Teknologi Augmented Reality

Berita Viral

Reportasee.com – Pernahkah kamu mendengar teknologi augmented reality? Sudahkah kamu menggunakan teknologi ini?

Jika kamu lebih update mengenai teknologi ini, maka tanpa kamu sadari kamu sering menemuinya dalam kehidupan sehari-hari.

Teknologi ini pasti pernah kamu gunakan pada aplikasi di smartphone.

Mendengar Augmented Reallity atau AR seperti melihat istilah di masa depan, artinya teknologi ini tak hanya pada kehidupan seari-hari saja.

Faktanya orang-orang sedang berlomba untuk mengembangkan teknologi Augmented Reality ini.

Jadi, kamu tidak perlu heran apabila sering menjumpai AR di zaman sekarang ini.

Pengertian Augmented Reality

Augmented Reality atau biasa disebut AR merupakan teknologi yang menggabungkan antara konten digital dengan dunia nyata secara real-time.

Dengan AR pengguna dapat melihat obyek maya 2D atau 3D yang berada di dunia nyata.

Intinya, teknologi Augmented Reality merupakan teknologi yang mampu memasukan informasi ke dalam dunia maya dan menampilkanya ke dunia nyata dengan bantuan seperti kamera, webcam komputer dan kacamata khusus.

Cara Kerja Augmented Reality

Pada pembahasan sebelumnya AR dapat ditampilkan pada berbagai perangkat seperti smartphone, kamera, kacamata khusus, webcam, layar dan lain sebagainya.

Perangkat tersebut akan menghasilkan output device.

Karena, pada dasarnya output device akan berguna untuk menampilkan informasi seperti animasi, gambar, video dan model 3D lainya.

Sehingga, pengguna dapat melihat hasil dalam cahaya buatan yang alami.

AR sendiri menggunakan teknologi yang bernama Simultaneous Localization and Mapping (SLAM), pengukur kedalaman dan sensor.

Contohnya, untuk mengumpulkan data sensor seperti menentukan lokasi, menghitung jarak dan lain sebagainya.

Hal tersebut tidak bisa terlepas dari komponen-komponen pendukung Augmented Reality sebagai berikut.

Kamera dan Sensor

Device ini berfungsi untuk mengumpulkan semua data informasi kolaborasi dengan pengguna dan akan mengirimkan informasi tersebut untuk diproses.

Kamera yang terdapat pada smartphone mempunyai kemampuan untuk memeriksa lingkungan dan memperoleh informasi data.

Selain itu, kamera juga dapat menemukan barang fisik dan menghasilkan objek 3D.

Proyeksi

Proyeksi merupakan salah satu komponen yang terdapat pada AR.

Komponen ini mengacu terhadap proyektor kecil. Contohnya seperti headset AR.

Alat tersebut berfungsi untuk mengambil informasi dari sensor dan meneruskanya sebagai konten yang sudah terkomputerisasi ke permukaan untuk bisa dilihat.

Namun, pada kenyataan sebenarnya, pemnafaatan alat ini belum sepenuhnya maksimal.

Refleksi

Beberapa gadget augmented reality mempunyai ceermin untuk bisa memudahkan mata manusia untuk melihat gambar virtual.

Keren sekali kan? Hal tersebut karena beberapa gadger mempunyai variasi cermin kecil yang mampu ditekuk dan beberapa diantaranya mempunyau cermin sisi ganda.

Fungsinya untuk memantulkan cahaya ke kamera dan mata pengguna.

Tujuan dari refleksi untuk dapat memainkan pengaturan gambar secara tepat dan akurat.

Jenis-Jenis Augmented Reality

Sekedar informasi saja, AR mempunyai beberapa jenis dan juga metode yang tergantung pada implementasinya.

Berikut merupakan pembahasan beberapa jenis dan metode Ar di bawah ini:

Marker Based Augmented Reality

Beberapa orang menyebutnya dengan image recognition. Hal tersebut karena jenis AR ini membutuhkan objek visual khusus seperti kamera untuk memindainya.

Objek visual tersebut bisa apa saja, dari mulai symbol khusus hingga QR Code.

Perangkat AR ini juga mempunyai kemampuan mengorientasi marker untuk memposisikan konten dan menhitung posisinya.

Setelah itu, marker dapat menampilkan animasi digital yang bisa terlihat oleh pengguna.

Markerless Augmented Reality

Jenis ini menjadikan AR mampu digunakan secara luas.

Markerless AR menggunakan teknologi pengukur kecepatan, GPS, kompas digital dan akselerometer yang tertanam pada device untuk menampilkan informasi data berdasarkan lokasi pengguna.

Teknologi ini tersedia pada perangkat smartphone yang kamu miliki dengan ketersediaan fitur pendeteksian lokasi.

Umumnya penggunaan untuk memetakan arah dan aplikasi yang berbasis lokasi lainya.

Projection Based Augmented Reality

Jenis ini bekerja dengan cara meproyeksikan cahaya buatan ke permukaan nyata.

Dalam beberapa kasus, pengguna dapat melakukan interkasi denganya.

Contohnya seperti hologram yang bisa kamu lihat pada film dengan genre sci-fi seperti Star Wras.

AR ini mampu mendeteksi interaksi antara pengguna dengan proyeksi melalui perubahanya.

Superimpostion Based Augmented Reality

Superimpostion Based Augmented Reality memiliki kemampuan untuk mengganti tampilan asli dengan augmented, baik sebagian maupun full.

Object recognition memiliki peran penting untuk memainkanya.

Penerapan Augmented Reality

Berikut beberapa contoh dalam penerapan AR pada bidang tertentu.

Game

Pokemon Go! Merupakan salah satu game yang menerapkan teknologi AR.

Game ini mempunyai ketertarikan tersendiri karena mempunyai konsep penggabungan dunia nyata dengan karakter-karakter pokemon.

Dengan memainkan game ini kamu akan merasa sedang berada di dunia Pokemon.

Game lainya yang menerapkan AR seperti Jurassic Park, Harry Potter dan masih banyak lagi yang lainya.

Media Sosial

Jika kamu menggunakan Instagram, maka fitur AR sering kamu jumpai pada aplikasinya.

Beberapa filter yang tersedia pada AR menggunakan teknologi AR yang dapat menghibur.

Filter tersebut menggunakan AR sebagai objek 3D dan sentuhan kecerdasan buatan untuk logikanya.

Medis

Pemanfaatan AR dalam medis biasanya untuk pelatihan.

Baik itu aplikasi maupun peralatan operasi lainya.

Contohnya di klinik Cleaveland, Case Western Reserve University, siswa dapat menggunakan headset AR untuk dapat mempelajari seluk beluk anatomi.

Broadcast

Contohnya ada pada siaran cuaca maupun acara olahraga pada televisi.

Jika kamu sering menemukanya pada acara yang berkualitas dalam segi objek visualnya maka itu merupakan pemanfaatan teknologi AR.

Berita Terbaru