Artikel

Isra mi’raj, Kisah Sejarah dan Bulan Penuh Ampunan

Isra mi’raj, Kisah Sejarah dan Bulan Penuh Ampunan. Setiap tahun umat muslim di seluruh dunia memperingati isra mi’raj sebagai tanda cintanya kepada Nabi Muhammad SAW 

Isra Mi’raj jatuh pada bulan Bulan Rajab yang merupakan  bulan ketujuh dalam penanggalan hijriyah dan penanggalan Jawa.

Selain merayakan hari Isra mi’raj, juga  momentum bagi umat Muslim  untuk memperbaiki diri  dengan mendekatkan pada Allah SWT. 

 Karena bulan rajab bulan yang Istimewa selain bulan ramadhan. Kemudian bulan Rajab  juga menjadi awal memasuki bulan ramadhan. Oleh karena itu, umat sering menyebut  bulan Rajab  dengan nama Bulan penuh ampunan.

Sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW mengatakan bulan Rajab adalah bulan mencari pengampunan. Mencari pengampunan dari Allah Sesungguhnya Dia Maha Pengampunan dan Maha Penyayang.

Pengertian Isra mi’raj, Kisah Sejarah dan Bulan Penuh Ampunan

Pengertian Isra Mi’raj 

Adalah peristiwa Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan bersama malaikat Jibril  dalam satu malam dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjid Aqsa di Yerusalem.

Setelah sampai ke Masjidil Aqsha,  Nabi SAW melanjutkan perjalanan kembali menuju sampai langit ke-7. Lalu, melanjutkan  perjalanannya  ke Sidratul Muntaha.

 Dari sinilah akhir perjalanan panjang Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah salat  5 waktu.

Isra Miraj terjadi sebelum tahun pertama hijriah, yaitu 620-621 M. Sejarah mencatat peristiwa isra mi’raj jatuh pada malam 27 Rajab tahun ke-10

Perbedaan Isra dan mi’raj 

Isra dan mi’raj memiliki perbedaan yang cukup mencolok dan  penting Anda untuk mengetahuinya. Isra dalam bahasa  berarti perjalanan, yakni suatu peristiwa spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha.

Sedangkan mi’ raj menurut bahasa naik dan secara istilah  merupakan pencapaian menuju Sidratul Muntaha 

Sidratul Muntaha atau maqam paling tinggi di langit menjadi batas ujung pengetahuan dan amal. Di sekitar tempat ini menjumpai surga Al-Ma’wa. Adalah tempat tinggal orang-orang mukmin yang bertakwa 

Isra mi’raj dalam catatan sejarah mengisahkan sebuah perjalanan yang melibatkan fisik dan spiritual bersumber  Al- Qur’an  maupun Al-Hadits. 

Kemudian ketika melakukan perjalanan tersebut Nabi Muhammad SAW mengendarai hewan buroq yang dapat terbang.

Kisah Isra Mi’raj Perjalanan Suci Nabi Muhammad SAW

Perjalanan nabi Muhammad SAW menuju Sidratul Muntaha meninggal kisah yang tercatat dalam sejarah Islam. Sepanjang perjalanan menuju ke tempat tersebut menemukan  berbagai godaan

Malaikat Jibril menemani Muhammad SAW dengan setia dan sempat mengunjungi beberapa tempat seperti Tayyibah, Madyan, Thursina serta Betlehem.

Selain itu, sederet godaan selalu mengganggu selama perjalanan. Godaan pertama ada yang menyuruh minum khamar atau susu, tetapi akhirnya Nabi SAW meminum susu.

Godaan lain  yang sering mengganggunya yaitu panggilan setan, iblis dan perempuan penggoda. Ketika sampai ke langit ke tujuh Nabi SAW menerima perintah Allah SWT shalat 50 waktu. 

Namun, saat itu mendapat teguran dari Musa memperhatikan kemampuan umatnya. Mendengar peringatan tersebut Nabi SAW segera meminta keringanan pada Allah SWT.

Permintaan untuk meringankan tentang shalat Allah SWT mengabulkan, sehingga perintah shalat menjadi 5 waktu. Dan semenjak itulah, umat  Muslim melaksanakan shalat wajib 5 waktu.

Bulan Rajab, Bulan Penuh Ampunan 

Isra mi’raj yang jatuh pada bulan Rajab menjadi kesempatan memperbanyak istighfar selama sebulan penuh.

 Sebab bulan Rajab merupakan salah satu Asyurul Hurum. Ada beberapa amalan yang dapat Anda lakukan saat memasuki bulan Rajab, yaitu:

Puasa Rajab

selain memperbanyak  membaca doa  dan istighfar. Amalan lain Anda bisa melaksanakan puasa pada 27 Rajab  atau puasa Sunnah 10 hari pertama di bulan Rajab. 

Hukum berpuasa Rajab  di bulan Rajab,  adalah  Sunnah. Puasa Rajab  merupakan salah satu cara  mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 Dengan cara ini Anda mendapatkan beberapa manfaat salah satunya dijauhkan dari pintu api neraka.

Keutamaan berpuasa selama sehari di bulan  Rajab seperti puasa sebulan. Selain itu, akan mendapatkan air susu rasanya manis  yang berasal dari sungai Rajab. Anda juga melakukan puasa 7 hari agar terhindar dari neraka jahanam

Shalat Malam 

Saat masuk Isra mi’raj Anda dapat melakukan amalan lain yaitu  m shalat malam. Sebagian ulama Hanafi dan Hambali menyebutkan sebagian malam-malam yang Sunnah untuk dihidupkan shalat malam adalah malam awal bulan rajab .

Memperbanyak Ibadah

Isra mi’raj salah satu bulan untuk menghapus segala dosa dengan membiasakan diri melalui beribadah sebelum masuk ramadhan.

Maka sebulan penuh di bulan Rajab menjadi sarana untuk bertaubat kepada Allah SWT. 

Bulan penuh ampunan di bulan rajab ,karena di bulan rajab ini juga disebut bulan bertaubat .Di bulan rajab ini dianjurkan untuk bertaubat kepada Allah .

Allah SWT memberikan kesempatan yang luas kepada siapapun yang bertaubat,  dengan melakukan berbagai kegiatan ibadah sebagai penghapus dosa. Itulah ulasan singkat tentang isra mi’raj, kisah sejarah dan bulan penuh ampunan yang dapat menambah pengetahuan 


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button