Tanggapan Agun Gunandjar Sudarsa Soal Vaksinasi Covid-19

0
83
Tanggapan Kang Agun Soal Vaksinasi Covid 19

Reportasee.com – Anggota DPR / MPR RI, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, atau akrab dengan sapaan Kang Agun, menyatakan bersedia disuntik vaksin Covid-19.

Kesediaan tersebut Kang Agun sampaikan sebagai upaya memberikan contoh kepada masyarakat. Dan sebagai warga negara, ia bersedia mengikuti program pemerintah tersebut.   

Menurut Kang Agun, kesiapan dirinya mengikuti vaksinasi covid-19 sudah ia unggah di media sosial miliknya.

Saat Reportasee.com temui usai menjadi keynote speaker pada acara Forum Semua Bicara, Kang Agun menegaskan, masyarakat dan pemerintah harus berkolaborasi.

Baca:  Pantai Terbaik di Dunia yang Wajib Anda Kunjungi

Dengan begitu, program vaksinasi yang pemerintah laksanakan akan berjalan dengan baik untuk mengatasi masalah covid-19.

Kang Agun menjelaskan, ia sudah melakukan pengkajian secara mendalam, membaca tentang vaksin, bahkan mempelajari kebijakan pemerintah.

“Terakhir, saya melihat video Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, yang memberikan penjelasan tentang  vaksin secara detail,” katanya.

Kesimpulan setelah melakukan kajian, kata Kang Agun, tidak mungkin orang-perorang secara pribadi, apalagi menyangkut masyarakat banyak.

Baca:  Alat Pencegah Covid-19 Ciptaan Siswi MTsN 5 Sragen

Pertanyaannya, tandas Kang Agun, pemerintah mengambil kebijakan tentang vaksin untuk rakyat itu apa, apakah dengan tujuan ingin mencelakaan rakyat.

Jika ada yang mengatakan hal itu, Agun berpendapat, pikiran orang tersebut seperti orang yang tidak normal.

“Karena, kebijakan pemimpin, apalagi ini menyangkut orang banyak, pasti tidak akan mencelakaan, akan tetapi untuk penyembuhan,” katanya.

Baca:  Dekorasi Ruang Belajar Anak, Jadikan Belajar Lebih Menyenangkan

Agar program vaksinasi berjalan lancar dan aman, Kang Agun menambahkan, harus ada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Intinya, kata Agun, vaksinasi adalah solusi. Oleh karena itu, pemerintah dan DPR membuat aturan, memberikan sanksi denda bagi masyarakat yang menolak vaksin.

“Sebenarnya, ini hanya untuk motivasi, menekan dan mendesak agar kesadaran masyarakat tumbuh,” pungkas Agun Gunandjar Sudarsa. ***