26.8 C
Indonesia
Sabtu, September 21, 2019
No menu items!

Tidur Kurang Dari 6 Jam Beresiko Serangan Jantung

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

Reportasee.com, Jakarta, – Tidur Kurang Dari 6 Jam Beresiko Serangan Jantung. Lama tidur yang tepat bisa melindungi kesehatan jantung Anda. Sementara, jika Anda kurang serta kelebihan jam tidur dapat memengaruhi organ vital tersebut.

Menurut American College of Cardiology orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki risiko 20 persen lebih tinggi terkena serangan jantung. Bila dibandingkan dengan mereka yang tidur 6-9 jam.

Baca juga : Bayi Susah Tidur? Begini Solusinya

Para ilmuwan dari Amerika Serikat serta Inggris ini menganalisis kebiasaan tidur serta catatan medis dari 461.347 orang berusia 40-69 tahun yang tinggal di Inggris. Data ini mencakup laporan para peserta selama 7 tahun serta termasuk dari hasil tes untuk gen yang berisiko terkena penyakit jantung.

Dilansir dari Medical News Today, orang yang memiliki jam tidur berlebihan ternyata juga berisiko lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang tidur lebih dari 9 jam memiliki risiko 34 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Idealnya, menjaga durasi tidur hingga 6-9 jam per malam yang memiliki kesehatan jantung baik.

“Durasi tidur adalah faktor kunci jika dikaitkan dengan kesehatan jantung, dan ini berlaku untuk semua orang,”. ungkap Celine Vetter, asisten profesor fisiologi intergratif di University of Colorado, Boulder, AS.

Durasi Tidur, Tidak Disarankan Tidur Kurang Dari 6 Jam

Penelitian ini menemukan hubungan antara kebiasaan tidur serta kesehatan jantung. Namun juga ditegaskan, penelitian ini berasal dari studi observasional. Artinya studi ini hanya dapat mengonfirmasi hubungan tetapi tidak dapat menentukan sebab ataupun akibatnya.

Vetter serta rekan-rekannya berusaha untuk memenuhi tantangan tersebut dengan menggunakan data dari sejumlah besar individu. Menggabungkan dengan penelitian genetik, serta mengesampingkan puluhan faktor yang berpotensi mempengaruhi.

Hasilnya para peneliti menemukan bahwa durasi tidur merupakan faktor risiko independen untuk serangan jantung. Risiko serangan jantung semakin meningkat karena kebiasaan tidur malam orang yang menyimpang dari 6-9 jam.

Misalnya, orang-orang yang tidur 5 jam per malam setiap harinya memiliki risiko 52 persen lebih tinggi terkena serangan jantung. Ketimbang mereka yang tidur 7-8 jam. Sedangkan, individu yang tidur 10 jam per malam memiliki risiko dua kali lipat.

Para peneliti kemudian menggunakan metode yang disebut Mendelian randomization (MR). Untuk mengonfirmasi bahwa durasi tidur pendek merupakan faktor independen penyebab serangan jantung.

Analisis MR menunjukkan, individu dengan genetik jantung yang memiliki waktu tidur lebih pendek memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung.

“Ini membuat kami lebih percaya bahwa ada hubungan kausal di sini,yaitu durasi tidur (bukan hal lain) dapat mempengaruhi kesehatan jantung,” pungkas Vetter.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -