Dedikasi Josep Guardiola Raih Penghargaan Manager Of The Years

Reportasee.com – Dedikasi Josep Guardiola hingga meraih penghargaan LMA Manager Of The Years menjadi hal yang membanggakan.

para pecinta bola pasti sudah mengenal Pep bukan ? Pria 50 tahun yang kini berprofesi sebagai manager di salah satu tim sepak bola dunia.

Saat ini Pep tengah menjadi bos dari tim Manchester City, namun sebelumnya Pep juga pernah melatih tim lain.

Banyak yang mengakui bahwa Pep sangat berbakat dalam bidang sepak bola, sehingga kemampuannya sebagai pelatih tidak perlu diragukan lagi.

Manager Man City ini pernah menjadi pemain sepak bola dan pria ini merupakan salah satu mantan pemain dari klub Spanyol..

Pep mulai debut dengan beberapa tim terbaik dunia, yang terakhir dia berpetualang dengan Barcelona hingga pensiun.

Pasang surut perjalanan Pep Guardiola dalam dunia sepak bola memang cukup mengesankan dengan 2 kali penghargaan yang diraihnya.

Selain itu Pep juga berhasil mengalahkan 5 manager terbaik lainnya seperti Emma Hayes, David Moyes, Daniel Farke, Marcelo Bielsa, serta Brendan Rodgers.

Sehingga penghargaan ini menjadi satu kebanggaan bagi dirinya dan akan Pep persembahkan bagi tim dan para staff dalam Man City.

Profil Josep Guardiola

Pria yang tengah menjadi manager Man City ini memiliki nama lengkap Josep Guardiola I Sala kelahiran Santpedor.

Lahir tanggal 18 Januari 1971, Pep memiliki kebangsaan sebagai warga Negara Spanyol, tidak heran jika memulai karier bersama Timnas Spanyol.

Pep memulai debut pada tanggal 14 Oktober 1992 bersama Barcelona dalam pertandingan melawan Irlandia baru.

Selama menjadi tim Barcelona, pria 50 tahun ini telah berhasil memberikan 19 gelar juara termasuk dalam La Liga Spanyol.

Kemudian Pep bergabung dengan Brescia dari tahun 2001 hingga 2003, lanjut pindah lagi dengan AS Roma selama 1 tahun pada 2002-2003.

Dan pep kembali memutuskan untuk melakukan transfer bintang ke Al-Ahli dari tahun 2003 hingga tahun 2005.

Tidak berhenti dengan klub Al-Ahli, Guardiola kembali pindah ke tim Dorados tahun 2005 hingga 2006 sebelum memutuskan untuk pensiun..

Setelah pensiun sebagai pemain, Pep berkesempatan untuk kembali bergabung dengan klub kesayangannya yaitu Barcelona.

Tahun 2007 Pep memulai karir sebagai pelatih bagi klub Barcelona B hingga tahun 2008, kemudian menjadi pelatih dalam tim Barcelona dari 2008-2012.

Setelah berhasil menjadi pelatih Barcelona Pep memutuskan untuk vakum pada tahun 2012, namun kembali tahun 2013 dengan menjadi pelatih Bayern Muenchen.

Pep menjadi pelatih Bayern Muenchen hingga tahun 2016, dan setelah itu Pep  memutuskan untuk melatih tim Man City hingga sekarang.

Josep Guardiola Mantan Pemain Bola Terbaik

Memulai debut sebagai pemain sepak bola bersama tim sepak bola Spanyol sesuai dengan kebangsaannya.

Karir terlama Pep dalam sepak bola adalah bergabung bersama  Barcelona di bawah kepelatihan Johan Cruyff, hingga Pep masuk menjadi bagian dream team.

Josep Guardiola menjadi pertama yang berhasil meraih gelar Eropa bagi tim Barcelona, tidak heran jika Pep menjadi kapten tim tersebut selama 4 tahun.

Setelah tampil dalam 253 pertandingan bersama dengan Barcelona dan berhasil memberikan 16 gelar, Pep memutuskan untuk transfer bintang ke tim Brescia.

Namun keberadaan pria 50 tahun ini di tim Brescia hanya berjalan selama satu tahun, lalu Pep beralih ke AS Roma dan bergabung selama satu tahun.

Tidak hanya itu, Pep juga pernah bergabung dengan tim Al-Ahli dan Dorados sebelum akhirnya pensiun.

