Viral! Dua Polisi Pukul dan Tendang Ramlan dikenal Sebagai (ODGJ)

0
163
Viral! Dua Polisi Pukul dan Tendang Ramlan dikenal Sebagai (ODGJ)

Reportasee.com – Viral di media sosial Instagram video yang begitu menyayat hati. Dua oknum anggota polisi, R dan E telah menganiaya pria berkaos kusam, hingga terluka.

Pantauan video yang pertama kali diupload oleh akun Instagram, @Cetul22, Minggu (24/5/2020). video ini, nampak E mendorong pria berkaos kusam sampai tersungkur dan terjatuh.

Kemudian pria yang sudah diketahui dengan nama Ramlan berusaha untuk berdiri, kemudian R membanting tubuh Ramlan cukup keras. R serta Ramlan selanjutnya terlibat adu jotos.

Dilansir TribunJakarta.com dari Kompas.com, dari peristiwa yang terjadi di Desa Bagok Sa, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (23/5/2020).

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro mengungkapkan, bahwa dari kejadian itu berawal ketika R dan E menyosialisasikan dan memasang spanduk larangan mudik Idul Fitri tepatnya di Desa Bagok Sa.

Menurut Eko, selanjutnya Ramlan memarahi dan membentak R dan E dengan kata-kata “mana duit saya dan tekenan nanti saya pukul tidak takut kamu polisi”.

R dan E sudah berusaha menghindar kemudian menjauh dari Ramlan. Tetapi, tiba-tiba Ramlan menarik kerah baju E dan kemudian hendak memukulnya.

Perkelahian antara Ramlan dan kedua polisi tidak terelakan. Di kampung itu Ramlan sudah dikenal sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Akibat dari peristiwa ini, ODGJ mengalami bekas luka di tubuhnya. Eko menegaskan tidak membenarkan tindakan R dan E, mengingat hal ini bahwa keduanya adalah polisi.

“Itu tindakan yang tidak dibenarkan, mereka melanggar kode etik Polri. Apapun alasanya tindakan yang dilakuan oleh anggota kami itu tidak dibenarkan. Sebagai anggota Polri harus menjunjung tinggi kode etik untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat juga memiliki kesabaran berlebih,” ujar Kapolres melalui siaran pers, Senin (25/5/2020).

Eko telh memastikan sanksi kode etik telah diberikan kepada R dan E. Tim Propam Polres Aceh Timur menahan dua personel polisi.

“Dia kena sanksi disiplin dan kode etik. Sekarang ditahan di sel Propam,” ungkap Eko.***

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here