Surat Suara Tercoblos di Kuala Lumpur

0
206
Surat Suara Tercoblos di Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR,- Panwaslu Kuala Lumpur menemukan ribuan surat suara yang dibungkus oleh puluhan kantong kresek berwarna hitam di sebuah ruko tak berpenghuni. Ketika diambil sampel, terdapat surat suara tercoblos untuk paslon no urut 01, di dua lokasi  berbeda. Total surat suara di dua lokasi itu berjumlah 40 hingga 50 ribu surat suara.

“Total surat suara di dua lokasi tersebut yaitu 40 hingga 50 ribu surat suara,” ujar Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza, secara tertulis.

Saat ini belum dapat dipastikan apakah surat suara itu sudah tercoblos semua atau belum. Kepastian tercoblosnya surat suara itu baru sebatas dari pengambilan sampel.

Di lokasi pertama, tepatnya di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor, Panwaslu menemukan sekitar 10 sampai 20 ribu surat suara.

Yaza juga mengatakan, berdasarkan sampel yang telah dibuka di lokasi, semua surat suara telah dicoblos pada gambar paslon 01. Dan untuk surat suara legislatif juga sudah tercoblos untuk caleg NASDEM DPR RI no urut 3.

Begitu juga dengan lokasi kedua. Panwaslu mengambil sampel dan hasilnya dari seluruh sampel tersebut juga sama. Yaitu, terdapat surat suara yang sudah tercoblos untuk paslon no urut 01.

“Di lokasi kedua, kami juga menemukan surat suara yang di coblos yaitu capres 01 dengan caleg DKI Dapil II NasDem No 2, dan erdapat juga beberapa lembar surat suara yang tercoblos caleg Demokrat nomor urut 3,” tutur Yaza

Surat Suara Tercoblos di Kuala Lumpur

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini mendorong Bawaslu agar dapat  bergerak cepat. Menyelidiki surat suara yang tercoblos di Selangor, Malaysia. Kerja cepat itu diperlukan agar isu yang berkembang di masyarakat tidak semakin meluas.

Bawaslu harus bekerja lebih intensif, lebih cepat dan lebih terbuka lagi. Sehingga semua isu yang sudah beredar di masyarakat tidak semakin berkembang. Selain itu agar masyarakat segera mengetahui kepastian hukum tentang apa yang sesungguhnya terjadi di Kuala lumpur,” ujar Titi, Kamis (11/4/2019).

Titi juga meminta Bawaslu untuk mengusut tuntas aktor intelektual di balik tercoblosnya surat suara di Malaysia. Menurut Titi, semua yang terlibat dalam kasus tersebut  harus diproses hukum.

Titi juga mengingatkan, masa pencoblosan Pemilu 2019 sudah semakin dekat. Titi mengaggap, kerja cepat dan terbuka oleh Bawaslu ini akan membantu meningkatkan kepercayaan publik. Khususnya terhadap proses demokrasi lima tahunan ini.

“Pemilu kita sudah semakin dekat. Kompetisinya pun semakin sengit di tengah polarisasi. Kerja intensif Bawaslu yang cepat dan terbuka sangat diperluka. Dan ini akan membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemilu,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here