Berita

Kasus Pelecehan di Hotel Kapsul Bobobox

Hotel Kapsul Bobobox, salah satu konsep penginapan yang mendapatkan perhatian para wisatawan.

Sudah banyak costumer yang menggunakan layanan tersebut untuk tempat mereka tinggal sementara.

Baru-baru ini beredar kabar yang menghebohkan dan viral di jejaring social.

Pasalnya salah satu tamu hotel mereka mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari tamu lainnya.

Memang peristiwa kurang menyenangkan kerap kali terjadi di tempat penginapan umum.

Pelakunya sendiri pun memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk melancarkan aksinya.

Akan tetapi tak jarang korban memilih diam dan tak berani mengungkapkan hal tersebut.

Sebab biasanya mereka malu atau tidak mau ribet kala berurusan dengan aparat kepolisian.

Namun berbeda dengan kasus yang terjadi di Bobobox baru-baru ini.

Sebab sang korban berani mengungkapkan dan melaporkan terduga pelaku.

Pihak hotel pun mendukung penuh pelapor dan terus melakukan perbaikan pada layanan mereka.

Dengan begitu mereka berharap kejadian seperti ini tak terulang lagi.

Tentang Hotel Kapsul Bobobox

Meskipun kasusnya tengah heboh, masih sedikit masyarakat mengetahui tentang Bobobox.

Bobobox adalah sebuah penginapan bertema hotel kapsul.

Untuk orang yang gemar traveling ke negeri sakura Jepang pastinya tak asing dengan hotel tersebut.

Hotel kapsul merupakan sebuah konsep penginapan yang berkembang di Jepang.

Biasanya hanya tersedia ruangan berupa kamar sederhana.

Akan tetapi jumlah kamar tersebut cukup banyak dan ada di dalam satu gedung saja.

Mulanya, konsep penginapan seperti ini berasal dari pekerja negara Jepang.

Mereka kerap kali terlambar pulang karena lembur.

Karena besok pagi mereka tetap harus pergi bekerja, maka ide konsep hotel ini pun lahir.

Berbeda dengan hotel pada umumnya, sebab untuk harga sewa tergolong terjangkau.

Di jaman sekarang hotel kapsul bisa menjadi solusi penginapan para wisatawan.

Khususnya para wisatawan yang hendak menjelajahi suatu daerah namun terhalang budget minim.

Apalagi mereka tidak menetap di hotel tersebut dalam waktu lama.

Jika umumnya, hotel kapsul merupakan ruang kecil dalam satu gedung maka Bobobox menerapkan konsep lain.

Sehingga pengunjung akan merasakan sensasi menginap dengan rasa berbeda.

Di sini privasi anda sebagai pengunjugna akan tetap terjaga.

Pasalnya di setiap pod atau kamar akan ada pintu masing-masing.

Nah pintu ini hanya bisa terbuka lewat aplikasi bernama serupa dalam ponsel pintar masing-masing pengunjung.

Konsep tersebut jelas saja berbeda. Karena hotel kapsul kebanyakan hanya menutup ruangan sebatas tirai saja.

Kelebihan lain yang penginapan ini miliki adalah fitur unggulannya bisa pengguna akses melalui ponsel pintar mereka.

Sebut saja check in, check out dalam sebuah ruangan cukup besar.

Serta pengunjung bisa mengakses AC dan membuat tidur semakin nyaman walau di sebuah hotel kapsul saja.

Barang bawaan pengunjung pun terjamin keamanannya.

Pasalnya barang tersebut bisa masuk ke dalam pod.

Sehingga anda tidak akan meninggalkan barang di luar ruangan.

Masih ada banyak lagi fasilitas yang Bobobox sediakan.

Mulai dari ruangan WiFi yang siapa saja bisa datangi selama masih pengunjug.

Tamu Kamar Mendapatkan Pelecehan

Kabar mengenai tamu hotel Bobobox yang mendapatkan pelecehan pun kini heboh.

Khususnya di Twitter yang mana mendapatkan respon langsung dari pihak hotel.

Menurut laporan, sang tamu diam-diam direkam oleh tamu lainnya saat sedang mandi.

Pihak hotel pun mendukung pengusutan akan pelecehan yang sang tamu terima.

Korban menyampaikan pelecehan yang ia alami di utas akun Twitter.

