Berita

Tradisi Membuat Lodong untuk Bangunkan Sahur di Ciamis Masih Dilestarikan

Tradisi membuat lodong atau meriam bambu untuk membangunkan sahur ternyata masih dilestarikan dalam setiap Bulan Ramadhan.

Beberapa orang pemuda warga Blok Cikuya, RT 005 RW 002, Dusun Kereteg, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, membuat 7 buah lodong dalam Ramadhan 1444 H ini.

Wildan, pemuda setempat, beberapa waktu lalu, membenarkan, tradisi membangunkan sahur dengan lodong masih dilestarikan di kampungnya.

“Tujuan kami tentu saja untuk hal positif, membangunkan para warga untuk bersantap sahur,” katanya.

Menurut Wildan, tradisi membuat lodong juga sebagai wahana kreativitas para pemuda mengolah alat tradisional yang sudah turun-temurun.

Di kampung halamannya, Wildan menegakan, tradisi membuat lodong selalu dipertahankan dari tahun ke tahun.

“Tentunya saat memasuki awal Ramadhan, kami sudah membuatnya bersama-sama. Kami membunyikannya pada awal Ramadhan hingga malam Ramadhan terakhir,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button