Tips Melindungi Anak Saat Menggunakan Aplikasi TikTok

Berita Viral

Reportasee.com – Aplikasi TikTok merupakan salah satu media sosial yang membagikan video berdurasi pendek.

Orang yang menggunakan aplikasi ini memungkinkan pengguna dapat membuat video menari dan juga menyanyi.

Aplikasi ini dapat semua orang gunakan, termasuk anak-anak.

Namun dalam penggunaanya, anak-anak perlu bimbingan agar tidak menonton sesuatu yang bukan menjadi tontonannya.

TikTok sudah mempunyai toolkit untuk keamanan keluarga.

Fitur ini bisa orang tua gunakan untuk membimbing anaknya ketika menggunakan platform digital.

Toolkit ini bertujuan untuk membuat platform menjadi aman dan nyaman bagi seluruh penggunanya.

Tips berikut akan menjelaskan kepada orang tua agar bisa membimbing anak-anaknya saat menggunakan aplikasi TikTok.

Fitur Aplikasi TikTok

Saat ini TikTok menerapkan batas penggunaan usia dalam aplikasinya, batasan usianya yaitu 14 tahun.

Artinya jika ada anak yang mendaftarkan diri di bawah 14 tahun, dia tidak akan bisa mendaftarkan akun di TikTok.

Batasan ini membuat orang tua bisa menentukan kapan anaknya bisa aktif dalam platform digital.

Termasuk ketika anaknya memiliki perangkatnya sendiri dan akan mendaftarkan di media sosial lainya.

Membuat Kesepakatan dalam Batasan Menggunakan Platform Digital

Batasan dalam menggunakan aplikasi, kapan dan dimana anaknya mengakses dunia digital perlu kesepakatan antara orang tua dengan anaknya.

Orang tua juga perlu membatasi konten apa saja yang boleh anak-anak tonton atau mainkan.

Aturan tersebut perlu mendapat kesepakatan bersama, jika anak melanggarnya maka ia harus siap menerima konsekuensinya.

Mengatur Batasan Waktu yang Cerdas

Kecanduan gadget merupakan salah satu hal yang tidak di inginkan orang tua menimpa anaknya.

Mengatur batasan waktu ketika menggunakan perangkat, orang tua dapat menjaga kesehatan fisik dan mental anak.

Serta mengajarkan anak untuk bisa mengontrol diri dalam manajemen waktu.

Fitur pelibatan keluarga atau Family Pairing merupakan fitur yang TikTok hadirkan untuk membatasi waktu dan jenis konten yang ditonton.

Fitur ini akan menghubungkan antara aplikasi TikTok anak dengan orang tua.

Sehingga orang tua bisa mengontrol keamanan pada akun yang di miliki anak.

Jelaskan Mengenai Cyber Bullying

Komunikasi antara orang tua dengan anak perlu mendapat perhatian.

Apalagi jika anak tersebut mendapatkan perundungan siber.

Jika anak tersebut menjadi pelaku pada perundungan siber, doronglah mereka untuk bisa berbicara jujur.

Minta mereka bertanggung jawab atas perilaku yang telah ia lakukan.

Kontrol bagian komentar merupakan salah satu fitur TikTok untuk melindungi pengguna dari Cyber Bullying.

Usia dengan 16 tahun keatas hanya bisa menerima komentar di bawah kontenya.

Bicara Mengenai Privasi

Materi konten dan informasi yang anak-anak bagikan juga perlu orang tua arahkan.

Orang tua perlu membimbing anaknya agar selalu berhati-hati dengan informasi yang ia bagikan.

Anak-anak perlu orang tua beritahu mengenai jejak digital dan bahaya akan keamanan siber.

Seperti rekayasa sosial dan peretasan jika mereka membagikan informasi secara berlebihan.

Privasi anak dapat orang tua lindungi di aplikasi TikTok degan mengaktifkan mode private pada pengaturan keamanan.

TikTok akan mengubah setelan pengguna berusia 14 dan 15 tahun menjadi private.

Bicara tentang Sexting

Bahaya konten intim atau vulgar mungkin tidak anak remaja pahami.

Sudah menjadi tugas dari orang tua untuk menjelaskan kepada anak untuk tidak membagikan konten seperti ini.

Konsekuensiya bisa serius dan bisa berjangka panjang.

Supaya anak tidak menerima konten vulgar, orang tua bisa mengaturnya dengan menonaktifkan pesan langsung (DM).

Saat ini hanya yang usianya 16 tahun ke atas yang bisa memanfaatkan fitur DM.

Jika orang tua menemukan ada pengikut yang mencurigakan, orang tua bisa menyuruh anaknya untuk memblokir pengguna tersebut agar tidak berinteraksi dengan mereka.

Saat ini TikTok tidak mengizinkan pengguna untuk mengirimkan foto lewat DM.

Upaya tersebut merupakan pencegahan eksploitasi seksual.

Berita Terbaru