32 C
Indonesia
Senin, Agustus 2, 2021
BerandaBeritaManajemen Investasi dan Pasar Modal

Manajemen Investasi dan Pasar Modal

Investasi merupakan suatu kegiatan penempatan dana pada aset produktif dengan harapan mendapatkan pertumbuhan modal dalam jangka waktu tertentu.

Pada dasarnya investasi secara konvensional sebagai suatu kegiatan bisnis yang pasif. Suatu investasi harus ada unsur kesediaan dana (aset) pada saat ini.

Sedangkan pasar modal merupakan instrumen keuangan yang memperjual belikan surat-surat berharga yang berupa obligasi dan equitas untuk jangka panjang.

Manajemen Investasi

Manajemen investasi merupakan sebuah proses untuk membangun portofolio investasi seperti saham, obligasi dan instrumen yang sesuai dengan tujuan.

Kemudian mengacu pada penanganan aset euangan dan investasi lainnya yang tidak hanya membeli dan menjualnya saja.

Manajemen yang mencakup merancang strategi jangka pendek atau jangka panjang untuk memperoleh dan melepaskan kepemiliki portofolio.

Manajemen investasi juga bisa sebut dengan layanan keuangan yang memberikan konsultasi berupa strategi investasi pada seseorang.

Guna untuk membangun portofolio dengan baik, Anda bisa menyewa layanan manajemen investasi atau mengaturnya sendiri sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki.

Tujuan Manajemen Investasi

Tujuannya tentu saja untuk mencapai target investasi yang menguntungkan bagi para investor. Selain perusahaan, manajemen investasi juga cocok untuk perorangan.

Dengan cara ini, Anda bisa mengoptimalkan income dan meminimalisasi risiko dari sebuah kerugian.

Tujuan dari manajemen investasi adalah sebagai pedoman dalam mengendalikan portofolio investasi agar return yang optimal yang dapat menjamin sumber likuiditas.

Manajemen investasi memiliki tujuan yang harus di capai :

  1. Menggunakan pendanaan yang tersedia semaksimal dan seefesien mungkin.
  2. Menyediakan likuiditas yang cukup untuk melayani penarikan dana atau melayani permintaan pembiayaan.
  3. Memelihara maturity structure yang sesuai dengan risiko yang dihadapi.
  4. Menjaga kualitas portofolio investasi sebagai imbangan dari risiko pembiayaan.
  5. Menghasilkan income yang optimal.

Pasar Modal

Suatu kegiatan yang berhubungan dengan perdagangan modal seperti obligasi dan efek. Pasar modal berfungsi menghubungkan investor, peruahaan dan intitusi pemerintah.

Pasar modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan.

Baca:  Wisata Pantai Pangandaran Berisi Lautan Wisatawan

Bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan maupun intitusi pemerintah melalu perdagangan instrumen melalui jangka panjang seperti obligasi dan saham.

Pasar modal bisa kata awam bagi banyak masyarakat di Tanah Air. Pasar modal adalah tempat bertemu dua pihak yakni perusahaan dan investor.

Baca:  Sunscreen Untuk Kulit Berjerawat dan Kulit Sensitif

Sama dengan pasar yang menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, pasar modal lebih mempertemukan antara investor dengan perusahaan yang membutuhkan modal.

Manfaat Pasar Modal

Manfaat dari keberadaan pasar modal adalah menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.

Memberikan wahanan investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan diversifikasi.

Berikut ini manfaat dari pasar modal yang harus Anda ketahui.

  1. Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.
  2. Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan versifikasi.
  3. Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perekonomian suatu negara
  4. Penyebaran kepemiliki perusahaan sampai pada lapisan masyarakat menengah.
  5. Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme, menciptakan iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan manajemen profesional.

Manfaat pasar modal bagi emiten

  1. Jumlah dana yang dapat dihimpun berjumlah besar
  2. Dana tersebut dapat terima sekaligus pada saat pasar perdana selesai
  3. Tidak ada convenant sehingga manajemen dapat lebih bebas dalam pengelolaan dana / perusahaan.
  4. Solvabilitas perusahaan tinggi sehingga memperbaiki citra perusahaan.
  5. Ketergantungan emiten terhadap bank menjadi lebih kecil.

Manfaat pasar modal bagi investor

  1. Nilai investasi berkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi. Peningkatan tersebut cermin pada meningkat harga saham yang mencapai kapital gain.
  2. Memperoleh dividen bagi mereka yang memiliki / memegang saham dan bunga yang mengambang bagi pemenang obligasi.
  3. Dapat sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang mengurangi risiko.
Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer