Viral Curhatan Anak Kecewa Atas Kelakuan Ayahnya, Ini Dampak Psikologis yang Dialami

Advertisement

Video curhatan anak kecewa atas kelakuan ayahnya menjadi viral di sosial media dan menarik banyak perhatian.

Bagaimana tidak, anak yang masih kecil tersebut harus mengerti dan memahami kondisi dalam keluarganya.

Bahkan anak sekecil itu sudah harus merasakan kekecewaan yang mendalam terhadap ayahnya sendiri.

Curhatan Anak Kecewa Atas Kelakuan Ayahnya, Suka Bagi Uang ke Wanita Lain

Belum lama ini, ada sebuah video viral yang memperlihatkan seorang anak perempuan tengah mencurahkan isi hatinya terkait kelakuan sang ayah.

Aksi sang anak yang berada di unggahan akun @rumpi_gosip tersebut pun langsung mencuri perhatian.

Advertisement

Dalam postingan yang kini viral, sang anak sering menyebut bahwa ayahnya kerap kali tebar pesona ke banyak orang.

Bahkan ia merasa kecewa karena sang ayah dengan mudahnya memberikan uang kepada wanita lain.

Sementara itu dia sendiri sebagai anak tak pernah mendapat uang dari ayahnya.

Lebih lanjut, anak perempuan yang tampil dengan baju berwarna pink ini turut menjelaskan perjuangan ibunya.

Di mana sang ibu rela bekerja sejak pagi demi bisa menghidupi semua anaknya.

Dia merasa sang ayah sudah menelantarkannya karena ayahnya itu tidak pernah mengetahui kondisi anaknya sendiri.

Bukan itu saja, dia juga menyebut bahwa ayahnya tak pernah memberikan uang kepada istrinya sendiri, melainkan untuk wanita lain.

Bahkan, menurut penuturan anak tersebut, ayahnya juga tak tahu jika si teteh yang tampaknya adalah kakaknya sedang sakit.

Tidak butuh waktu lama, postingan yang berisi curhatan anak kecewa atas kelakuan ayahnya langsung menjadi sorotan warganet.

Banyak dari warganet yang merasa iba dan mendoakan anak tersebut dan keluarganya supaya mendapat kemudahan untuk menjalani kehidupannya.

Dampak Psikologis Sang Anak

Menilik kondisi yang anak itu alami, tentu saja ada banyak dampak psikologis yang akan ia rasakan.

Berikut ini ada sejumlah dampak psikologis anak yang besar namun ditelantarkan ayahnya seperti dalam video.

1. Merasa Tidak Aman  

Menyadur dari situs Children’s Bureau, seorang anak korban penelantaran ayahnya berpotensi merasa ditinggalkan.

Bahkan ia juga merasa khawatir dengan dirinya sendiri serta perasaan sejenis lainnya.

Tidak jarang sang anak merasa bahwa ia adalah alasan mengapa ayahnya berbuat seperti itu.

Anak yang besar dalam kondisi demikian kerap kali menyalahkan dirinya sendiri dari kondisi yang ia alami.

2. Sulit untuk Menyesuaikan Dirinya

Bukan itu saja, anak yang besar namun menjadi korban penelantaran ayah kerap kali mempunyai masalah dalam bersikap dan perilakunya.

Ia sering kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Bahkan mungkin saja dia makan melakukan aksi bullying kepada temannya.

Biasanya, perilaku intimidasi atau bullying ia gunakan agar bisa menyembunyikan rasa gugup, takut dan tak bahagia karena besar dalam kondisi tersebut.

Bukan itu saja, ia juga lebih berisiko melakukan aksi kriminalitas ketika usianya sudah beranjak dewasa.

3. Gangguan Dalam Kemampuan Akademis

Rupanya dampak psikologis dari penelantaran anak yaitu juga dapat mempengaruhi kemampuan di bidang akademisnya.

Dia cenderung putus sekolah ketika usianya baru menginjak 16 tahun.

Selain itu ia juga lebih berisiko mengalami gangguan saat belajar.

4. Masalah Kesehatan di Bidang Seksual

Seorang remaja terutama perempuan yang besar tanpa sosok ayahnya mempunyai potensi untuk mengalami masalah dalam kesehatan seksual.

Bahkan anak tersebut berisiko sudah melakukan hubungan seksual sebelum genap berusia 16 tahun.

Lebih parahnya lagi, psikologis anak tersebut mungkin cenderung lebih berani untuk melakukan seks bebas.

Besar harapan curhatan anak kecewa atas kelakuan ayahnya tidak terjadi lagi, dan sang ayah sadar akan kesalahannya.

Show More
Advertisement