adplus-dvertising
32 C
Indonesia
Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaVirus B117 Inggris Kenali Tentangnya Juga Pencegahannya

Virus B117 Inggris Kenali Tentangnya Juga Pencegahannya

Reportasee.com – Virus B117 Inggris saat ini tengah ramai ada dalam berbagai pemberitaan baik di tanah air juga mancanegara.

Sebab varian baru virus ini sudah masuk ke Indonesia dan membuat gempar di tengah masyarakat.

Pasalnya virus ini terdengar lebih berbahaya dan cepat menular daripada virus yang sudah ada sebelumnya.

Apalagi pandemi Covid 19 masih belum berakhir terlebih hilang namun malah ada pembaruan dari jenis ini.

Corona dengan varian B117 ini merupakan hasil mutasi dari virus sebelumnya.

Tercatat sudah berjumlah sampai 23 jenis mutasi dan angka tersebut akan terus mengalami perkembangan.

Mutasi ini pertama kali muncul pada bulan September tahun lalu pada kawasan Inggris.

Menurut prediksi dari ilmuwan negara tersebut bahwasanya virus ini terbilang cukup cepat menular daripada sebelumnya.

Bahkan hanya dalam kurun waktu 2 bulan saja sudah terdapat laporan bahwa kasus di London mencapai seperempatnya.

Pada satu bulan kemudian pun justru naik tiga perempat.

Karakteristik pada varian ini terbilang lebih kuat ketimbang Covid-19. Juga pada kemampuan untuk berkembang biak cukup cepat.

WHO mengungkapkan bahwa 60 negara sudah terpapar akan wabah ini, salah satunya yaitu Indonesia.

Gejala Terpapar Virus B117 Inggris

Siapapun bisa terkena virus ini bahkan termasuk anda sekalipun.

Untuk itulah pentingnya mengetahui gejala dari orang yang terpapar B117 guna melakukan pencegahan.

Corona B117 memiliki gejala yang hampir serupa dengan pendahulunya namun masih terdapat beberapa perbedaan.

Diantaranya batuk berkelanjutan yang menjadi tahap awal penderita terjangkit wabah ini.

Jika Anda menemukan orang dengan kondisi demikian dan tidak kunjung membaik ada baiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.

Selanjutnya adalah mudah lelah karena pasien yang terpapar virus B117 Inggris memiliki sitokin di dalam sistem imun.

Hal ini sebagai respon sebab telah terinfeksi karena virus.

Sedangkan efek yang muncul dari tubuh sebab berusaha melakukan perlawanan terhadap patogen yaitu merasa cepat lelah secara terus menerus.

Selain hal tersebut, virus ini juga memiliki kemampuan untuk menyerang pada lapisan jaringan penting terlebih serat otot.

Sehingga jaringan yang berada dalam tubuh manusia mengalami peradangan dan mengakibatkan nyeri sendi serta sekujur tubuh merasa lemah.

Ciri lainnya yang akan orang alami kala terpapar virus B117 Inggris yaitu sakit tenggorokan dan termasuk gejala umum.

Sehingga hal ini menjadi sulit sebagai pembeda khusus antara penyakit radang tenggorokan umumnya atau gejala terpapar Corona.

Namun jika anda merasa mengalami sakit pada tenggorokan sehingga timbul perasaan tidak nyaman alangkah baiknya segera periksakan keadaan tersebut.

Imunitas pada tubuh manusia akan memberikan respon terhadap virus yang masuk ke dalamnya.

Sehingga kala seseorang terpapar virus B117 Inggris maka pada badan menjadi menggigil dan timbul suhu tubuh meningkat atau demam.

Pencegahan Terhadap Virus

Anda boleh saja khawatir namun hindarkan dari reaksi berlebihan.

Lantaran masih ada beberapa cara untuk mencegah virus B117 Inggris menyasar dalam tubuh.

Pertama gunakanlah masker dengan lapisan ganda.

Penggunaan masker sejak awal begitu dianjurkan sebagai langkah mengurangi resiko penyebaran virus.

Apalagi kini terdapat mutasi baru yang penyebarannya lebih mudah dari virus sebelumnya.

Antisipasi selanjutnya yaitu lebih rutin lagi untuk mencuci tangan menggunakan bahan kimia beralkohol.

Sebab terdapat prinsip lebih baik mencegah daripada mengobati.

Anda dapat mencuci tangan kala melepaskan masker sebelum menyentuh daerah penting pada kepala.

Terlebih pada area mata, mulut juga hidung.

