32 C
Indonesia
Rabu, Agustus 4, 2021
BerandaBeritaCegah Bahaya Kanker Payudara Pada Wanita Sejak Dini

Cegah Bahaya Kanker Payudara Pada Wanita Sejak Dini

Reportasee.com – Cegah bahaya Kanker Payudara bagi wanita sejak dini, kaum wanita menganggap penyakit ini sebagai momok yang menakutkan. Penyakit ini juga termasuk sebagai penyakit berbahaya no. 1 di dunia yang dapat menyebabkan kematian.

Ada banyak macam penyakit kanker yang ada di dunia, mulai dari kanker paru-paru, kanker otak, kanker  hati, dan lainnya. Namun ada pula kanker yang sering kali menyerang hanya pada wanita seperti kanker rahim, kanker serviks, dan juga kanker payudara.

Meskipun kanker serviks terkenal sangat ganas, tetapi kanker pada payudara juga tidak kalah ganasnya pada wanita. Tidak heran jika banyak wanita yang takut terserang penyakit ini yang dapat berimbas pada kematian.

WHO selaku Badan Kesehatan Dunia telah melakukan penelitian secara khusus mengenai kanker ini. Dari hasil penelitian tersebut, Badan Kesehatan Dunia menemukan penyakit ini sebagai penyebab sebagian besar kematian wanita

Tidak hanya wanita yang bisa terjangkit penyakit ini, ada pula pria yang bisa terserang kanker berbahaya ini. Tetapi hanya sebagian kecil pria yang bisa mengidap kanker ini, tidak sebanyak pengidap wanita yang ada di dunia.

Untuk mewaspadai terserangnya penyakit ini, kita sangat perlu mewaspadai dengan mengetahui lebih banyak tentang penyakit kanker ini.

Mengenai Definisi Penyakit Kanker Payudara

Cegah bahaya Kanker Payudara bagi wanita sangat penting untuk di perhatikan sejak dini. Kanker Payudara merupakan suatu penyakit jenis kanker yang terjadi pada bagian payudara wanita.

Penyakit ini terjadi karena adanya pertumbuhan yang tidak terkontrol atau tidak normal pada sel-sel yang berada di dalam payudara.

Awal kemunculannya sel kanker ini tidak akan memberikan tanda atau gejala apapun pada si penderita. Sehingga pengidap kanker masih merasakan kondisi tubuh yang normal dan belum mengetahui keberadaan sel kanker ini dalam tubuh.

Meskipun masih seperti sel normal, sel kanker ini memiliki perilaku yang berbeda. Sel tersebut bisa berasal dari kelenjar susu (lobulus), saluran susu (duktus), atau bisa juga berasal dari jaringan ikat yang berada di dalamnya.

Sel yang tumbuh tidak normal ini bisa membelah diri secara cepat dan menyebar ke jaringan sekitarnya. Dengan sulitnya mengontrol penyebaran sel, maka sel kanker ini dapat berkembang ke berbagai organ dalam tubuh.

Hasil dari penelitian para ahli 70% kasus kanker ini bermula dari pembentukan sel yang tidak normal pada saluran susu. Sedangkan 15% dari kasus kanker ini bermula dengan adanya sel yang tidak kontrol pada kelenjar susu.

Untuk sisanya, sel kanker yang ganas ini bisa  berasal dari jaringan ikat yang ada di dalamnya. Di Indonesia penyakit ini terdeteksi sebagai kasus yang banyak terjadi di tengah masyarakat khususnya wanita.

Perihal Gejala Pada Penderita Kanker Payudara

Pada penderita yang masih stadium dini, mungkin gejala atau tanda dari keberadaan sel kanker dalam tubuh belum muncul.

Cegah bahaya Kanker Payudara pada wanita dengan mendeteksi sejak dini, sehingga sangat penting bagi kita terutama wanita untuk melakukan pengecekan setiap bulan.

Tepat 10 hari setelah masa haid, wanita pada umumnya bisa melakukan pemeriksaan secara rutin. Untuk pemeriksaan para wanita atau pria bisa melakukan SADARI secara mandiri tanpa harus pergi ke dokter.

Cara memeriksanya cukup mudah dan juga sederhana, hanya perlu menggunakan tangan masing-masing. Letakkan tangan pada payudara lalu raba searah dengan jarum jam, lakukan dengan teliti serta perlahan.

