Berita

Jenis Gangguan Mental Berikut Jarang Disadari

Penyakit mental atau gangguan jiwa kadang disepelekan karena dinilai tidak berpengaruh pada kehidupan sehari-hari. Padahal gangguan mental dapat menimbulkan berbagai gangguan kejiwaan yang berbeda dan khas. Berikut ini beberapa jenis gangguan mental yang jarang orang sadari.

Anxiety Disorder

Anxiety disorder merupakan gangguan jiwa berupa rasa cemas yang berlebihan dalam menghadapi atau merespon objek dan situasi. Gangguan ini akan menimbulkan perasaan yang penuh ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran yang berlebihan hingga menimbulkan gejala fisik.

Rasa takut pada penderita anxiety disorder ini juga bersamaan dengan gejala seperti berkeringat, detak jantung semakin cepat, sulit berkonsentrasi, merasa pusing, dan sulit tidur. Gangguan kecemasan ini dapat mereka rasakan di tempat umum maupun memiliki fobia terhadap sesuatu.

Apabila Anda merasakan cemas berlebihan yang bersamaan dengan gejala tersebut, berhati-hatilah akan adanya gangguan kecemasan dalam diri Anda. Mintalah bantuan ahli agar gangguan ini tidak semakin parah dan berpengaruh buruk pada kehidupan Anda sehari-hari.

Psychotic Disorder

Psychotic disorder atau gangguan psikotik merupakan salah satu jenis gangguan mental parah yang menimbulkan berbagai pikiran dan persepsi yang tidak normal. Salah satu jenis gangguan psikotik yang paling familiar adalah gangguan skizofrenia.

Gangguan ini memunculkan berbagai gejala seperti halusinasi dan delusi. Orang yang mengalami gangguan psikotik akan mendengar, melihat, maupun merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Penderita juga akan percaya pada hal-hal yang kenyataannya tidak terjadi.

Gangguan ini tidak boleh disepelekan karena semakin lama gangguan psikotik dibiarkan, halusinasi dan delusi yang dialami juga semakin parah. Bahkan hal tersebut menjadi tidak terkendali dan dapat mencelakai orang di sekelilingnya.

Eating Disorder

Eating disorder merupakan gangguan makan, yaitu gangguan perilaku makan yang parah. Salah satu jenis gangguan ini yang paling sering terjadi adalah anoreksia di mana penderitanya selalu menganggap ia kelebihan berat badan.

Selain itu, ada juga bulimia nervosa. Penyakit bulimia nervosa membuat penderitanya memiliki kebiasaan makan dengan porsi yang sangat besar. Namun, kemudian ia akan mengeluarkan makanan yang telah ia makan secara paksa.

Ada pula gangguan binge-eating, yaitu gangguan kebiasaan makan secara berlebihan dan sulit dihentikan. Gangguan makan sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan penyakit fisik seperti kekurangan gizi, obesitas, dan lain sebagainya.

Mood Disorder

Gangguan perubahan suasana hati disebut juga gangguan afektif. Penderita gangguan ini merasakan kesedihan yang mendalam dan terus menerus. Apabila sedang bahagia, penderita akan merasa bahagia yang berlebihan.

Mood disorder termasuk bipolar disorder, yaitu sebuah gangguan mental yang membuat terjadinya perpindahan emosi yang sangat ekstrim. Orang dengan gangguan ini mengalami fluktuasi rasa yang ekstrim dari bahagia menjadi sedih.

Selain itu, ada juga penyakit mental lain yang termasuk dalam mood disorder, seperti depresi jangka panjang, gangguan afektif musiman, depresi karena penyakit fisik, perubahan suasana hati, dan iritabilitas selama fase pramenstruasi.

Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

OCD dalam bahasa Indonesia berarti sebagai Gangguan Obsesif-Kompulsif. Gangguan ini berpengaruh pada obsesi atau pikiran yang konstan terhadap suatu hal. Penderitanya akan selalu melakukan hal yang sama secara berulang.

Salah satu gangguan yang paling dikenal oleh masyarakat adalah obsesi pada kebersihan. Penderita gangguan ini merasa takut terhadap kuman dan debu sehingga mencuci tangan atau anggota tubuh lainnya secara terus menerus.

Meski banyak yang menilai tidak membahayakan orang lain, tetapi gangguan ini semakin lama akan mengganggu aktifitas dan menimbulkan gangguan-gangguan lain. Oleh karena itu, sebaiknya segera menemui psikolog atau orang yang berkompeten di bidang ini untuk mengatasi gangguan mental ini.

Personality Disorder

Personality disorder merupakan gangguan kepribadian, di mana penderitanya memiliki pola perilaku, pikir, dan perasaan yang berbeda dari orang pada umumnya. Ada berbagai macam gangguan yang termasuk pada jenis gangguan mental personality disorder.

Salah satunya adalah borderline personality disorder. Gangguan ini menyebabkan adanya perubahan suasana hati yang intens dan rasa takut orang lain tinggalkan. Pola perasaan tersebut dapat bersamaan maupun tidak dengan perilaku yang impulsive dan tidak stabil.

Selain itu, ada juga gangguan yang bernama antisocial personality disorder. Penderita gangguan ini seolah mengabaikan perasaan dan atau kebutuhan orang lain, serta memanipulasi orang-orang di sekitarnya untuk kepentingan pribadi. Ia bahkan tidak merasa bersalah ketika melakukan tindakan buruk.

Impulse Control and Addiction Disorder

Gangguan ini juga bernama gangguan kontrol impuls dan kecanduan. Ini akan membuat penderitanya terdorong untuk melakukan tindakan yang berbahaya, dan ia tidak mampu menahan diri dari dorongan tersebut.

Gangguan ini tidak hanya membahayakan diri penderitanya saja, tapi juga orang lain. Tak jarang gangguan ini membuat penderitanya terdorong untuk mencelakai orang lain. Ada berbagai macam contoh kasus dari jenis gangguan mental ini.

Salah satunya adalah pyromania. Pada kasus ini, penderita ICAD terdorong untuk menyulut api sehingga mengakibatkan kebakaran. Selain itu, kleptomania juga menjadi salah satu jenis ICAD. Penderita kleptomania selalu terdorong untuk melakukan pencurian baik dalam skala kecil maupun besar.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button