Nilai Zakat Fitrah, Kisaran Serta Pelaksanaannya

Berita Viral

Reportasee.com – Nilai zakat fitrah menjadi hal yang penting untuk umat islam ketahui. Seperti yang kita tahu, zakat satu ini tidak muslimin jalankan setiap harinya. Sebab zakat fitrah hanya ada di bulan suci Ramadhan.

Bulan suci Ramadhan merupakan saat paling penting untuk menjalankan ibadah dan juga memohon ampunan. Di masa tersebut pintu ampunan beserta amalan ibadah akan berlipat ganda dari Allah SWT. Karena itulah segala sesuatu mengenai hal baik yang kita perbuat di bulan ini, akan mendapatkan ganjaran setimpal.

Ada banyak ibadah yang bisa anda jalankan di bulan suci Ramadhan. Bahkan sebagian besar bentuk ibadah tidak akan anda jumpai pada hari biasa. Karena itulah tak mengherankan jika sebagian besar umat islam berlomba-lomba mengerjakan kebajikan sampai hari raya kemenangan tiba.

Apalagi belum tentu umur kita akan panjang dan bisa bertemu dengan bulan Ramadhan di tahun depan. Contoh bentuk ibadah yang hanya ada di bulan Ramadhan bermacam bentuknya. Sebagai contoh, yang utama adalah puasa menahan diri dari segala hawa nafsu.

Ibadah selanjutnya adalah shalat tarawih setelah ba’da Isya. Contoh lainnya adalah zakat fitrah yang ada di bulan Ramadhan. Pasalnya zakat di bulan biasa memang banyak jenisnya tetapi bukan termasuk zakat fitrah.

Pengertian dan Nilai Zakat Fitrah

Zakat fitrah sendiri hukumnya wajib untuk setiap umat islam dengan golongan mampu. Nilai zakat fitrah sudah terdapat ketentuannya. Serta pembayaran dari zakat tersebut berlangsung satu kali dalam setahun yaitu di bulan Ramadhan.

Sebelum anda mengetahui nilai zakat fitrah, sudahkah memahami pengertian dari bentuk ibadah tersebut? Zakat Fitrah atau zakat al-fitr merupajan zakat yang wajib untuk setiap jiwa. Baik laki-laki maupun perempuan yang beragama islam. Waktu pengeluarannya adalah selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tiba.

Nama lain dari Zakat Fitrah adalah Zakat Jiwa. Tujuan dari pelaksanannya adalah seperti penamaannya yakni fitrah yang berarti suci. Definisi dari tujuannya berarti guna mensucikan diri sendiri setelah menunaikan ibadah selama di bulan suci Ramadhan.

Makna dan pengertian dari zakat fitrah juga berupa bentuk kepedulian terhadap mereka yang tak mampu. Selain itu juga wujud pembagi rasa bahagia antar sesama. Serta bermakna kemenangan di hari raya. Sehingga semua masyarakat umat muslim termasuk golongan bawah yang serba kekurangan sekali pun bisa merasakannya.

Karena itulah nilai zakat fitrah sendiri sudah terdapat ketetapannya. Biasanya nilai zakat fitrah bagi sebagian orang berbentuk uang tunai.

Tak jarang, nilai zakat fitrah mereka berikan dalam bentuk beras. Waktu pembayarannya adalah sebelum pelaksanaan shalat idul Fitri berlangsung.

Islam memang mengajarkan sesama umat manusia harus saling berbagi. Maka terdapat bentuk ibadah zakat sebagai pembersihan dari harta yang anda dapat. Allah SWT juga sudah menjamin rejeki maupun kekayaaan bagi orang yang rajin berzakat.

Dengan demikian, anda jangan takut menunaikan ibadah zakat tersebut. Apalagi nilai zakat fitrah sendiri tidak terlalu besar dan tak akan menguras kantong dalam-dalam. Namun semua itu akan sepadan dengan pahala yang seseorang dapat setelah ikhlas menunaikan ibadah ini.

Berapa Besaran Zakat Fitrah?

Sesudah mengetahui pengertiannya kini saatnya tahu berapa nilai Zakat Fitrah. Arifin Purwakananta selaku Direktur Baznas atau Badan Amil Zakat Indonesia menjelaskan besaran dan nilai zakat fitrah.

Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah dengan menggunakan satu sha’ kurma maupun gandum. Baik bagi hamba sahaya, merdeka, laki-laki serta perempuan. Nabi Muhammad juga memerintahkan pelaksanaan zakat tersebut sebelum orang-orang keluar rumah untuk menunaikan shalat Ied.