Banyak gelar yang berhasil Pep raih selama menjadi pemain, mulai dari gelar sebagai individu terbaik hingga gelar bersama timnya.

Secara individu Pep mempunyai gelar Bravo Award tahun 1992, UEFA All-star Team tahun 1992 dan 2000, serta pemain terbaik dalam Olimpiade Spanyol tahun 1992.

Beralih Menjadi Manager Setelah Pensiun

Josep Guardiola mulai terjun ke dunia sepak bola saat berusia 13 tahun dan setelah berlatih beberapa tahun, Pep berhasil masuk Barcelona B.

Pria berusia ini berkarir sebagai pemain sepak bola yang menempati posisi sebagai gelandang bertahan selama 22 tahun.

Akan tetapi Pep memutuskan untuk pension sebagai pemain saat berusia 35 tahuu, namun dia tetap berkarir dalam bidang yang sama.

Pep Guardiola beralih profesi dari pemain menjadi pelatih dan mengawali karir dengan melatih Barcelona B.

Dari tahun 2007 hingga 2008, kemudian Pep beralih dengan melatih Barcelona mulai tahun 2008 hingga 2012.

Selama melatih Barcelona, Pep berhasil mengumpulkan 14 trofi juara di berbagai kompetisi sepak bola bersama tim didikannya.

Setelah kontrak dengan Barcelona selesai, pria asal Spanyol ini sempat vakum sementara waktu pada tahun 2012.

Dan kembali menjadi pelatih bagi tim Bayern Muenchen pada tahun 2013 hingga 2016.

Sama seperti saat menjadi pelatih Barca, Pep kembali menunjukkan kemampuannya sebagai pelatih berbakat.

Bersama Bayern Muenchen, Guardiola berhasil mengumpulkan 7 trofi kejuaraan kelas dunia yang sangat membanggakan bagi tim.

Hingga kontrak untuk menjadi pelatih Bayern Muenchen selesai di tahun 2016, kemudian Pep pindah menjadi pelatih Manchester City hingga sekarang.

Selama menjadi pelatih Man City, Pep berhasil membawa timnya untuk mengoleksi 10 trofi di berbagai kompetisi sepak bola dunia.

Sehingga trofi yang berhasil pria ini kumpulkan untuk timnya adalah 31 trofi dan akan bertambah menjadi 32 trofi jika Man City menang di Liga Champhions.

Pengabdian Guardiola Untuk Man City

Josep Guardiola mulai bergabung dengan tim Setan Merah yang merupakan julukan lain dari Mna City sejak tahun 2016.

Dan pada Juli 2021 kontrak Pep dengan Man City akan berakhir, namun baik tim maupun staff berharap Pep memperpanjang kontrak.

Selama menjadi pelatih Man City, Pep sudah berhasil membawa tim ini untuk menjadi juara beberapa kali hingga meraih 10 trofi.

Mulai dari 3 trofi Premier Laegue 3 tahun berturut-turut, 1 piala FA 2018/2019, 4 trofi Liga Inggris, dan 2 trofi Community Shield.

Dan bisa bertambah 1 trofi lagi bagi Man City apabila Pep berhasil membawa Mancity untuk mengalahkan Chelsea di Liga Champions.

Dengan hadirnya Pep memberikan permainan level baru bagi klub ini, dengan banyaknya pemain yang berkualitas dan bisa menjadi andalan.

Guardiola Sangat Menyayangi Aguero

Salah satu pemain andalan Josep Guardiola dalam tim Man City adalah Sergio Aguero yang berasal.

Pemain yang memiliki kebangsaan Argentina ini menempati posisi sebagai striker andalan dalam klub.

Bahkan Aguero memiliki julukan sebagai sang legenda karena termasuk striker yang telah mencetak banyak gol.

Selain itu Aguero sosok yang baik, tidak heran jika pria 33 tahun ini menjadi pemain kesayangan bagi Guardiola.

Namun sayang awal Juni 2021 kontrak Aguero di Man City akan selesai dan dia memutuskan untuk transfer bintang ke Barcelona.

Hal ini lantas membuat Pep merasa sangat sedih, bahkan membuat pria 50 tahun ini memberikan penghormatan kepada striker andalannya.

Dalam beberapa kesempatan wawancara Pep sampai menangis jika membahas tentang Sergio Aguero.

Selain terkenal berbakat menjadi pelatih, Pep juga memiliki sifat yang rendah hati jadi tidak heran jika Pep berhasil meraih penghargaan LMA.