Viral Balita Terkena Herpes Setelah Dicium Orang Dewasa, Kenali Bahayanya

Advertisement

Reportasee.com – Viral balita terkena herpes setelah dicium orang dewasa menjadi buah bibir di kalangan warganet.

Hal ini berawal dari sebuah unggahan di sosial media Instagram yang kemudian menjadi viral.

Dalam unggahan itu terdapat cerita mengenai seorang balita yang terkena penyakit herpes.

Dari keterangan pada postingan tersebut, balita ini mengidap herpes setelah orang dewasa menciumnya.

Cerita itu berasal dari unggahan akun Instagram bernama Tiny Hearts Education.

Advertisement

Pada unggahan tersebut, ada seorang ibu di negara Australia yang bernama Leah Green.

Ibu Leah Green menyebut putrinya yang baru berumur 21 bulan sudah mengidap infeksi herpes simpleks oral.

Berdasarkan informasi dari Leah Green, sang putri mengidap penyakit herpes setelah orang dewasa lain menciumnya.

Dalam unggahannya, Leah awalnya mengatakan untuk dengar dan pelajari langusng dari pengalamannya mengapa orang-orang tak boleh mencium bayi atau anak-anak.

Apalagi kalau bayi atau anak-anak itu bukanlah milik mereka.

Kemudian Leah menjelaskan suhu anaknya naik menjadi 39 derajat celcius setelah orang dewasa menciumnya.

Setelah itu sang bayi yang baru berusia 21 tahun pun terjangkit virus herpes.

Ketika virus herpes tersebut aktif, kemudian muncul bintik bintik berukuran kecil.

Bintik bintik itu seperti melepuh yang ada di dalam ataupun sekitar bagian mulut anaknya.

Leah menjelaskan dalam beberapa jam saja, bintik-bintik itu sudah menyebar di bagian wajahnya .

Sementara pada bagian mulut putri Leah, terbentuk bintik-bintik berwarna putih.

Cerita Viral Balita Terkena Herpes Setelah Dicium Orang Dewasa

Masih dalam unggahan yang sama, Leah menjelaskan semua bintik-bintik itu kemudian berubah menjadi seperti kotoran yang mengerikan.

Perubahan itu terlihat jelas terutama tepat di belakang gigi putrinya dalam cerita viral balita terkena herpes setelah dicium orang dewasa.

Bukan hanya itu, Leah menyebutkan pula bahwa sang putri begitu kesakitan sampai tak bisa makan ataupun sekadar minum.

Selain itu Leah pun bercerita pula adanya sentuhan sedikit saja membuat bintik-bintik itu menjadi berdarah.

Malangnya sang putri kecilnya akan berteriak merasa kesakitan.

Kemudian Leah pun berharap supaya ceritanya dapat membuka kesadaran orang-orang.

Bukan hanya itu, Leah berharap pula kasus serupa tak akan terjadi para orang lainnya.

Leah menegaskan agar orang-orang jangan mencium atau membiarkan siapa pun untuk mencium bayinya.

Mengutip dari media setempat, terkuak bahwa bayi yang baru lahir mempunyai sistem kekebalan terbilang lemah.

Hal ini membuat orang tua harus ekstra merawat bayi saat beberapa minggu pertamanya.

Sebab paparan terhadap bermacam jenis virus serta bakteri bisa membahayakan nyawa si bayi.

Orang lain tentunya harus selalu mencuci tangan dengan baik sebelum hendak menyentuh seorang bayi.

Hal ini lantaran tangan kita merupakan rumah untuk ribuah pathogen.

Demikian juga bahkan bagian wajah orang dewasa sudah terdapat ribuan organisme mikroskopis.

Sehingga saat kita sedang mencium bayi, pathogen tersebut dapat berpindah ke kulit si bayi.

Virus itu sendiri bisa membahayakan nyawa bayi yang masih rentan.

Bayi begitu rentan terhadap virus HSV-1 yang lebih kita kenal dengan Herpes Simplex Virus.

Pada orang dewasa, virus tersebut bisa menyebabkan luka di sekitar bibir dan mulut.

Orang yang sudah terinfeksi virus tersebut bahkan tak memperlihatkan gejala khusus.

Akan tetapi virus bisa berakibat cukup fatal untuk bayi sehingga muncullah cerita viral balita terkena herpes setelah dicium orang dewasa.

Beberapa orang mungkin saja mempunyai luka di sekitar bibir serta aktivitas berciuman.

Hal inilah yang bisa menularkan virus herpes ke orang lain.

Show More
Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *