28.6 C
Indonesia
Senin, November 18, 2019
No menu items!

Waspada DBD di Cilacap, Fogging Baru 75 Persen

Wajib Baca

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu...

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di...

CILACAP,- DINAS Kesehatan (Dinkes) Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) mewaspadai lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada bulan Mei 2019. Dinkes mewaspadai DBD di Cilacap, Fogging hingga sekarang baru dilaksanakan 75 Persen.

Pasalnya, hingga akhir Mei kasus DBD di wilayah kota Cilacap mencapai 347 kasus. Pada tahun ini, kasus DBD meningkat drastis jika dibandingkan pada periode yang sama pada 2019 silam.

Waspada DBD di Cilacap

Demam berdarah dengue (DBD) di kediaman Kabupaten Cilacap tidak hanya ditemukan di wilayah timur saja. Tetapi, sekarang muncul di wilayah bagian kota Cilacap, sebagaimana dibuktikan oleh temuan beberapa kasus yang dilakukan adanya penemuan fogging hari Rabu (15/5/19).

“Kini malah sering ditemukan kasus di wilayah Kota seperti di Cilacap Utara. Kalau wilayah lain malah mulai menurun. Seperti timur yang sebelumnya ditemukan banyak kasus sekarang agak menurun,” kata Hutomo Eko Prasetyo, kepala bagian P2M (Pencegahan Pencegahan Penyakit).

Sejauh ini, jumlah fogging yang sudah dilaksanakan sekitar 45 kali, lebih besar dari total anggaran yaitu sebanyak 60 kali. Dimana jumlah fogging ini dilaksanakan penyebaran di semua wilayah Kabupaten Cilacap. Ia berharap, kasus demam berdarah tidak bertambah karena perhatian warga publik terhadap PSN (pemberantasan sarang nyamuk).

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami telah banyak melaksanakan fogging di kota-kota dan pinggiran kota seperti Menganti, Kuripan dan daerahn lainnya,” katanya.

Menurutnya, sekarang memasuki musim kemarau atau pergantian cuaca, kasus demam berdarah mulai berkurang. Tetapi, tetap harus dilakukan antisipasi kepada warga, Jika masih ada genangan air di masyarakat setelah musim hujan. Tentu saja masih bisa menjadi tempat beternak dan membiakkan nyamuk.

“Penularannya dari musim hujan kemarin, mungkin ada transmisi nyamuk atau larva, dan kami berharap masyarakat tetap waspada, terutama bulan puasa sekarang dan Lebaran kebersihan dan juga kesehatan harus tetap dijaga,” katanya.

Jumlah kasus yang terjangkit DBD di Cilacap berjumlah 347, dan 5 orang telah meninggal dunia. Sementara hinga kini masih ada rekapitulasi untuk jumlah kasus di wilayah Cilacap. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu es kecil di luar Pluto....

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di Indonesia, meskipun ponsel besutannya tampak...

Liverpool Kalahkan Manchester City Dengan Skor 3 – 1

Reportasee.com,- Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 3 - 1. Partai ke-13 Liga Primer Inggris itu telah memanas di Anfield...

Ampuh! Cara Menghilangkan Bau Ketiak

Reportasee.com - Ternyata, cara menghilangkan bau ketiak sangatlah mudah. Tapi, biar hasilnya efektif dan permanen, sebaiknya kamu mengenali sumber yang penyebab ketiak kamu menjadi...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -