25.8 C
Indonesia
Kamis, September 19, 2019
No menu items!

Terkait PPDB Sistem Zonasi, Pemprov Jatim Minta Maaf

Wajib Baca

Orion Dijadwalkan Terbang ke Ohio Tahun Depan

Reportasee.com,- Pesawat ruang angkasa Orion segera dijadwalkan terbang menuju ke Ohio beberapa tahun lagi. Pesawat yang...

Letusan Gunung Berapi Russia Ungukan Matahari

Reportasee.com,- Letusan gunung berapi di Russia menyebabkan Matahari terbenam menjadi ungu. Para peneliti di University of Colorado...

Diduga Berani Melakukan ini, Foto ‘Manjalita’ Syahrini Terancam Bocor

Reportasee.com, - Baru-baru ini banyak dibicarakan, bahwa sebelumnya Syahrini mengaku bersyukur mempunyai mertua yang baik hati serta...

JATIM,- Pemerintah Provinsi Jawa Timur/ Pemprov Jatim, menyampaikan permintaan maaf pada semua wali murid yang anak didiknya gagal masuk ke SMA Negeri lantaran Penerimaan Peserta Didik Baru/ PPDB Sistem Zonasi 2019.

Melansir dari Pos-Kupang.com, Minggu (23/06/2019), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, kapasitas SMA Negeri se-Jawa Timur sejauh ini tidak mengalami peningkatan. Yang artinya beberapa sekolah tersebut belum merencanakan untuk menambah kelas.

Sejauh ini program Zonasi masih carut marut alias tidak begitu lancar sesuai dengan harapan. Faktanya, ada beberapa siswa yang namanya tidak tercantum di beberapa sekolah yang dituju.

Kondisi seperti ini memprihatikan pada segenap wali murid, khususnya di Kota Surabaya.

Seusai menggelar pertemuan di Kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur di Surabaya, Pemprov Jatim itu meminta maaf secara langsung pada media terkait putra putrinya yang gagal masuk ke SMA Negeri.

“Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan Bapak/Ibu selaku atas berlakunya PPDB Sistem Zonasi. Harapan kedepan, kami ingin sistem seperti ini tak berlaku di tahun mendatang,” tandasnya.

Daya Tampung Murid

Pemprov Jatim itu menegaskan, sejauh ini kapasitas SMA di Jawa timur sangat terbatas. Dengan keterbatasan itu, kurang lebih 36 persen lulusan SMP bisa masuk melalui jalur Zonasi.

“Keadaan yang seperti ini tidak bisa dirubah lagi. Akan tetapi beberapa sisanya bisa masuk ke SMA swasta, Madrasah Aliyah Negeri atau Swasta bahkan SMK Negeri atau swasta,” ujarnya.

Pengumuman Resmi

Secara resmi, pengumuman hasil PPDB Sistem Zonasi 2019 di Jawa Timur dilangsungkan hari Sabtu (22/06/2019) pukul 09.00 WIB.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Hudiyono menyatakan, pengumuman tersebut awalnya jatuh pada hari Jumat (21/06/2019). Akan tetapi hal tersebut diperpanjang mengingat ada beberapa kuota yang masih belum memenuhi target.

“Sampai pada Kamis malam, kuota yang masih belum terisi kurang lebih 7.000. Dengan ini masa pendaftaran terus diperpanjang hingga mencapai 100 persen,” Ucap Pemprov Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Awalnya, PPDB Sistem Zonasi sempat diprotes para wali murid. Namun, hal tersebut masih bisa diatasi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Orion Dijadwalkan Terbang ke Ohio Tahun Depan

Reportasee.com,- Pesawat ruang angkasa Orion segera dijadwalkan terbang menuju ke Ohio beberapa tahun lagi. Pesawat yang...

Letusan Gunung Berapi Russia Ungukan Matahari

Reportasee.com,- Letusan gunung berapi di Russia menyebabkan Matahari terbenam menjadi ungu. Para peneliti di University of Colorado Boulder telah mengemukakan fenomena itu.

Diduga Berani Melakukan ini, Foto ‘Manjalita’ Syahrini Terancam Bocor

Reportasee.com, - Baru-baru ini banyak dibicarakan, bahwa sebelumnya Syahrini mengaku bersyukur mempunyai mertua yang baik hati serta penuh perhatian. Hal ini tidak...

Tips Membeli Smartphone Online Aman

Smartphone saat ini memberikan banyak kemudahan bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari sejak adanya internet. Sejak adanya e-commerce kemudahan menemukan dan membeli smartphone...

4 Asupan Sehat Untuk Syaraf Yang Baik Dikonsumsi

Syaraf merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang terpenting karena yang memberikan sensor ke otak. Jika syaraf dalam tubuh mengalami gangguan maka akan merusak...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -