29.8 C
Indonesia
Senin, Desember 9, 2019
No menu items!

Tidur Kurang Dari 6 Jam Beresiko Serangan Jantung

Wajib Baca

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Reportasee.com, Jakarta, – Tidur Kurang Dari 6 Jam Beresiko Serangan Jantung. Lama tidur yang tepat bisa melindungi kesehatan jantung Anda. Sementara, jika Anda kurang serta kelebihan jam tidur dapat memengaruhi organ vital tersebut.

Menurut American College of Cardiology orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki risiko 20 persen lebih tinggi terkena serangan jantung. Bila dibandingkan dengan mereka yang tidur 6-9 jam.

Baca juga : Bayi Susah Tidur? Begini Solusinya

Para ilmuwan dari Amerika Serikat serta Inggris ini menganalisis kebiasaan tidur serta catatan medis dari 461.347 orang berusia 40-69 tahun yang tinggal di Inggris. Data ini mencakup laporan para peserta selama 7 tahun serta termasuk dari hasil tes untuk gen yang berisiko terkena penyakit jantung.

Dilansir dari Medical News Today, orang yang memiliki jam tidur berlebihan ternyata juga berisiko lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang tidur lebih dari 9 jam memiliki risiko 34 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Idealnya, menjaga durasi tidur hingga 6-9 jam per malam yang memiliki kesehatan jantung baik.

“Durasi tidur adalah faktor kunci jika dikaitkan dengan kesehatan jantung, dan ini berlaku untuk semua orang,”. ungkap Celine Vetter, asisten profesor fisiologi intergratif di University of Colorado, Boulder, AS.

Durasi Tidur, Tidak Disarankan Tidur Kurang Dari 6 Jam

Penelitian ini menemukan hubungan antara kebiasaan tidur serta kesehatan jantung. Namun juga ditegaskan, penelitian ini berasal dari studi observasional. Artinya studi ini hanya dapat mengonfirmasi hubungan tetapi tidak dapat menentukan sebab ataupun akibatnya.

Vetter serta rekan-rekannya berusaha untuk memenuhi tantangan tersebut dengan menggunakan data dari sejumlah besar individu. Menggabungkan dengan penelitian genetik, serta mengesampingkan puluhan faktor yang berpotensi mempengaruhi.

Hasilnya para peneliti menemukan bahwa durasi tidur merupakan faktor risiko independen untuk serangan jantung. Risiko serangan jantung semakin meningkat karena kebiasaan tidur malam orang yang menyimpang dari 6-9 jam.

Misalnya, orang-orang yang tidur 5 jam per malam setiap harinya memiliki risiko 52 persen lebih tinggi terkena serangan jantung. Ketimbang mereka yang tidur 7-8 jam. Sedangkan, individu yang tidur 10 jam per malam memiliki risiko dua kali lipat.

Para peneliti kemudian menggunakan metode yang disebut Mendelian randomization (MR). Untuk mengonfirmasi bahwa durasi tidur pendek merupakan faktor independen penyebab serangan jantung.

Analisis MR menunjukkan, individu dengan genetik jantung yang memiliki waktu tidur lebih pendek memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung.

“Ini membuat kami lebih percaya bahwa ada hubungan kausal di sini,yaitu durasi tidur (bukan hal lain) dapat mempengaruhi kesehatan jantung,” pungkas Vetter.***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -