Berita

Pilih Aplikasi WhatsApp, Telegram atau Signal?

WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru yang menuai pro dan kontra. Hal itu menyebabkan pengguna mengklaim akan meninggalkan WhatsApp dan akan beralih ke aplikasi Telegram atau signal.

Kebijakan baru tersebut, apabila pengguna tidak menyetujuinya, maka WhatsApp akan menghapus akun pengguna secara permanen.

Setelah banyaknya diskusi dan perdebatan, WhatsApp akhirnya batal menerapkan kebijakan baru tersebut.

Dalam blog terbarunya, WhatsApp mengumumkan akan memperpanjang waktu untuk pengguna yang ingin memberikan persetujuan.

Aplikasi Alternatif WhatsApp

Pindah ke Signal dan Telegram

Kondisi tersebut membuat para pengguna mulai berpikir untuk tinggalkan WhatsApp dan pindah ke aplikasi perpesanan lainnya.

Dan yang paling banyak jadi perbincangan dan adalah aplikasi Signal dan Telegram.

Pada aplikasi playstore, sudah banyak peningkatan yang mengunduh aplikasi Telegram maupun Signal.

Keduanya menawarkan privasi keamanan yang lebih menjanjikan dari WhatsApp.

Buat kamu yang masih bingung dengan pilihan antara Telegram atau Signal, yuk simak pembahasan berikut.

Privasi

Percakapan dan komunikasi lainnya pada aplikasi Signal terenkripsi secara end to end antara yang menggunakan aplikasi tersebut.

Artinya, siapapun tidak akan mengetahui pesan pengguna, sekalipun perusahaan atau pemilik Signal.

Berbeda dengan Telegram, enkripsi end to end merupakan sebuah pilihan.

Untuk memulai percakapan rahasia, pengguna harus mengaktifkan “obrolan rahasia” agar terenkripsi end to end oleh Telegram.

Karena di Telegram semua pesan terenkripsi antara server dengan pengguna Telegram.

Tapi pada kondisi tertentu, perusahaan yang bertanggungjawab secara teknis, bisa melihat isi pesan pengguna.

Kecuali dalam percakapan rahasia, perusahaan tidak bisa melihat isi pesan.

Fitur enkripsi end to end juga tidak tersedia di grup percakapan.

Enkripsi end to end hanya berlaku antara dua orang dalam percakapan.

Semua percakapan di Signal, mulai dari percakapan dua orang hingga grup, sudah terenkripsi secara end to end dan datanya juga tersimpan di perangkat pengguna.

Jumlah Anggota Grup dan File yang Dikirim

Meskipun Signal mempunyai kelebihan dalam hal privasi, namun Telegram juga memiliki fitur yang menarik yang Signal tidak miliki.

Jumlah orang yang dapat bergabung di grup obrolan Telegram dapat menampung hingga 200.000 orang, sedangkan Signal hanya menampung 1000 orang.

Size file yang dapat di kirim dari Telegram juga relatif besar mencapai 2 GB sedangkan Signal hanya 100 MB.

Percakapan di Signal juga tidak bisa tersinkronisasi dengan server karena hanya tersimpan di perangkat pengguna.

Beda dengan Telegram yang dapat melanjutkan percakapan melalui Web Telegram.

Pengguna juga dapat memasukan bot ke percakapan agar lebih interaktif.

Dari keseluruhan, Telegram memiliki tampilan antar muka yang user friendly.

Telegram juga menawarkan paket sticker yang lebih banyak dan gambar latar belakang yang sesuai dengan selera pengguna.

Persamaan

Baik Telegram maupun Signal keduanya menawarkan sebagai aplikasi perpesanan yang memiliki keamanan dan privasi yang rahasia.

Perusahaan raksasa teknologi juga tidak memilikinya, melainkan hanya perusahaan nirlaba dan organisasi.

Telegram dan Signal merupakan aplikasi percakapan yang mempunyai fitur standar, mulai dari foto, stiker, panggilan suara/ video dan transfer file.

Untuk mendaftar di kedua aplikasi tersebut hanya bermodalkan nomor telepon.

Tersedia juga aplikasi desktop yang dapat user gunakan pada platform Windows, Linux dan Mac.

Sudah yakin tinggalkan WhatsApp karena kebijakan barunya? Silahkan pilih sesuai dengan kebutuhan pribadi.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button