Tim Riset Mobil Listrik Grab akan Hadir di Indonesia

0
90
Tim Riset Mobil Listrik Grab akan Hadir di Indonesia
Tim Riset Mobil Listrik Grab akan Hadir di Indonesia

JAKARTA, – Perusahaan ride-sharing Grab berencana mendatangkan Tim Riset  untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia.  Langkah awal di lakukan melalui penjajakan dengan Pemerintah.

“Tim riset yang kita bawa ke sini merupakan tim untuk berdiskusi serta menjajaki investasi yang baik untuk ekosistem ini,”. ungkap President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Pijakan awal untuk membangun ekosistem transportasi tenaga listrik itu diwujudkan dengan kerja sama dengan Sinarmas Land. Kerja sama itu berupa pembentukan lab khusus terkait pengembangan mobil listrik.

Ridzki mengungkapkan, lab ini akan melakukan riset bagaimana menerapkan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan. Juga mendukung konsep smart mobility. Ia mengaku bahwa ekosistem ini tak bisa direalisasikan Grab sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dari banyak pihak.

“Perlu kerja sama antara produsernya, manufakturnya, teknologi providernya, kemudian energy power-nya serta pemerintah disini bagaimana regulasinya,” ungkap Ridzki.

Grab sendiri telah mencoba melakukan pendekatan ke pemerintah. Pada Akhir Februari yang lalu, Co-Founder juga CEO Grab, Anthony Tan, bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan itu untuk mendiskuiskan terkait program mobil listrik (electric vehicles/EV) yang diklaim telah sukses dilaksanakan di Singapura.

“Kita telah berbincang dengan pemerintah di sini, Pak Luhut Binsar salah satunya. Tentunya Pak Luhut ini sangat mendukung sekali untuk program Grab ini,” ungkapnya.

Program EV ini telah masuk ke pilot project di Singapura, di mana Grab bekerja sama dengan Hyundai serta beberapa pihak lain.

Tidak hanya mobil listrik, program tersebut juga menyediakan skuter listrik. Kendati diklaim sukses di Singapura, Anthony mengatakan tidak bisa sekadar meniru secara mentah-mentah apabila ingin mengimplementasikan mobil listrik di Indonesia.

“Kami bersama pemerintah di sini mencari tahu bagaimana cara untuk memperkenalkan mobil listrik di sini serta memastikan apakah rasional di Indonesia. Anda tidak bisa asal meniru tapi harus memikirkan customer,” ungkapnya.

Sayangnya, Ridzki masih enggan berkomentar banyak perihal kapan mobil listrik ini akan resmi hadir di Indonesia.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa Hyundai pernah mengungkapkan minat investasi senilai 1 miliar dollar AS untuk mengembangkan mobil listrik.

Meski belum bisa memastikan kapan rencana investasi Grab serta Hyundai akan terealisasi, Luhut mengatakan sangat bersemangat jika segera masuk ke Indonesia.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here