32 C
Indonesia
Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaBeritaNon-Farm Payrolls Amerika Serikat dan Nilai Tukar USD

Non-Farm Payrolls Amerika Serikat dan Nilai Tukar USD

Suatu data perubahan jumlah job yang selalu tunggu pelaku pasar forex adalah data Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang dampak tinggi pada US Dollar.

Jika betul Anda seorang trader forex yang peduli pada data-data fundamental, maka Anda tahu data mengenai perubahan jumlah tenaga kerja suatu negara merupakan salah satu kunci penggerak nilai tukar mata uang negara tersebut.

Jumlah tenaga kerja bisa artikan juga sebagai jumlah lapangan pekerjaan (job) yang tersedia.

Nah, salah satu data perubahan jumlah job yang selalu tunggu pelaku pasar forex adalah data Non-Farm Payrolls (NFP). Sebab, Amerika Serikat yang biasanya berdampak tinggi pada US Dollar.

Banyak scalper dan trader harian yang memanfaatkan tingginya volatilitas pada saat data NFP AS rilis guna meraup keuntungan.

Data Non-Farm Payrolls AS

Non-Farm Payrolls (NFP) merupakan laporan berisi data mengenai daftar gaji yang terima oleh para pekerja AS pada semua sektor bisnis, kecuali :

  • pegawai pemerintah federal (seperti PNS di Indonesia).
  • pekerja sektor pertanian dan perkebunan.
  • pembantu rumah tangga (PRT) yang bekerja pada individu.
  • pekerja organisasi nirlaba (non profit) yang memberikan konsultasi pada individu.

Karena pengecualian yang terbatas itu, maka data Non-Farm Payrolls mencakup sebagian besar pekerja negeri Paman Sam.

Laporan yang rilis tiap bulan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Jum’at minggu pertama tersebut juga mencakup jumlah rata-rata waktu kerja dan pendapatan rata-rata per minggu bagi pekerja paruh waktu (part-timer).

Kenapa Data NFP AS Penting?

Data NFP menunjukkan pendapatan yang diterima oleh 80% pekerja yang memberikan sumbangan besar pada angka Gross Domestic Product (GDP) Amerika Serikat.

Data tersebut merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

The Fed dan pemerintah AS menggunakan indikator ini untuk menilai kondisi perekonomian saat ini, sekaligus memprediksi keadaan di waktu yang akan datang.

Para penentu kebijakan selalu mempertimbangkan data tenaga kerja guna membuat keputusan-keputusan penting.

Semakin banyak job, berarti semakin tinggi juga angka NFP, dan kondisi bisnis akan meningkat dengan bertambahnya investasi dan perekrutan tenaga kerja.

Menyusul kenaikan investasi dan ketenagakerjaan, permintaan masyarakat (konsumsi) diharapkan akan naik.

Keadaan sebaliknya terjadi jika angka NFP turun. Patokan perkiraan angka NFP yang normal saat ini adalah sekitar 200,000 job (kurang lebih).

Di bawah angka tersebut, biasanya tingkat pengangguran akan meningkat menunjukkan permintaan yang berkurang atau iklim bisnis yang menurun.

Baca:  Pekerjaan yang Perusahaan Butuhkan di Indonesia 2021

Non-Farm Payroll (NFP) AS Dan Dolar AS

NFP naik, berarti banyak job yang tercipta dengan jumlah pekerja yang meningkat. Hal ini akan menyebabkan naiknya permintaan konsumen, dan akan berdampak positif pada nilai tukar USD.

Baca:  Situs Download Game PC Gratis, Terlengkap dan Legal

Jadi, jika angka NFP naik maka nilai tukar USD akan menguat, sedangkan jika NFP turun nilai tukar USD akan melemah.

Dampak rilis data NFP terhadap USD dalam jangka pendek biasanya tergantung dari perbedaan antara data aktual (hasil rilis terkini) dan ekspektasi (estimasi konsensus dari para ekonom dan analis).

Jika data aktual lebih besar dari perkiraan, maka USD akan menguat. Sebaliknya jika data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka USD akan melemah.

Misalnya saat rilis data Non-Farm Payroll pada 7 Juli 2017 berikut ini.

Tampak dalam kalender forex, bahwa data aktual lebih besar dari forecast. Dalam situasi ini, maka Dolar AS kemungkinan besar akan menguat, jika tak ada situasi negatif lainnya yang tak terduga.

Semakin besar perbedaan data aktual dan perkiraan, maka semakin tinggi penguatan atau pelemahan nilai tukar USD. Inilah hubungan antara Non-Farm Payroll dan Dolar AS yang sangat erat.

Untuk mempermudah pemahaman Anda, berikut adalah infografi menarik tentang NFP yang merangkum penjelasan di atas:

Pada setiap kali rilis Non Farm Payroll, trader forex biasanya sudah bersiap siaga untuk merespon pergerakan drastis pada nilai Dolar AS, sehingga memunculkan strategi trading NFP yang khas dan punya probabilitas profit yang tinggi.

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Dampak Data Non-farm Payrolls

Data Non-farm Payrolls diumumkan oleh US Bureau of Labor (BLS) setiap bulan pada hari Jumat pada minggu pertama, antara pukul 19:30 atau 20:30 WIB.

Namun, Non-farm Payrolls seringkali publikasikan tepat waktu bersama serangkaian data ketenagakerjaan Amerika Serikat lainnya seperti tingkat pengangguran dan rerata pertumbuhan gaji per-jam.

Dibandingkan semua data ketenagakerjaan Amerika Serikat lain, Non-farm Payrolls memiliki pengaruh terbesar.

Kenaikan atau penurunan angka dalam laporan Non-farm Payrolls dapat mengakibatkan pasangan mata uang GBP/USD dan EUR/USD mengalami perubahan antara 50-250 pips dalam hitungan menit saja!

Efek data Non-farm Payroll tersebut tidak mutlak. Ada masa-masa tertentu ketika efek Non-farm Payrolls hanya mampu menggerakkan GBP/USD dan EUR/USD sebesar 10-40 pips saja.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer