Tips Melindungi Anak Saat Menggunakan Aplikasi Tiktok

0
16
Aplikasi TikTok
Aplikasi TikTok

Reportasee.com – Aplikasi TikTok merupakan salah satu media sosial yang membagikan video berdurasi pendek. Orang yang menggunakan aplikasi ini memungkinkan pengguna dapat membuat video menari dan juga menyanyi.

Aplikasi ini dapat di gunakan oleh semua orang termasuk anak-anak. Namun dalam penggunaanya anak-anak di perlukan bimbingan agar tidak menonton sesuatu yang bukan menjadi tontonanya.

Toolkit Keamanan keluarga baru saja di luncurkan oleh TikTok. Fitur ini bisa di gunakan untuk orang tua yang ingin membimbing anaknya ketika menggunakan platform digital.

Donny Eryastha selaku Head of Public Policy Tiktok Indonesia, Malaysia dan Filipina mengungkapkan toolkit ini bertujuan untuk membuat platform menjadi aman dan nyaman bagi seluruh penggunanya.

Tips berikut akan menjelaskan kepada orang tua agar bisa membimbing anak-anaknya saat menggunakan aplikasi TikTok.

Kesiapan Anak dalam Platform Digital

Saat ini TikTok menerapkan batas penggunaan usia dalam aplikasinya. Batasa usianya yaitu 14 tahun. Artinya jika ada anak yang mendaftarkan diri di bawah 14 tahun, dia tidak akan bisa mendaftarkan akun di TikTok.

Baca:  Petani di Lakbok Ciamis Mengeluh, Akses Jalan Buruk Hasil Tani Lapuk

Batasan ini membuat orang tua bisa menentukan kapan anaknya bisa aktif dalam platform digital. Termasuk ketika anaknya memiliki perangkatnya sendiri dan akan mendaftarkan di media sosial lainya.

Membuat Kesepakatan dalam Batasan Menggunakan Platform Digital

Batasan dalam menggunakan aplikasi, kapan dan di mana anaknya mengakses dunia digital perlu di sepakati antara orang tua dengan anaknya. Orang tua juga perlu membatasi konten apa saja yang boleh di tonton atau di mainkan.

Aturan tersebut perlu di sepakati bersama-sama, jika anak melanggarnya maka dia harus siap menerima konsekuensinya.

Mengatur Batasan Waktu yang Cerdas

Kecanduan gadget merupakan salah satu hal yang tidak di inginkan orang tua menimpa anaknya. Mengatur batasan waktu ketika menggunakan perangkat, orang tua dapat menjaga kesehatan fisik dan mental anak. Serta mengajarkan anak untuk bisa mengontrol diri dalam manajemen waktu.

Fitur pelibatan keluarga atau Family Pairing merupakan fitur yang di hadirkan TikTok untuk membatasi waktu dan jenis konten yang di tonton. Fitur ini akan menghubungkan antara aplikasi TikTok anak dengan orang tua. Sehingga orang tua bisa mengontrol keamanan pada akun yang di miliki anak.

Baca:  Herdiat Sunarya Didaulat Sebagai Alumni Berprestasi FISIP Unpas

Jelaskan mengenai Cyber Bullying

Komunikasi antara orang tua dengan anak perlu di perhatikan, jika anak tersebut mendapatkan perundungan siber. Jika anak tersebut menjadi pelaku pada perundungan siber, doronglah mereka untuk bisa berbicara jujur dan bertanggung jawab atas perilaku yang telah dia lakukan.

Kontrol bagian komentar merupakan salah satu fitur TikTok untuk melindungi pengguna dari Cyber Bullying. Usia dengan 16 tahun keatas hanya bisa menerima komentar di bawah kontenya.

Bicara Mengenai Privasi

Konten dan informasi yang di bagikan oleh anak-anak perlu di ajari oleh orang tua. Orang tua perlu membimbing ankanya agar selalu berhati-hati dengan informasi yang dia bagikan. Anak-anak perlu di beri tahu mengenai jejak digital dan bahaya akan keamanan siber seperti rekayasa sosial dan peretasan jika mereka membagikan informasi secara berlebihan.

Baca:  Warung Nasi Timbel Pulomaju Ciamis Kembali Buka

Privasi anak dapat di lindungi oleh orang tua pada aplikasi TikTok menjadi private pada pengaturan keamanan. Pengguna yang memiliki usia 14 dan 15 tahun akan di ubah private secara otomatis oleh TikTok.

Bicara tentang Sexting

Konten yang intima tau vulgar mungkin tidak di pahami bahanya oleh anak remaja. Sudah menjadi tugas dari orang tua untuk menjelaskan kepada anak untuk tidak membagikan konten seperti ini. Konsekuensiya bisa serius dan bisa berjangka Panjang.

Supaya anak tidak menerima konten vulgar, orang tua bisa mengaturnya dengan menonaktifkan pesan langsung (DM). Saat ini hanya yang usianya 16 tahun ke atas yang bisa memanfaatkan fitur DM.

Jika orang tua menemukan ada pengikut yang mencurigakan, orang tua bisa menyuruh anaknya untuk memblokir pengguna tersebut agar tidak berinteraksi dengan mereka. Saat ini TikTok tidak mengizinkan pengguna untuk mengirimkan foto lewat DM. Upaya tersebut merupakan pencegahan eksploitasi seksual.  

Editor : Agun Wiguna