Penyebab Sering Mual dan Pusing

Advertisement

Penyebab Sering Mual dan Pusing. Sering mual dan pusing termasuk suatu kondisi atau gejala dari munculnya penyakit tertentu di dalam tubuh.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan gangguan tersebut bisa muncul.

Kondisi mual dan pusing umumnya memang sering terjadi bagi sebagian orang.

Meski demikian, ada baiknya Anda lebih mengenali penyebab utama jika sering merasakan gangguan tersebut.

Sebab kondisi tersebut dapat terjadi akibat gangguan hormon, mabuk, bahkan penyakit serius.

Advertisement

Mual adalah suatu kondisi atau perasaan tidak menyenangkan yang biasanya muncul saat sebelum muntah.

Namun, gejala tersebut juga tidak selalu beserta muntah.

Berbeda halnya dengan kondisi muntah yaitu merasakan adanya sensasi sakit perut yang terasa pada bagian perut.

Secara umum, kondisi mual akan mendorong keinginan seseorang untuk memuntahkan makanan dari dalam perutnya.

Sedangkan pada kondisi pusing termasuk salah satu jenis gangguan pada kepala yang sering terjadi.

Advertisement

Namun, gejala yang muncul saat pusing biasanya berlainan dengan sakit kepala.

Pusing adalah sensasi di kepala dengan keadaan sekitar yang rasanya seolah berputar.

Kondisi tersebut akan menyebabkan keseimbangan pada tubuh menjadi terganggu dan mengalami sempoyongan.

Apa Penyebab Sering Mual dan Pusing?

Kondisi mual dan pusing memang termasuk hal yang sering terjadi pada banyak orang.

Namun kebanyakan orang hanya mengalami kondisi pada salah satunya saja.

Jika Anda pernah mengalami kedua kondisi tersebut secara bersamaan, maka sebaiknya Anda patut waspada.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya rasa mual dan pusing pada tubuh seseorang.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya gangguan ini.

Gangguan Hormonal

Hormon yang mengalami gangguan bisa menjadi penyebab timbulnya rasa mual dan pusing.

Bagi para wanita hamil, gejala ini akan lebih sering mereka alami khususnya pada periode 20 minggu pada masa kehamilannya.

Kondisi tersebut sebenarnya akan hilang dengan sendirinya setelah seiring usia kehamilan sudah memasuki usia 20 minggu.

Pada umumnya, wanita hamil juga akan mengalami muntah-muntah sangat hebat sehingga membuat mereka kehilangan nafsu makan akibat gangguan hormonnya.

Hal itu tentu bisa menghambat asupan nutrisi pada ibu hamil dan dapat membahayakan janin mereka.

Maka dari itu, sebaiknya Anda langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan jika sedang mengalami gangguan mual dan pusing dengan kondisi cukup parah.

Penyakit Maag

Gangguan maag dapat terjadi akibat dari meningkatnya asam lambung.

Pada penyakit ini memang akan memunculkan rasa yang tidak nyaman pada bagian perut.

Kondisi tersebut juga akan berefek pada ulu hati yang timbul rasa nyeri, mual, bahkan sampai merasakan sesak nafas.

Jika gejala ini semakin parah bagi penderita, maka efeknya dapat menimbulkan sensasi pusing cukup parah.

Karena itu, saat seseorang sering mengalami mual dan pusing maka hal itu menandakan adanya penyakit maag di dalam tubuhnya.

Mabuk Perjalanan

Bagi yang Anda yang sering berpergian menggunakan transportasi umum pasti Anda pernah merasakan yang hal seperti mabuk perjalanan.

Hal ini bisa terjadi karena adanya suatu gangguan pada sistem keseimbangan visual serta sensorik di dalam tubuh.

Gangguan tersebut menyebabkan timbulnya rasa mual dan pusing saat berada di transportasi atau perjalanan.

Tekanan Darah Tidak Normal

Pada umumnya, tekanan darah yang normal pada seseorang yaitu 120/80 mmHg.

Jika Anda memiliki tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg, Anda termasuk orang dengan tekanan darah yang rendah.

Sebaliknya, jika Anda mempunyai tekanan darah lebih dari 140/00 mmHg, maka Anda orang yang bertekanan darah tinggi.

Sedangkan saat Anda berada pada dua kondisi tersebut, maka Anda akan mengalami rasa pusing dan mual.

Bahkan, tidak jarang orang dengan kondisi tersebut akan mengalami pandangan mata yang kabur hingga mengalami jatuh pingsan.

Vertigo

Saat seseorang sedang dalam posisi duduk kemudian merasakan pusing saat berdiri, maka hal itu menandakan sedang mengidap penyakit vertigo.

Kondisi tersebut akan memberikan sensasi pada kepalanya seolah berputar terus menerus serta mengalami gejala lainnya.

Pada vertigo umumnya terjadi dengan mengalami rasa mual hingga muntah.

Vertigo terbagi menjadi dua jenis antara lain vertigo sentral akibat gangguan saraf dan vertigo perifer atau gangguan pada kanalis semisirkularis telinga.

Kadar Gula Darah Tidak Normal

Sering merasa mual dan pusing juga kerap kali terjadi pada orang yang mempunyai kadar gula darah tidak normal.

Maka dari itu sebaiknya Anda bisa langsung cek dan periksakan kadar glukosa Anda untuk mengetahuinya.

Jika memiliki kadar gula darah tidak normal, biasanya seseorang akan mengalami beberapa gangguan.

Mulai dari rasa pusing, mual, atau bahkan mengalami penurunan kesadaran.

Glaukoma

Penyakit glaucoma adalah jenis penyakit akibat dari penekanan yang berlebihan di bagian saraf mata. Kondisi tersebut akan menyebabkan saraf pada mata menjadi rusak.

Selain itu, pada kondisi tersebut biasanya juga akan menyebabkan timbulnya keluhan nyeri di mata yang menjalar sampai ke bagian kepala.

Penderitanya pun tak jarang akan mengalami rasa mual dan pusing.

Stres dan Cemas

Rasa mual dan pusing yang sering terjadi bisa juga karena seseorang tengah mengalami kondisi stres dan cemas.

Sebuah pikiran yang terus bekerja keras dalam berpikir serta memecahkan masalah, tentunya bisa menyebabkan rasa pusing yang tidak berkesudahan.

Kondisi tersebut yang menyebabkan otak menjadi terganggu serta bagian saraf akan keliru dalam mengirimkan sinyalnya ke seluruh tubuh.

Pada kondisi lain, rasa panik atau pun gugup secara bersamaan juga semakin mendorong terjadinya rasa mual dan pusing tersebut.

Demikianlah beberapa penyebab dari kondisi sering mual dan pusing secara bersamaan.

Bagi Anda yang sering mengalaminya, maka Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih tepat.

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker