32 C
Indonesia
Kamis, Agustus 5, 2021
BerandaBeritaPerusahaan Startup Digital dengan Level Valuasinya

Perusahaan Startup Digital dengan Level Valuasinya

Reportasee.com – Perusahaan Startup merupakan salah satu perusahaan rintisan yang masih berada dalam fase perkembangan dan menemukan pasar yang tepat.

Startup biasanya identik dengan perusahaan yang berbasiskan teknologi informasi dan komunikasi.

Mungkin bagi kalian sudah tidak asing dengan perusahaan Go-Jek, Grab, Tokopedia, Traveloka dan lain-lain.

Perusahaan tersebut merupakan salah satu perusahaan startup yang terkenal di Indonesia.

Namun di Indonesia masih banyak startup yang terus berkembang dalam melayani kebutuhan pasar saat ini.

Dalam dunia startup ada level valuasi yang menentukan tolak ukur kesuksesan perusahaan tersebut.

Nilai valuasi merupakan nilai ekonomi dari suatu bisnis.

Misalnya kalian mempunyai suatu perusahaan dengan nilai valuasi mencapai sebesar 200 juta.

Maka, jika ada perusahaan lain yang mau mengakuisisi perusahaan kamu, mereka harus mempunyai uang minimal sebesar 200 juta.

Apa saja sih level-levelnya, Yuk simak penjelasan berikut.

Level Valuasi Perusahaan Startup

Cockroach

Level cockroach/kecoa merupakan level yang paling rendah. Pada level ini startup masih kecil dan baru di rintis. Level valuasinya juga masih terbilang sedikit.

Meskipun nilai valuasinya masih tergolong sedikit, namun pada level ini mereka lebih rajin dan giat untuk tetap mempertahankan perusahaan tersebut.

Pada level ini juga pemilik perusahaan akan berusaha dan mencari para investor untuk menanamkan modalnya.

Dan sebagai imbalannya, para investor akan diberi saham kepemilikan.

Ponies

Startup yang masuk kategori ponies maka telah memiliki nilai valuasi sampai USD 10 Juta atau Rp. 140 Miliar dalam kurs Rupiah.

Di level ini, mereka telah berhasil mengembangkan dan mempertahankan perusahaanya.

Jika mereka berhasil mempertahankan dan menaikan nilai valuasinya, maka para investor akan semakin tertarik untuk menanamkan modalnya untuk membuat perusahaan lebih besar.

Centaurs

Centaurs merupakan salah satu makhluk mitologi yang berasal dalam kisah mitologi Yunani.

Baca:  Soal Dana Kompensasi Pasien Covid, Sekda Ciamis Berikan Penjelasan

Makhluk ini memiliki badan kuda dengan kepala manusia.

Nilai valuasi pada level centaurs mencapai 100 juta dollar atau sekitar Rp. 1,40 triliun.

Jika mampu bertahan dengan nilai valuasi mencapai 100 juta dollar.

Maka para investor kelas besar tidak akan ragu untuk menanamkan modalnya agar nilai valuasi semakin besar dan bisa naik ke level selanjutnya.

Baca:  Serba-Serbi Minuman Teh Bagi Kesehatan Tubuh 2021

Unicorn

Kasta unicorn merupakan salah satu kasta yang tergolong besar.

Karena pada level unicorn masih sedikit perusahaan yang bisa mencapai level ini.

Kasta Unicorn memiliki level nilai valuasi mencapai 1 miliar dollar atau di dalam kurs rupiah sekitar Rp. 14 triliun.

Contoh perusahaan di Indonesia yang masuk ke dalam level unicorn yaitu Tokopedia, Traveloka, BukaLapak, OVO dan JD.ID.

Decacorn

Perusahaan yang masuk pada kategori ini merupakan perusahaan besar. Nilai valuasinya juga mencapai USD 10 miliar atau sekitar Rp. 140 triliun.

Apabila telah mecapai level ini, akan semakin sulit untuk mencari investor.

Karena untuk menginvestasikan uangnya, mereka harus memiliki dana yang lumayan besar.

Salah satu perusahaan dari Indonesia yang masuk kategori ini yaitu Gojek.

Hectacorn

Hectacorn merupakan level yang paling tinggi pada tingkatan startup.

Nilai valuasinya juga 10 kali lipat dari Decacorn yaitu sebesar 100 miliar dollar atau sekitar Rp. 1.400 Triliun.

Pada tingkatan ini sudah di kategorikan termasuk perusahaan level dunia dan kategori langka.

Menjadi kasta tertinggi membuat gelar Hectacorn tidak bisa diraih oleh sembarang startup.

Bahkan di Indonesia belum ada yang mencapai kasta Hectacorn.

Hanya 1 sampai 3 perusahaan yang mampu mencapai tingkat ini setiap tahunya.

Beberapa perusahaan level hectacorn seperti Google, Facebook, Apple, Microsoft, Amazon, Tencent dan lain-lain. (E002)

Editor : Agun Wiguna

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer