UMK Tertinggi di Indonesia Dipegang Karawang

0
108
UMK Tertinggi di Indonesia Dipegang Karawang
Foto : Pekerja Pabrik di Karawang

KARAWANG,- Seorang karyawan atau tenaga kerja pastinya mengharapkan gaji tinggi dengan berbagai tunjangan dan fasilitas yang baik. Akan tetapi itu semua tergantung pada kebijakan perusahaan dan ketentuan pemerintah. Dalam hal ini berdasarkan penetapan UMK Kota/ Kabupaten dan UMP Provinsi.

Pekerjaan bergaji sangat besar selalu menjadi impian banyak orang. Untuk mendapatkan pekerjaan bergaji besar di Indonesia tidak semudah mendapatkan pekerjaan bergaji besar di luar negeri.

Hal inilah yang membuat sebagian angkatan kerja di Indonesia lebih memilih bekerja di luar negeri ketimbang di dalam negeri. Untuk gaji di tanah air paling besar Rp. 3.919.292. Hal ini sesuai UMK tertinggi di Indonesia yang ditempati oleh Karawang.

UMP merupakan singkatan dari Upah Minimum Provinsi. UMP di setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Pengertian UMP sendiri adalah upah minimum yang mesti dibayarkan oleh seorang pengusaha kepada pegawai dalam skala provinsi. Sedangkan pengertian UMK adalah gaji minimal yang dibayarkan pengusaha kepada tenaga kerja secara minimal atas ruang lingkup kabupaten/ kota.

UMK Tertinggi di Indonesia Dipegang Karawang

UMK tertinggi di Indonesia tahun 2019 ini adalah Karawang, dengan nominal uang sebesar Rp 3.919.292. Sedangkan pada tahun sebelumnya atau tahun 2018, UMK lumbung beras ini hanya Rp. 3.605.272. Jadi kenaikan sebesar ini cukup menggembirakan para tenaga kerja di Karawang. Hal tersebut telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Penetapan UMK Karawang tertinggi di Indonesia yang hampir mencapai Rp 4 juta ini oleh Pemerintahan Propinsi Jawa Barat didasarkan atas pertimbangan matang. Dengan melihat biaya hidup di Karawang. Dengan semakin besarnya UMK Karawang membuat tanggungan perusahaan menjadi lebih besar. Beberapa kemungkinan buruk bisa terjadi. Salah satunya perusahaan bisa dipindahkan ke daerah lain yang memberikan UMK lebih rendah dari Karawang.

Selain itu, dampak peningkatan UMK di Karawang dapat mengakibatkan pula terjadinya pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran di wilayah ini. Hal ini terbukti dari adanya laporan dari Bulan Januari sampai September 2019. Tercatat 12 ribu tenaga kerja yang telah di PHK secara sepihak oleh perusahaan pada tahun 2019 ini.

Dengan ditetapkannya UMK Karawang sebesar Rp 3.919.292, maka setiap pengusaha wajib memberikan upah karyawan sebesar itu. Namun pada kenyataannya seringkali seorang karyawan diberikan upah dibawah UMK. Hal ini melanggar peraturan pemerintah dan UU Nomor 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan. Para pelanggar bisa dikenakan sanksi pidana penjara maksimal empat tahun atau denda paling besar Rp 400 juta.

Semoga dengan UMK tertinggi di Indonesia Dipegang Karawang dapat meningkatkan kesejahteraan para buruh dan tenaga kerja di daerah ini dan wilayah sekitarnya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here