Vaksinasi sejauh ini menjadi sebuah cara guna mengantisipasi virus B117 Inggris.

Karena tubuh membutuhkan stimulan dari luar pula agar kekebalan lebih meningkat.

Seseorang dengan kekebalan tubuh rendah di dalamnya rentan akan paparan virus dari luar.

Karena itu diperlukan perlindungan tambahan berupa pemberian vaksin.

Sebagian besar masyarakat yang menjalani karantina mengungkapkan bahwa hal tersebut begitu membosankan.

Oleh karenanya banyak orang yang kini menjalankan aktivitas mereka sebelum merebaknya wabah.

Tetapi tindakan tersebut merupakan langkah negatif dan salah besar.

Lantaran dengan begitu kemungkinan virus terpapar semakin tinggi dan menambah jumlah penderita.

Karena itulah sebagai masyarakat baik patuhilah peraturan pemerintah yang ada guna memutus penularan sekitar publik.

Apalagi varian virus B117 Inggris lebih mudah menyebar sehingga sangat penting mematuhi social distancing dengan baik.

Negara Terpapar Mutasi Virus

Meskipun sudah masuk ke tanah air, faktanya Indonesia bukanlah negara dalam Asia yang melaporkan terdapat mutasi virus B117 Inggris dalam masyarakatnya.

Terdapat beberapa negara selain Indonesia yang sudah melaporkan varian baru ini dalam negara mereka.

Seperti Malaysia yang melaporkan pada 9 Januari 2021 tentang jenis baru virus ini.

Tercatat dari halaman Malay mail kasus ini terdeteksi terhadap orang dengan riwayat telah melakukan perjalanan dari negara Inggris asal virus ini.

Bahkan kasus kedua dari virus B117 Inggris ini terjadi pada 5 Febuari 2021 di mana terdapat seorang pendatang dari Timur Tengah datang ke Malaysia.

Dirjen Kementerian Kesehatan negara Malaysia langsung yang mengungkapkan kasus tersebut.

Negara kedua yaitu Singapura yang melaporkan kasus pertama virus B117 Inggris tepatnya pada tanggal 23 Desember 2020 lalu.

Namun identitasnya tidak diketahui. Pasien tersebut tiba di Singapura pada 6 Desember dan menjalani karantina selama 2 minggu.

Tanggal 29 Januari 2021 negara Singapura tercatat sejumlah 25 kasus Covid varian baru tersebut.

Hal ini tercatat pada halaman CNA. Sejumlah 5 dari 20 kejadian tersebut, pasiennya ada dalam berkelompok menurut Departemen Kesehatan.

Sedangkan pada 20 kasus lain terdapat pada WNA dengan kedatangan dari negara Eropa.

Vietnam menjadi negara selanjutnya yang melaporkan tentang virus B117 Inggris pada tanggal 28 Januari 2021.

Kementerian kesehatan Vietnam pun mengkonfirmasi akan dua kasus yang tertular dalam lokal. Hal ini terdapat pada halaman CNA.

Salah satu kasus tersebut terdapat dari pasien yang terpapar pada seseorang dengan hasil positif varian baru virus ini di Jepang.

Paparan Virus Pada Negara Lain

Filipina pertama kali melakukan konfirmasi tentang keberadaan mutasi virus B117 Inggris di Januari 2021.

Adapun total kasus tersebut pada halaman CNA menjadi sejumlah 62 peristiwa.

Departemen kesehatan Filipina melaporkan bahwa sebanyak 13 kasus asalnya dari warga Filipina yang baru saja kembali dari luar negeri sekitar tanggal 3 sampai 27 Januari.

Thailand juga melakukan pelaporan tentang kasus pertama mereka dalam virus B117 Inggris tepatnya 3 Januari 2021.

Pada laman Reuters, pertama kali varian tersebut ada pada sebuah keluarga dengan jumlah 4 orang anggota yang tengah berada di tempat karantina Thailand lantaran sebelumnya dari negara Inggris.

Dirjen KarnKawinPong mengungkapkan, Kemenkes Thailand sudah merekomendasikan pada pemerintah setempat agar meminimalisir dari negara Inggris.

Mutasi dari Corona yaitu virus B117 Inggris ini memang cukup berbahaya lantaran lebih cepat menular dari satu penderita ke orang lainnya.

Anda harus berhati-hati dan mengikuti semua saran yang tersedia guna meminimalisir penyebaran wabah tersebut.

Mari bersama-sama lindungi diri dan orang lain agar pandemi segera berakhir.

Editor : Annastasya Wulandari

Berita Terkait
- Advertisment -

TERPOPULER