Venus Diselimuti Bercak Gelap Misterius

0
489
Venus Diselimuti Bercak Gelap Misterius
Foto : Venus

Reportasee.com,- Venus telah diselimuti bercak gelap misterius di sekitar awannya. Hal ini memicu para astronom yang kembali ke Carl Sagan untuk meneliti mikroorganisme ekstraterestrial tentang Planet itu.

Melansir dari Astronomy, Jumat (30/08/2019), sesuatu yang misterius berputar di tengah-tengah awan Venus. Atmosfer yang keras dan panas di Planet ini penuh dengan karbon dioksida dan asam sulfat.

Gas atmosfer beredar di tengah lapisan awan planet itu sesuai dengan pola yang tidak sepenuhnya dipahami para ilmuwan. Dan awan-awannya juga mengandung bercak gelap dan aneh yang disebut “Peredam Tak Dikenal” lantaran mereka menyerap sejumlah besar radiasi matahari.

Baca:   3 Fakta Luar Angkasa yang Perlu Diungkap

Belum ada yang menentukan apa tambalan gelap ini. Tetapi para ilmuwan berspekulasi bahwa itu mungkin bentuk belerang, besi klorida atau bahkan kehidupan mikroskopis.

Saat ini, pimpinan tim ilmuwan dari Pusat Astronomi dan Astrofisika di Universitas Teknik Berlin, Yeon Joo Lee telah menunjukkan bahwa peredam yang tidak diketahui itu mempengaruhi cuaca Venus.

Penelitian Ilmuwan Terhadap Venus

Planet tersebut tak jauh beda dengan Bumi, dimana energi yang menggerakkan angin atmosfer berasal dari Matahari.

Baca:   Johny Setiawan Temukan Planet Baru HIP 13044 b

Dengan mempelajari lebih dari satu dekade data dari Express, Akatsuki, Messenger dan Teleskop Antariksa Hubble, para peneliti itu menemukan hubungan antara awan Venus dan anginnya.

Diketahui, awan menyerap radiasi matahari sehingga menyebabkan perubahan suhu yang memengaruhi pola angin.

Sementara peredam yang tidak diketahui itu tampaknya memainkan peran dalam proses ini dengan memengaruhi beberapa energi yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa.

Baca:   Astronom Temukan Alam Semesta Dalam Komputer

Teori Peredam Tak Diketahui di Venus

Lee mengamati bahwa partikel-partikel yang membentuk tambalan gelap di awan Planet itu menyerupai mikroorganisme di atmosfer Bumi. Karena ada beberapa spesies yang memiliki sifat fisik, kimia dan spektral yang konsisten dengan komposisi awan Venus, mereka mungkin telah berevolusi secara independen.

Ilmuwan di Planetary Science Institute, Emilie Royer yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan bahwa tidak ada teori yang diajukan tentang peredam tak diketahui itu.

“Hasil tersebut sangat penting karena setiap informasi yang kami peroleh dari tingkat atmosfer dari awan atas akan membantu menyelesaikan teka-teki atmosfer misterius planet ini,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.