SPP SMA Gratis, Ini Kata Praktisi Pendididikan Ciamis

0
186
SPP SMA GRATIS

Reportasee.comSPP SMA Gratis. Pada tahun ajaran 2020, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), untuk SMA sederajat akan digratiskan.

Rencananya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucurkan anggaran sebesar Rp 1,4 trilyun.

Praktisi Pendidikan Ciamis sekaligus Kepala SMAN 1 Ciamis, Wawan Haryawan, mengaku, pihaknya sudah menerima informasi dan sosialisasi mengenai hal itu.

Untuk menindaklanjutinya, kata Wawan, pihaknya akan membahas perihal SPP SMA Gratis tersebut bersama Komite sekolah.

“Kita sudah mendengar kabar, untuk teknisnya belum ada informasi lebih lanjut,” kata Wawan, Selasa (03/03/2020)

Dia menuturkan, intinya beban SPP ditanggung oleh Pemprov Jabar. Terkait nominal yang diberikan Pemprov kepada tiap siswa sekitar Rp 150 – 180 ribu per bulan.

Besaran nominal SPP, kata Wawan, juga tergantung jumlah Rombongan Belajar (Rombel).

“Kita menyambut baik setiap kebijakan pemerintah. Terkait nominal yang diberikan, tentu tidak akan berpengaruh terhadap sistem kerja pendidikan sekolah,” ucapnya.

Peran Komite Sekolah

Wawan menuturkan, untuk biaya pengembangan infrastruktur dan fasilitas penunjang pendidikan di Sekolah, tidak harus selalu dibebankan kepada orangtua siswa. Menurut dia, peran komite harus dapat dioptimalkan.

“Untuk pengembangan dan pembangunan fasilitas, Komite sekolah harus mampu menjaring pihak-pihak dermawan yang peduli terhadap dunia pendidikan. Salah satunya dari alumni,” paparnya.

Sementara itu, Praktisi Pendidikan asal Desa Darmaraja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Dian Ardiansyah, M.Pd., menuturkan, di daerah terpencil dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, pendidikan jenjang menengah ke atas dirasa masih berat.

“SPP SMA Gratis akan meringankan masyarakat dalam segi pembiayaan. Dan ini berdampak baik terhadap animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.

SPP SMA Gratis Masyarakat Desa Optimis

Dian menuturkan, untuk di daerah terpencil seperti di Desa Darmaraja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, kebanyakan masyarakat petani.

Sekitar 80 persen memang sudah meyekolahkan anaknya ke jenjang SMA sederajat. Itupun dengan jerih payah yang maksimal. Tapi kebanyakan tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Sudah tentu, setiap orangtua ingin kualitas dan kapasitas kehidupan anaknya lebih sejahtera melalui pendidikan yang tinggi. Dengan SPP SMA Gratis, orangtua siswa di daerah akan memiliki opsi tenggang waktu lebih untuk mempersiapkan biaya sekolah anaknya ke perguruan tinggi,” ucapnya.

Guru di SMK Ma’arif Nurul Huda Utsmaniyyah inipun berharap, kualitas pendidikan akan terus dikembangkan menyentuh ke daerah-daerah terpencil. Karenanya, potensi generasi muda di pedesaan bisa diperhitungkan.

Kemauan mereka dalam belajar sangat tinggi mengingat keinginan dan motivasi mereka untuk merubah taraf kehidupan lebih baik.

“Kami anak desa untuk pergi sekolah harus menempuh jarak 1 kilometer lebih tanpa malas. Untuk berkuliah, harus menempuh puluhan kilometer setiap hari tanpa lelah,” katanya.

Karena di daerah, kata Dosen STIE Latifah Mubarokiyah Suryalaya ini, masih jarang kendaraan umum, tapi mereka termotivasi untuk memperbaiki ekonomi keluarga. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here