Teknologi

Antivirus Microsoft Hadir dengan Alat Keamanan Berbasis AI

Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024

Banyak sekali peningkatan yang mengagumkan dari dunia teknologi, salah satunya keberadaan antivirus Microsoft.

Terdapat peningkatan dalam antivirus tersebut yang mengagumkan dan menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia.

Sesuai dengan namanya, antivirus Microsoft baru ini hadir untuk memberikan perlindungan ekstra kepada para penggunanya.

Perilisan Antivirus Microsoft

Sebelumnya, perusahaan mengumumkan Microsoft 365 Copilot untuk ruang alat produktivitas para pengguna.

Raksasa teknologi tersebut saat ini menganggap sudah waktunya untuk membiarkan kecerdasan buatan atau AI mengatur postur keamanan organisasi pengguna.

Pengumuman tentang antivirus Microsoft beredar dalam sebuah unggahan di blog.

Selama bulan Maret 2023, Microsoft Secure yakni alat perusahaan mengungkap perilisan antivirus yang bernama Microsoft Security Copilot.

Sebagai informasi, ini merupakan alat yang ditenagai oleh model bahasa ChatGPT Open AI.

Perusahaan mengklaim alat tersebut sebagai produk keamanan pertama yang memungkinkan pembela HAM bergerak dengan kecepatan dan skala AI.

Microsoft Security Copilot menerima permintaan dari admin IT dan menindaklanjuti memakai versi model bahasa ChatGP-4.

Sistem tersebut berfokus kepada keamanan yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan Microsoft.

Perusahaan sejatinya mengakui bahwa sistem AI keluarannya tak selalu sempurna.

Walaupun begitu, AI mengklaim akan selalu mengalami peningkatan berkat sistem umpan balik dari para penggunanya.

Copilot Secure Microsoft

Klaim yang disebut oleh AI sesungguhnya ada benarnya dalam praktik sehari-hari.

Saat itu terjadi, Microsoft mengklaim akan menambah pekerjaan analis keamanan dan menyadari lebih banyak ancaman dibandingkan dengan yang lain.

Hal ini juga memungkinkan pendekatan keamanan yang lebih tradisional menjadi terlewatkan.

Argument untuk keterlibatan AI dalam keamanan berasal dari fakta bahwa serangan dunia maya tengah meningkat.

Selain itu, pelaku ancaman terus bekerja demi mengembangkan teknik baru untuk mengeksploitasi titik akhir yang rentan.

Ini akan mengalahkan perangkat lunak antivirus tradisional di dalam proses pengerjaannya.

Karena itulah, Microsoft mengklaim bahwa model tersebut dilatih pada 65 juta sinyal data keamanan yang dilakukan prose setiap hari.

Dikatakan, alat berbasis AI dibutuhkan untuk postur keamanan organisasi dan mengikuti lanskap keamanan yang terus saja berkembang.

Perusahaan percaya bahwa Microsoft Security Copilot nantinya memungkinkan organisasi untuk menanggapi insiden keamanan yang lebih cepat.

Sistem tersebut tidak hanya menawarkan deteksi yang relatif cepat, namun juga panduan langkah demi langkah serta reportase yang disesuaikan.

Semua hal itu akan ditingkatkan dengan keterampilan dari tim keamanan untuk publik di seluruh dunia.

Antivirus yang Sudah Terintegrasi

Sebagai informasi, sistem antivirus AI keluaran Microsoft sudah berintegrasi dengan produk Microsoft Security yang sudah ada sebelumnya.

Perusahaan mengatakan sedikit samar, bahwa tujuan akhir dari Security Copilot yaitu ekosistem produk pihak ketiga.

Lebih lanjut, perusahaan juga mengklaim teknologi ini merupakan sistem yang belajar untuk para pengguna.

Dengan demikian, sistem tersebut memungkinkan organisasi benar-benar bertahan menggunakan kecepatan mesin.

Di sisi lain, perusahaan Microsoft cenderung lebih cepat dalam memanfaatkan Bing yang telah terintegrasi dengan AI miliknya.

Sebab, Microsoft sudah menjelajahi dan menempatkan iklan di dalam tanggapan yang diberikan oleh Bing Chat.

Ini merupakan agen pencarian barunya yang didukung oleh sistem GPT-4 keluaran OpenAI.

Adapun tanggalan bersponsor tersebut akan diberi label dengan jelas, hal ini membuat satu pertanyaan di antara para pengguna.

Para pengguna bertanya-tanya, seberapa jauh mereka benar-benar melihat model iklan lama di dalam mesin telusur.

Perusahaan Microsoft mengkonfirmasi hal ini akan terjadi walaupun dalam bentuk percobaan untuk pengguna.

Di samping itu, tetap menarik untuk melihat antivirus Microsoft mendatang di seluruh komputer pengguna.

Lanjutkan Membaca
Back to top button