Efek Samping Suntik Botox dan Manfaatnya pada Tubuh

0
43
efek samping suntik botox
ilustrasi efek samping suntik botox (foto: sehat)

Reportasee.com – Efek samping suntik botox sebenarnya akan baik jika pengunaan dosisnya tepat dan dokter yang menanganinya sudah profesional. Suntik botox dalam dunia kecantikan berfungsi sebagai pengencang kulit dan dapat menghilangkan kerutan.

Tidak heran jika wanita berusia 35 tahun keatas sangat gemar melakukan perawatan ini. Jika Anda tertarik untuk mencoba suntik botox, sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu beberapa efek samping yang akan terjadi pada tubuh.

Efek Samping Suntik Botox

Suntix botox dengan dosis dan dokter yang benar merupakan hal aman. Namun tetap saja akan menimbulkan beberapa reaksi efek samping. Contoh efek sampingnya seperti nyeri dan bengkak pada area yang mendapat suntikan, bahkan bisa sampai memar.

Terkadang efeknya juga menimbulkan sakit kepala, demam, dan kedinginan. Tidak hanya itu, ada juga efek samping yang dapat terlihat yaitu kelopak mata turun atau miring sehingga terlihat sayu.

Bibir juga akan terlihat miring dan sering keluar air liur, dan terakhir mata kering dan akan keluar air berlebihan. Hal ini akan terjadi beberapa hari setelah Anda mendapatkan botox. Untuk mendapatkan kulit kencang dan awet muda seperti dulu memang tidaklah mudah.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Suntik Botox

Efek samping suntik botox memang tidak main-main, tubuh akan menimbulkan reaksi yang tidak biasa. Jika Anda tetap ingin melakukan perawatan tersebut, perhatikan beberapa hal penting berikut ini:

Biaya

Suntik botox memang terkenal mahal, Anda harus mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk hasil yang tidak permanen. Sebaiknya carilah terlebih dahulu dokter yang kompeten dalam bidang ini. Hal ini bertujuan agar uang yang Anda keluarkan tidak sia-sia dan sebanding dengan hasilnya.

Merk Botox yang Cocok

Jika sudah mendapatkan dokter yang cocok, Anda jadi bisa mengetahui jenis dan merk botox seperti apa yang cocok dengan tubuh. Selain itu, Anda juga bisa memastikan alat suntik dan vial botox masih tersegel rapi. Mungkin terdengar sepele, namun hal ini sangat penting karena kondisi setiap tubuh manusia berbeda-beda.

Baca:  Indahnya Wisata Air Terjun Merambat Roro Kuning Nganjuk Jatim

Cek Kondisi Tubuh

Jika sebelumnya Anda sudah mengetahui efek samping suntik botox secara umum. Kini Anda harus mengetahui efeknya bagi tubuh sendiri, Anda tidak boleh melakukan botox jika sedang dalam kondisi hamil dan menyusui. Hal tersebut akan memberikan efek samping juga pada bayi Anda.

Terjadi Pembengkakan

Hal yang harus Anda pahami selanjutnya, yaitu akan terjadi pembengkakan atau infeksi kulit pada area yang mendapat suntikan. Selain itu bisa juga terjadi gangguan otot, seperti otoh melemah atau kelumpuhan sementara.

Beberapa orang yang memiliki alergi pada kandungan botox bahkan akan mengalami pembengkakan yang lebih serius. Sebaiknya Anda berkonsultasi dulu kepad ahlinya untuk menghindari efek samping yang lebih parah.

Tidak Beraktivitas Berat

Setelah Anda melakukan suntik botox, Anda tidak boleh melakukan aktivitas yang mengandalkan penglihatan dan konsentrasi. Contoh aktivitas tersebut seperti berkendara, bekerja, atau malah jalan-jalan keluar rumah.

Selama 3 hari setelah suntik botox, Anda harus menghindari menggosok wajah, memijat atau menekan wajah. Anda juga perlu menghindari olahraga yang berat, berjemur di bawah matahari, atau bahkan melakukan sauna.