Jika nilai zakat fitrah berdasarkan uang boleh-boleh saja. Adapun nominalnya menyesuaikan dengan harga 1 sha’ kurma, gandum maupun beras.

Besaran dari zakat fitrah yaitu 2,5 kg atau setara dengan 3,5 liter makanan pokok yang umat islam konsumsi. Standar dari pembayaran zakat tersebut berada dalam SK Baznas bernomor 27 peraturan tahun 2020.  Aturan tersebut berisi nilai zakat fitrah serta Fidyah.

Kisaran zakat ini bisa anda tetapkan menurut daerah. Sebab jika menunaikannya dalam bentuk uang maka harga makanan pokok di setiap daerah berbeda-beda. Misalnya saja jika di Jakarta, standar zakat fitrah berupa uang di tahun lalu adalah 25 ribu sampai 40 ribu rupiah.

Jika di suatu keluarga berisi 3 orang anggota, maka zakat yang harus mereka keluarkan adalah 40 ribu kali 3 yaitu 120 ribu rupiah. Sedangkan makanan pokok untuk zakat fitrah biasanya menyesuakan dengan apa yang seseorang itu makan.

Kalau makanan pokoknya berupa beras, maka bisa melakukan zakat fitrah dengan beras. Akan tetapi untuk beberapa negara seperti Timur Tengah, mereka biasa berzakat fitrah dengan gandum maupun kurma. Sebab makanan pokok yang mereka konsumsi bukan lah beras seperti di negara Indonesia.

Tetapi pelaksanaan nilai zakat fitrah hanya berupa makanan pokok ataupun uang. Bukan benda lainnya meskipun harga barang tersebut sama dengan 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok. Sebab jika memberikan barang terdapat ibadah lain berupa sedekah dan bukanlah termasuk zakat fitrah.

Pelaksanaan Zakat Fitrah

Saat sudah mengetahui berapa nilai zakat fitrah, kini saatnya anda menunaikan ibadah wajib tersebut. Apalagi biasanya di bulan Ramadhan, para pekerja mendapatkan uang lebih melalui THR. Karena itulah anda bisa menyisihkan sebagian bahkan sedikit dari uang tersebut untuk menunaikan ibadah wajib ini.

Dalam pelaksanaan zakat fitrah, kini kerap diselenggarakan oleh beberapa pihak. Sering kita jumpai, masjid di sekitar tempat tinggal membuka penerimaan zakat fitrah. Untuk nilai zakat fitrah, niat dan tata cara pelaksanaannya pun sama.

Hal yang membedakan adalah penyaluran dari zakat tersebut. Jika anda melaksanakan zakat fitrah di sekitar rumah, maka penerima adalah orang kurang mampu di lingkungan sekitar. Tetapi kalau pelaksanannya melalui badan amil nasional maka peruntukkannya seluruh Indonesia selama memenuhi persyaratan menerima zakat.

Melaksanakan zakat fitah di sekitar, anda bisa mendatangi langsung masjid ataupun mushola yang menyelenggarakan. Cirinya pun mudah, biasanya di depan masjid akan ada spanduk yang menunjukkan penerimaan zakat fitrah. Anda bisa langsung mendatanginya dengan membawa beras maupun uang sebagai pembayaran.

Harap pastikan nilai zakat fitrah sudah sesuai dengan anjuran dan peraturan. Setelah menuju masjid, akan ada seseorang sebagai penerima zakat. Nantinya pemberi akan diminta memanjatkan niat sesuai arahan. Kemudian tanda bukti pembayaran zakat, akan pihak pengelola berikan kepada anda.

Selain mendatangi masjid secara langsung, kini ada cara praktis untuk menunaikan ibadah zakat fitrah. Berkat kemajuan teknologi, anda bisa menunaikan ibadah wajib satu ini secara daring. Cukup menggunakan perangkat elektronik smartphone dan uang sesua, maka penyaluran zakat fitrah berlangsung untuk seluruh warga Indonesia.

Sudah sangat banyak lembaga amal yang menyediakan fitur zakat fitrah dalam aplikasi mereka. Pembayarannya berupa uang sesuai dengan peraturan berlaku. Anda tidak perlu khawatir akan pahala dan nilai zakat fitrah itu sendiri akan sesuai dengan semestinya.

Berita Terbaru