.

Petugas Bersihkan Kata-Kata Vandalisme Di Alun-Alun Jombang 

Sementara itu berdasarkan kesaksian petugas parkir di lokasi yaitu Sholikan berkata vandalisme bernada jorok ke aparat ini ia perkirakan sudah ada sejak dini hari sebelumnya.

Sebab ketika ia datang untuk jaga parkir sekitar jam 7 pagi, kalimat vandalisme di alun-alun Jombang sudah ada.

Namun akhirnya, tukang parkir yang ada di kawasan alun-alun Jombang itu pun menghapusnya.

Tukang parkir berusia 60 tahun ini menjelaskan ia yang menghapus tulisan makian untuk polisi di alun-alun Jombang tersebut.

Alasan Solikan membersihkan vandalisme sendiri karena ada aparat yang mendatanginya pada pagi tadi.

Kemudian aparat tersebut memintanya untuk menghapus tulisan tidak pantas tersebut.

Dia lantas bercerita bersedia membersihkan lantaran menilai tulisan itu tidak pantas ada di tempat umum.

Solikan pun menjelaskan ia menghapus tulisan vandalisme tersebut menggunakan sabun dan air.

Bahkan Solikan menawarkan ia sanggup kalau menghapus tulisan sampai bersih, namun kata pihak kepolisian itu sudah cukup.

Sementara itu Iptu Qoyum Mahmudi selaku Kasi Humas Polres Jombang mengaku telah mengetahui vandalisme untuk institusi Polri tersebut.

Dia berkata pihak Satreskrim sendiri sedang mengumpulkan bahan serta keterangan atas aksi vandalisme itu.

Setelah itu apabila memang berdasarkan data-data yang mereka dapat sudah ada, maka pihaknya akan melakukan proses.

Adapun saat ini pihak Dinas Lingkungan Hidup Jombang sudah menghapus vandalisme bernada jorok ke pihak polisi yang viral itu.

Bahkan pihak Dinas Lingkungan Hidup setempat turut mengecat ulang seperti sedia kala.

Di sisi lain, pihak pengelola nantinya memperketat pengawasan lokasi ini agar kasus vandalisme di alun-alun Jombang yang sama tidak terjadi kembali.

Saat ini di kawasan alun-alun sudah terdapat pengeras suara serta kamera CCTV.

Nantinya pihak setempat memaksimalkan perangkat itu untuk meningkatkan sistem pengawasan serta keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *