Penyebab Harga Nangka Capai Rp3,1 Juta yang Lagi Viral

Advertisement

Reportasee.com – Harga nangka capai Rp3,1 juta saat ini tengah menghebohkan kalangan warganet.

Hal ini bermula dari kabar di sosial media yang menunjukkan nangka tersebut di suatu pusat perbelanjaan.

Bahkan harga nangka Rp3,1 juta ini pun menjadi viral di sosial media Twitter.

Dalam foto yang beredar, nangka itu dijual seharga 160 poundsterling atau sebesar Rp 3,1 juta.

Foto itu diambil dalam Borough Market London yaitu pasar makanan terbesar sekaligus tertua yang ada di Inggris.

Advertisement

Kemudian foto tersebut ada dalam postingan akun Twitter milik Ricardo Senra dengan nama @ricksenra beberapa waktu lalu.

Senra sendiri adalah reporter BBC yang sebelumnya bekerja di Sao Paulo, London serta Washington DC.

Postingan Senra menjadi viral karena sebuah nangka di Brasil yang mereka jual sekitar 5 real Brasil atau setara 13 ribu rupiah.

Ini merupakan sebuah harga yang murah bagi negara tropis termasuk pula di Indonesia.

Unggahan Sera ini sampai Senin 21 Februari sudah mendapat jumlah like hingga 96.700 dengan retweet mencapai 4.343 kali.

Ramai warganet mengomentari bagaimana harga buah nangka di sana menjadi begitu mahal.

Bahkan perbedaan harganya sendiri pun jauh berbeda dengan yang ada di negara penjual nangka lain.

Rupanya terdapat beberapa alasan yang membuat harga satu buah nangka menjadi sangat mahal di kawasan London.

Bukan hanya di London, harga nangka yang mahal juga berlaku di negara Inggris atau mungkin saja di beberapa negara Eropa lain.

Warganet Heboh Harga Nangka Capai Rp 3,1 Juta

Inilah yang menjadi penyebab harga nangka capai Rp3,1 juta dan saat ini menjadi berita viral di kalangan warganet.

  Faktor lokasi

Mengutip dari BBC, harga satu buah nangka bisa menjadi begitu mahal di Eropa salah satunya yaitu lantaran faktor lokasi.

Dirut Estancia das Frutas perkebunan di Sao Paula yakni Sabrina Sartori pun menuturkan pendapatanya.

Ia berkata harga buah nangka sendiri bisa pula bervariasi di negara Brasil.

Sementara itu ada beberapa tempat di mana nangka mungkin bisa petani kumpulkan dari pohon tanpa biaya.

Sabrina menuturkan tetapi di tempat lain harganya begitu mahal.

  Buah Nangka Lebih Cepat Membusuk

Alasan lain mengapa harga nangka lebih mahal lantaran penanaman buah nangka tak bisa petani lakukan secara komersil.

Penanamannya sendiri untuk udara dingin seperti di kawasan Eropa.

Kemudian Sabrina mengatakan pula bahwa nangka penjualan internasional ataupun ekspor mempunyai masalah yang terbilang kompleks.

Beberapa ahli menilai masalah yang harus petani hadapi yaitu sifatnya mudah rusak, beratnya yang besar serta buah musiman.

Sartori menuturkan nangka sangat berat dan matang begitu cepat dengan aroma begitu khas yang tak menyenangkan untuk semua orang.

Berat nangka mencapai 40kg ini kemudian membuatnya mudah busuk dan mempunyai umur simpan pendek ketika di supermarket.

Adapun buah nangka yang terlalu matang terasa begitu manis serta lebih cocok guna makanan penutup.

  Sebagai alternative daging untuk vegetarian

Rupanya nangka yang kerap orang anggap sebagai buah biasa saja di negara asal sudah mengalami peningkatan permintaan.

Khususnya ada dorongan dari kelompok vegan dan vegetarian yang menganggapnya menjadi alternative daging.

Ketika orang masak, teksturnya mirip daging sapi ataupun babi dan menjadikannya pengganti daging populer.

Di negara Inggris saja, jumlah vegan dengan perkiraan mencapai 3,5 juta dan kian bertambah.

Selain itu tahap pengemasan nangka juga sulit lantaran berat, bentuk dan ukuran tak rata.

Itulah alasan yang membuat harga nangka capai Rp3,1 juta dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan warganet.

Show More
Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *