BeritaPolitikProvinsi Jawa BaratRegional

Tepis Tudingan Money Politic, Eti Sumiati Bilang Itu Uang untuk Saksi

PMB Unigal
PMB Unigal
PMB Unigal
Aqsa Guest House
H. Dindin Hardi S.Pd.,M.Pd
PMB Unigal
pmb Unigal
PMB Unigal
Aqsa Guest House
H. Dindin Hardi S.Pd.,M.Pd

Eti Sumiati, Warga Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membantah dugaan tindakan money politic yang melibatkan dirinya.

Sebelumnya, Eti Sumiati dilaporkan melakukan dugaan tindakan money politic kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh warga berinisial N.

Ketika bertemu awak media, Eti Sumiati mengklaim dirinya sebagai kader yang diberi mandat oleh partai untuk menjadi koordinator saksi di Desa Sindangrasa Banjaranyar. 

Menurut Eti, uang yang disebutkan dalam laporan, diberikan pada tanggal 13 Februari, merupakan alokasi untuk membantu para saksi partai di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Eti menegaskan, sumber uang tersebut berasal dari partai yang memberikan mandat kepadanya, bukan dari calon legislatif (caleg).

Baca Juga :  PPKM Mikro di Ciamis di Perpanjang Sampai 5 April 2021

Pada kesempatan itu, Eti merasa heran dengan tudingan yang dilontarkan oleh N. Karena faktanya, N juga merupakan saksi partai yang sama dengan dirinya. 

Padahal, Eti menyebutkan, N juga ditugaskan oleh partai untuk mendistribusikan dana kepada para saksi partai.

“Uang diberikan kepada saksi setelah para saksi menyerahkan dokumen C1,” katanya.

Terang saja, Eti mengaku kaget ketika mendengar adanya laporan terkait dugaan money politic yang diajukan Nurhyatai ke Bawaslu.

Apalagi, kata Eti, Panwascam sampai mendatangi rumahnya untuk melakukan klarifikasi terkait hal tersebut.

Kepada Panwascam Banjaranyar, Eti dengan jujur menjelaskan bahwa uang tersebut bukan untuk masyarakat umum, melainkan untuk para saksi partai.

Sementara itu, terkait stiker di dalam amplop, Eti mengakui hal itu merupakan inisiatif darinya.

Baca Juga :  Awas! Modus Baru Penipuan Minta Uang Kembalian di SPBU

“Tidak lain untuk memberikan perlindungan bagi para saksi partai yang sudah lanjut usia,” katanya.

Menurut Eti, langkah tersebut diambil agar mereka tidak salah dalam mengawal suara partai saat proses pemungutan suara nantinya.

Eti Sumiati berharap, penjelasan yang ia sampaikan ini menghapus keraguan serta meredakan tuduhan terhadap dirinya dan partai yang ia wakili.

Lanjutkan Membaca
Back to top button