Berita

Buah Untuk Diet yang Rasanya Enak Dan Nagih

Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024

Ada banyak alasan mengapa orang-orang ingin berdiet, pun kini teknik menguruskan badan lebih beragam dan tidak lagi menyiksa. Salah satunya dengan diet karbohidrat atau mengurangi porsi makan berat. Ada juga yang memilih makan buah untuk diet sebagai pengganti camilan atau makanan utama.

Apalagi, buah umumnya tinggi serat, tapi rendah kalori. Sangat tepat Anda pilih bagi yang ingin mengurangi berat badan. Nah, berikut ini sederet buah yang direkomendasikan untuk diet. Tenang, rasanya enak, kok!

Grapefruit

Grapefruit adalah buah yang merupakan persilangan antara buah pomelo dan jeruk. Memang belum banyak tersedia di tukang buah pinggir jalan, tapi di luar negeri buah ini banyak orang pilih untuk buah penurun berat badan.

Grapefruit memiliki indeks glikemik (GI) rendah, yang berarti melepaskan gula dari buah ke aliran darahnya tidak terlalu cepat. Sangat cocok dijadikan diet rendah GI. Biasanya, orang-orang menikmati grapefruit dengan cara mereka jadikan jus, tapi Anda juga bisa menambahkannya dalam salad buah.

Apel

Jika Anda ingin diet tapi bingung menentukan makanan apa yang paling tepat, maka apel bisa jadi jawabannya. Apel rendah kalori dan tinggi serat, misalkan Anda memiliki sebuah apel dengan berat 223 gram, jumlah seratnya bisa mencapai 5,4 gram dengan 116 kalori.

Walau memang menyegarkan minum segelas jus apel, tapi ada penelitian yang menyebutkan bahwa mengonsumsi apel paling baik adalah dengan dimakan utuh. Ini karena makan langsung lebih mengenyangkan dan bisa membantu mengendalikan nafsu makan yang berlebih.

Bosan makan begitu saja? Coba nikmati dengan cara dipanggang atau sebagai salah satu isian kue buatan sendiri.

Kiwi

Buah untuk diet selain apel yang banyak Anda pilih lainnya adalah kiwi. Meski rasanya asam, kiwi bisa jadi penyeimbang dalam salad buah. Perlu Anda garis bawahi bahwa kiwi sangat kaya nutrisi, sebut saja seperti vitamin C, vitamin E, folat, dan serat.

Dilansir dari healthline.com, ada sebuah penelitian yang melibatkan 41 orang dengan pradiabetes yang mengonsumsi buah kiwi sehari dua buah dan dilakukan selama 12 hari, mereka berhasil menurunkan tekanan darah, bertambahnya vitamin C dalam tubuh, dan berkurang lingkar pinggang.

Tidak ketinggalan, ada manfaat baik lainnya yaitu sebagai pengontrol gula darah, meningkatkan kolesterol baik, dan mendukung kesehatan usus. Untuk itu, banyak yang mendukung kiwi sebagai buah untuk penurun berat badan.

Buah Beri

Anda mungkin tidak asing dengan buah beri. Biasanya sering dijadikan garnish dalam kue tart atau sebagai tambahan rasa dalam teh. Siapa sangka, buah mungil ini nyatanya baik untuk tubuh karena sebagai penambah tenaga yang minim kalori.

Sebuah penelitian mengatakan, mengudap 65 gram sebelum makan bisa membuat lebih kenyang sehingga makan makanan inti jadi bisa lebih dikurangi. Beri juga memiliki kelebihan lainnya, yaitu menurunkan kadar kolesterol, mengurangi tekanan darah, dan mengobati jika terjadi peradangan.

Tambahkan buah beri  segar atau beku dalam yogurt kesukaan Anda dan makan selagi dingjn. Namun ingat, yogurt tanpa pemanis atau perasa buatan malah akan menambah kalori.

Stone Fruits

Stone fruit atau yang juga disebut dengan buah yang berbiji keras memiliki contoh seperti buah plum, peach, aprikot, dan ceri. Kelebihannya yaitu rendah kalori, dan kaya nutrisi seperti vitamin C dan A dan disebut sebagai buah untuk diet yang baik.

Buah batu adalah jenis buah musiman yang ketika sudah tidak memasuki musimnya, akan sulit ditemukan. Nah, buah batu ini keras jadi untuk menikmatinya ada cara tersendiri. Anda bisa mencincangnya, kemudian dimakan dengan yogurt.

Markisa

Markisa adalah buah yang sangat menyegarkan jika dijadikan minuman saat dingin. Walaupun buahnya tidak lebih besar dari apel, tapi markisa kaya akan serat.

Nah, peran dari serat ini yang membantu memperlambat kerja pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan. Markisa juga memiliki kandungan piceatannol, zat yang bisa membuat turunnya tekanan darah.

Piceatannol juga meningkatkan sensitivitas insulin pada pria yang kelebihan berat badan meskipun dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai satu ini.

Melon

Buah yang kaya air memang sangat baik untuk dijadikan kudapan bagi seseorang yang diet, sebut saja seperti melon dan semangka. Melon juga kaya akan serat, potasium, dan antioksidan, seperti vitamin C, beta-karoten, dan likopen, meskipun termasuk dalam buah untuk diet yang rendah kalori.

Sayangnya, buah seperti melon dan semangka tadi memiliki kadar gula yang tinggi, jadi bagi penderita diabetes perlu kontrol makan supaya lebih hati-hati saat menikmatinya. Anda bisa makan langsung, menjadikannya smoothie, atau dibuat sebagai es krim yang lebih menyegarkan.

Banyak ‘kan buat untuk diet yang bisa Anda coba? Melihat daftar di atas, Anda bisa menjadikannya kudapan harian yang bervariasi, misalkan hari ini Anda membuat jus markisa, besok menikmati salad dari apel dan beri. Selamat mencoba!


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button