Hal ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan adanya benjolan atau perubahan lain pada payudara. Adapun gejala lain yang perlu diketahui untuk mencegah bahaya Kanker Payudara pada wanita ataupun pria :

  • Pengerasan atau benjolan pada suatu area pada payudara yang berbeda dengan keadaan sekitarnya
  • Benjolan pada area bawah ketiak, awalnya benjolan yang ada tidak menimbulkan rasa sakit
  • Kulit payudara berwarna kemerahan menyerupai kulit jeruk karena pori-pori membesar
  • Keluar cairan putih maupun darah dari puting payudara
  • Bentuk atau ukuran payudara yang berubah da tidak normal
  • Pembengkakan serta rasa nyeri pada payudara yang terjadi terus menerus atau berulang-ulang
  • Terjadi inversi atau retraksi pada puting, keadaan puting yang tertarik masuk ke dalam.
  • Area kulit payudara terdapat cekungan dan kulit sekitar puting mengelupas.
Baca:  Pembagian Kuota Kemendikbud Berbeda Tahun 2020
Baca:  Battlefield 2042 Hadirkan Multiplayer Hingga 128 Pemain

Faktor Penyebab Kanker Payudara

Penyakit kanker yang berada dalam tubuh manusia tentu sangat berbahaya dan patut untuk diwaspadai sejak dini. Salah satunya kanker yang terjadi pada bagian payudara ini, penyakit ini bisa menyerang baik wanita ataupun pria.

Perkiraan para ahli medis menyebutkan bahwa secara genetik penyebab kanker dengan menurunkan mutasi gen sekitar 5 hingga 10%. Akan tetapi ada faktor lain yang menjadi penyebab seseorang mengidap kanker pada payudara ini :

Memiliki riwayat Kanker Payudara

Baik dari ayah, ibu, atau kerabat sedarah lainnya yang pernah memiliki riwayat sakit kanker pada bagian payudara bisa menjadi salah satu faktor. Bahkan diri sendiri yang pernah memiliki riwayat sakit kanker pada salah satu payudara juga bisa menjadi faktor.

Usia Menopause

Wanita yang berusia diatas 50 tahun memiliki kemungkinan lebih mudah terserang penyakit ini. Hal tersebut terjadi karena faktor kondisi daya tahan tubuh yang semakin melemah.

Paparan sinar radiasi

Cegah bahaya Kanker Payudara pada wanita sejak dini dengan mengenali penyebab penyakit ini. Paparan radiasi pada tubuh dapat menjadi faktor penyebab kanker, mulai dari radiasi komputer, handphone, atau alat medis seperti  Ct scan atau alat rongen.

Obesitas

Memiliki kelebihan berat badan dapat menjadi penyebab seseorang terserang penyakit kanker. Hal tersebut terjadi karena pembentukan lebih banyak hormon estrogen oleh lemak jahat dalam tubuh.

Wanita yang belum hamil

Wanita yang belum hamil pada usia lanjut memiliki risiko terserang kanker daripada wanita yang sudah pernah memiliki anak sebelumnya.

Pengobatan Bagi Penderita Kanker Payudara

Untuk melakukan pengobatan pada penderita kanker biasanya dokter akan menyesuaikan dengan stadium kanker tersebut.

Selain itu medis juga akan melihat kondisi tubuh penderita, sensitivitas sel pada hormon, serta ukuran kanker. Ada beberapa pilihan pengobatan yang  sering dipergunakan para ahli medis dalam pengobatan kanker payudara.

Kemoterapi

Terapi ini menggunakan obat-obatan tertentu yang bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker yang ada dalam tubuh pengidap kanker.

Radioterapi

Terapi yang berguna untuk mematikan sel kanker dalam  tubuh dengan menggunakan sinar X bertenaga tinggi dan juga proton.

Terapi penghambat hormon

Para ahli kanker akan menggunakan cara ini jika hasil pemeriksaan penyebab kanker menunjukkan adanya sensitivitas terhadap hormon estrogen dalam tubuh.

Pembedahan

Cara terakhir yang biasanya dilakukan oleh para ahli medis adalah pembedahan payudara pada pengidap kanker.

Pembedahan bertujuan untuk mengangkat sel kanker atau benjolan, mengangkat seluruh payudara, atau mengangkat kelenjar limfe dengan jumlah terbatas,

Cegah bahaya kanker payudara pada wanita sejak dini dengan mengetahui lebih banyak tentang penyakit ini. Mulai dari definisi, penyebab, gejala, hingga pengobatan yang biasa dilakukan. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan SADARI sejak dini sebelum terlambat.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer