Berita

Lokasi Pesta Pernikahan Tidak Terima Amplop yang Viral

Lokasi pesta pernikahan tidak terima amplop belakangan ini menjadi pertanyaan yang ramai dilontarkan warganet pengguna sosial media Tiktok.

Hal ini berawal dari sebuah pesta pernikahan yang viral di sosial media.

Bukan tanpa sebab, pasalnya pesta pernikahan tersebut mempunyai tulisan tidak biasa di dalam undangannya.

Karena undangan yang tidak biasanya inilah warganet ramai-ramai menyebutnya sebagai kasta tertinggi dalam pernikahan.

Pasalnya dalam undangan pernikahan viral ini tertulis bahwa kedua mempelai tidak menerima amplop.

Mempelai pun tidak menerima uang kondangan yang biasanya berasal dari para tamu.

Undangan pernikahan itu menjadi viral setelah ada dalam unggahan akun Tiktok bernama @icha_abima.

Ia memposting video berdurasi 15 detik yang memperlihatkan sebuah unggahan pernikahan.

Dalam video tertulis pernikahan akan terselenggara pada hari Minggu tanggal 20 Mei 2022 mendatang.

Pengunggah menuliskan undangan itu sebagai kasta tertinggi di acara pernikahan.

Bagaimana tidak, memang tertera dengan jelas undangan bertuliskan mohon maaf tidak menerima acara.

Akun Tiktok pengunggah undangan itu menjelaskan maksud dari kalimat yang bertuliskan tidak menerima acara di kartu undangan pernikahan tersebut.

Menurut penuturannya, ini mengartikan para tamu datang ke resepsi itu tanpa membawa amplop.

Video Tiktok unggahannya pun langsung viral dan mendapat jumlah penonton mencapapi 2,4 juta lebih.

Selain itu para warganet pun ramai-ramai meninggalkan komentar untuk unggahan tersebut.

Kebanyakan warganet mengaku belum mengerti maksud dari tulisan yang tertera di dalam unggahan pernikahan ini.

Bukan hanya itu, ada pula warganet yang memberikan komentar terkait amplop kondangan.

Rata-rata warganet memuji pemilik acara yang tidak menerima uang dari tamu.

Pasalnya menurut warganet pernikahan bukan ajang mendapat amplop terbanyak melainkan memberi sedekah berupa makan sebagai ungkapan syukur.

Jadi Kasta Tertinggi, Ini Lokasi Pesta Pernikahan Tidak Terima Amplop

Karena menjadi viral, banyak pula warganet yang penasaran dengan lokasi pesta pernikahan tidak terima amplop.

Media setempat pun mengkonfirmasi ke pemilik akun yang dipanggil Icha Zakiah.

Saat itu ia menjelaskan kembali terkait kata yang tertulis di dalam undangan viral tersebut.

Rupanya pernikahan viral itu akan terselenggara di kawasan Sumenep Jawa Timur.

Icha mengatakan jika di daerahnya yakni Sumenep jika ada undangan bertuliskan kalimat tersebut maka para tamu tak perlu membawa hadiah, amplop atau sumbangan.

Hal ini sudah menjadi bagian tradisi dari warga Sumenep namun tidak semua orang akan melakukannya.

Wanita berusia 35 tahun itu berkata undangan yang viral adalah acara pernikahan anak dari temannya.

Ia pun melanjutkan lagi arti dari tulisan acara yang tertulis pada kartu undangan.

Dari penjelasan Ica, biasanya terdapat dua golongan kategori orang yang akan melakukan hajatan tidak menerima acara.

Di daerahnya golongan itu berdasarkan strata sosialnya atau asumsi nilai orang-orang pada umumnya.

Menurut penuturan Icha, orang dengan golongan tokoh sosial tinggi di Sumenep biasanya mengadakan pernikahan dengan bertuliskan tidak menerima acara.

Pasalnya orang yang menyelenggarakan acara itu sudah cukup mampu atau mandiri secara finansial.

Dan pesta pernikahan pun akan terselenggara dengan tergolong meriah.

Selain itu makanan yang tersedia juga mewah dan masing-masing tamu akan mendapat souvenir atau kue untuk mereka bawa pulang.

Sedangkan untuk golongan orang ekonomi sederhana, pada umumnya mereka juga mengundang dengan undangan bertuliskan tidak menerima acara.

Hal ini karena mereka mengadakan hajat pernikahan dengan begitu sederhana baik dari segi pesta atau sajiannya.

Tujuannya yaitu supaya kedepannya pemilik acara tidak mempunyai tanggungan berupa utang amplopan.

Itulah fakta dan lokasi pesta pernikahan tidak terima amplop  yang lagi viral di sosial media.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Back to top button