Berita

Affiliator Daniel Bondol Viral, Diduga Jadi Manager Binomo Indonesia

Reportasee.comAffiliator Daniel Bondol saat ini tengah menjadi perhatian masyarakat khususnya para trader yang ada di Indonesia.

Nama Daniel Bondol sendiri rupanya ikut terseret dengan kasus Binary Option yang baru-baru ini menghebohkan publik.

Kasus binary option sendiri masih terus bergulir di pihak kepolisian dan mencuri perhatian warganet.

Terkait kasus tersebut, sudah ada Doni Salmanan dan Indra Kenz yakni affiliator yang menjadi tersangka.

Setelah kedua nama itu menjadi viral, kini ada nama baru yang berkaitan dengan penipuan Binary option yakni Daniel Bondol.

Banyak warganet yang menduga bahwa Daniel Bondol adalah seorang affilator Binary Option Indonesia.

Selain itu muncul dugaan jika Daniel Bondol adalah seorang manager platform Binomo di Indonesia.

Adapun sebelumnya, Daniel Bondol sendiri terkenal sebagai seorang affiliator binary option dalam platform Binomo.

Dari kabar yang tersebar, Daniel Bondol sudah menggeluti industri binary option Binomo sejak tahun 2019 lalu.

Kabarnya affiliator Daniel Bondol bergabung dengan Binomo hampir berbarengan dengan Fakarich.

Dalam percakapan antara Indra Kenz dengan Fakar Rich telah tampak seberapa dekat di antara mereka berdua.

Memang penangkapan Indra Kenz dan Doni Salmanan membuat seluruh affiliator Binary option menjadi ketar-ketir.

Bahkan orang-orang yang bergabung sebagai affiliator binary option langsung menghapus jejak digital mereka dalam kegiatan binary option.

Jejak digital yang mereka hapus mulai dari postingan kanal YouTube, Facebook, Instagram ataupun akun sosial media lain.

Karena itulah kini pihak kepolisian cukup sulit untuk mendapatkan jejak digital terkait affiliator binary option tersebut.

Viral, Warganet Minta Kepolisian Tangkap Affiliator Daniel Bondol

Meskipun jejak digital affiliator binary option sudah mereka hapus, tetap saja keberadaan mereka terungkap.

Hal ini lantaran banyaknya korban melapor, pada akhirnya satu per satu bukti kejahatan Doni Salmanan dan Indra Kenz mudah kepolisian temukan.

Dari beberapa video jejak online Bondol Trader yang publik temukan, begitu jelas bagaimana sosok Bondol Trader mempromosikan aktivitas binary option Binomo.

Publik melihat dengan jelas saat affiliator Daniel Bondol mempromosikan binary option Binomo di dalam video unggahannya.

Bahkan hampir di setiap video Bondol Trader, ia selalu mengingatkan kepada para penonton agar ikut bergabung dalam grup VIPnya.

Hal ini bertujuan agar banyak orang mendapatkan edukasi serta teknik handal supaya mudah profit konsisten di platform Binomo.

Selain itu terkuak bagaimana cara Bondol Trader menarik perhatian para penonton agar bisa bergabung.

Rupanya Bondol Trader memperlihatkan saldo akun besar serta tingkat profit yang cukup tinggi di setiap videonya.

Video unggahannya ini disinyalir merupakan strategi Bondol guna menarik perhatian penonton untuk percaya.

Setelah percaya, para penonton kemudian terpengaruh agar bisa bergabung dengan link program affiliasi Bondol Trader.

Lantas warganet pun turut mengomentari tentang Bondol Trader Affiliator Binary option yang kuat dugaan menjadi manager Binomo di Indonesia.

Salah seorang warganet berkomentar jika ia adalah korban loss sebesar 1,4 miliar melalui link afiliasi Bondol Trader atau Daniel Bondol.

Karena kerugian yang sangat fantastis inilah membuat korban berharap pihak kepolisian bisa menangkap Daniel Bondol.

Ada juga pengakuan warganet yang mengatakan karena terpengaruh Bondol Trader ia ikut trading di Binomo.

Bahkan total kerugian dari warganet satu ini mencapai 37 juta rupiah.

Sayangnya saat ini akun Bondol Trader sudah hilang dan membuat orang bertanya-tanya kemana perginya sosok Daniel Bondol.

Sebagai informasi, nama affiliator Daniel Bondol sudah masuk dalam jajaran pemanggilan untuk pemeriksaan Polisi.

Walaupun masih berstatus sebagai saksi, para korban yakin nasib Bondol Trader akan sama seperti Doni Salmanan dan Indra Kenz.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Back to top button