Lokasi kejadian tersebut berada di salah satu Hotel Kapsul Bobobox Pods, tepatnya Jakarta Pusat.

Tanggal kejadiannya tepat di 12 Mei 2021 lalu.

Saat itu sang korban tengah mandi di salah satu kamar mandi pria, persisnya di lantai 5 blok E.

Lokasi kamar mandi tersebut berada di bilik kedua atau di antara dua kamar mandi lain.

Ruangan untuk mandi Bobobox bertipe shared bathroom.

Kata lainnya adalah kamar mandi yang berada dalam satu ruangan saja namun biliknya banyak.

Saat korban tengah mandi, ternyata ada sebuah tangan yang ia lihat.

Akan tetapi tangan tersebut tak kosong. Melainkan sambil memegang ponsel pintar.

Tangan dengan ponsel pintar tersebut tampak keluar dari sebuah lubang yang berada di sudut tembok kamar mandi.

Indra Gunawan selaku CEO dari hotel pun merepons kejadian tersebut. Ia meresponnya lewat unggahan surat akun resmi hotel yaitu @bobobox_id.

Indra gunawan mengaku berterima kasih kepada korban yang sudah berani speak up dan melaporkan kejadian tersebut.

Dengan demikian, pihak hotel bisa mengambil tindakan efektif dan juga tepat.

Manajeman hotel bersama seluruh sumber daya melakukan investigasi secara internal.

Sehingga mereka bisa mengidentifikasi terduga pelaku perekam.

Dan pihak hotel bersama korban siap maju bersama-sama demi menindaklanjuti peristiwa tersebut.

Sebab bobobox berkomitmen menyediakan keamanan dan kenyamanan untuk para tamu.

Sehingga mereka tengah melakukan upaya meningkatkan sistem keamanan bersama pihak manajemen terkait.

Dengan begitu tak ada lagi kasus seperti ini.

Pihaknya sudah memblacklist sang terduga pelaku.

Sehingga ia tak lagi bisa menginap di hotel yang sama maupun seluruh cabang.

Korban Akan Melaporkan Terduga Pelaku

Tak tinggal diam, pihak hotel Boboox akan memperbarui sarana fisik sebagai salah satu upaya peningkatan keamanan.

Meskipun mendukung korban untuk melaporkan terduga pelaku, pihak hotel belum bisa mengungkap identitas si perekam.

Hal ini lantaran status hukum untuk terduga pelaku belum mencukupi sebagai tersangka.

Kendati demikian, pihak manajemen hotel berjanji akan memberikan pendampingan hukum.

Pendampingan hukum tersebut Bobobox berikan untuk sang korban pelecehan seksual.

Tujuannya adalah supaya korban bisa melaporkan ke pihak berwajib.

CEO hotel juga menambahkan perlunya kerja sama baik dari korban juga Bobobox dalam memberikan pelaporan.

Ia juga mengaku berempati terhadap korban mengenai peristiwa tersebut.

Kemudian, pihak berwajib bisa melakakukan penyidikan terhadap laporan yang masuk sesuai kewenangannya.

Manajemen hotel juga mengaku tengah melakukan diskusi dengan pihak legal mereka.

Gunanya untuk arahan tepat terhadap langkah selanjutnya.

Sebenarnya sang korban sudah melakukan upaya pelaporan.

Laporan tersebut ia tujukan ke Polres Metro di Jakarta Pusat.

Korban tentu saja langsung melakukan laporan tersebut sesuai mendapatkan pelecehan berupa perekaman tanpa izin.

Namun kala itu pihak aparat bingung dalam melanjutkan laporan dari sang korban.

Kedepannya, pihak korban dan Bobobox akan melaporkan kasus tersebut ke pihak Polres di Jakarta Pusat.

Dalam waktu dekat, korban bersama CEO Hotel akan melangsungkan pertemuan.

Kemudian mereka akan bersama-sama mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat guna melaporkan peristiwa tersebut.

Mereka berharap proses penangkapan beserta investigasi terhadap pelaku akan kepolisian lakukan.

Pernyataan ini korban ungkapkan kala dihubungi media terkait.

Dari kejadian tak menyenangkan di Hotel Kapsul Bobobox ini, ia berharap pihak penginapan bisa segera membenahi sarana prasarana mereka.

Dengan begitu tak akan terulang lagi peristiwa serupa di cabang penginapan manapun selain hotel kapsul.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button