Anda harus menghindar dari semua aktivitas seperti itu agar pemulihan setelah suntik botox bisa berjalan lancar dan lebih cepat. Jika Anda mengalami efek samping lebih parah seperti susah bicara, sesak nafas, dan susah menelan, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Manfaat Dari Suntik Botox

Suntik botox ternyata tidak hanya bermanfaat untuk bidang kecantikan sebagai anti penuaan. Botox juga memiliki manfaat di bidang kesehatan, apa saja manfaat itu? Simak selengkapnya:

Baca:  Android Suka Mati Sendiri, Inilah Cara Cepat dan Mudah

Bidang Kecantikan

Manfaat suntik botox yang pertama tentunya dalam bidang kecantikan, hal ini menjadi tujuan utama dari perawatan favorit para wanita ini. Garis halus atau kerutan pada wajah akan hilang mulai dari sudut luar mata, antar alis, dahi, dan smile line bibir.

Suntik botox dapat memperbaiki dan membentuk penampilan wajah sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Hal ini tentunya harus mendapat dukungan dari tenaga dokter yang profesional. Bahkan Anda bisa mendapat manfaat untuk rambut yang tipis, rusak, dan bercabang.

Dalam Bidang Kesehatan

Suntik botox dapat membantu penderita sakit kepala bahkan hingga migrain kronis. Otot kaku pada siku, pergelangan tangan, kaki, jari kaki dan tangan bisa mendapat efek samping positif dari suntik ini.

Suntik botox dapat mengobati masalah pada mata seperti mata juling dan blefarospasme. Penyakit hiperhidrosis (keringat berlebih) terutama di bagian ketiak juga dapat teratasi. Dan terakhir, botox bisa menangangi gangguan saraf tertentu seperti cereberal palsy.

Cara Kerja Suntik Botox

Cara kerja botox yaitu menghentikan aktivitas saraf dan otot. Maka dari itu otot akan melemah dan lumpuh untuk sementara waktu. Hal tersebut dapat mengakibatkan kerutan pada sekitar kulit berkurang atau bahkan menghilang, efek inilah yang menjadi incaran orang-orang.

Namun seiring berjalan waktu, otot tentunya harus bekerja lagi dan akan berkontraksi sehingga kerutan pada kulit muncul kembali. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa efek botox tidak tahan lama.

Meski begitu, kerutan yang kembali tidak akan separah sebelumnya karena otot akan mengerut setelah sekian lama mengalami lumpuh.

Dosis botox yang masuk ke tubuh tentunya harus sesuai dengan repson tubuh Anda, setiap orang memiliki dosis yang berbeda-beda. Efek samping suntik botox untuk kerutan biasanya akan bertahan 3 sampai 6 bulan saja.

Baca:  Cara Membuat Trading Plan untuk Investasi Saham

Agar Suntik Botox Tetap Aman

Suntik botox memang aman jika pelaksanaannya benar dan dosisnya tepat. Food and Drug (FDA) dari Amerika telah menyetujui suntix botox pada usia mulai dari 18 tahun hingga 65 tahun.

Agar suntik botox ini tetap aman bagi tubuh, sebaiknya jangan lakukan botox pada orang yang mengalami hal di bawah ini:

  • Alergi terhadap komponen dalam cairan botox.
  • Alergi terhadap jenis toksin botulinum lain, atau pernah merasakan efeknya pada masa lalu.
  • Memiliki infeksi kulit atau riwayat penyakit kulit pada area yang akan mendapat suntikan.
  • Memiliki penyakit yang berpengaruh pada otot atau saraf, seperti miastenia gravis.
  • Gangguan pernapasan, seperti bronchitis dan asma.
  • Masalah pada kerongkongan.
  • Mengalami masalah perdarahan.
  • Berencana untuk operasi bedah dalam waktu dekat.
  • Memiliki riwayat bedah pada area wajah.
  • Memiliki riwayat lemah otot pada area dahi.
  • Sedang rutin meminum obat-obatan, vitamin, atau suplemen.

Berapa Lama Efek Sunti Botox Bertahan?

Ketahanan efek suntik botox setiap orang berbeda-beda, ada yang lebih lama dan ada juga yang lebih sebentar. Kisaran waktunya yaitu mulai dari 3 bulan sampai 6 bulan tergantung dosis.

Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi ketahanan efek botox pada wajah:

  • Usia tua, akan mendapat efek yang lebih cepat hilang.
  • Struktur wajah dan ekspresi.
  • Kebiasaan merokok.
  • Diet yang kurang benar.
  • Perawatan kulit seperti facial dan mikrodermabrasi.
  • Frekuensi paparan sinar matahari.

Prosedur suntuk botox biasanya memakan waktu 10 menit saja. Namun Anda harus tetap berkonsulitas agar efek samping suntik botox bisa lebih maksimal. Setelah mengetahui lebih dalam, Anda harus siap untuk menanggung efek samping dari botox ini.