SpaceX Bekali Persediaan NASA Sebanyak 2,5 Ton

0
344
SpaceX Bekali Persediaan NASA Sebanyak 2,5 Ton
Foto : SpaceX

SpaceX akan bekali persediaan The National Aeronautics and Space (NASA) sebanyak 2,5 ton ke International Space Station (ISS). Perusahaan Antariksa itu akan menggunakan kapsul kargo model CRS-18 dalam membawa muatan tersebut.

Melansir dari laman Liputan6.com, Jumat (26/07/2019), roket sejenis Falcon 9 itu telah sukses diluncurkan SpaceX dalam pembekalan NASA menuju Stasiun Ruang Angkasa Internasional.

Dalam pembekalan itu, sejumlah persediaan yang berupa alat-alat penting siap didistribusikan kepada para Astronot NASA selama berada di ISS.

Hebatnya, kapsul tersebut sudah 2 kali digunakan pada tahun 2015 dalam misi penerbangan CRS-6 dan di tahun 2017 pada misi penerbangan CRS-18. Itu artinya, SpaceX akan menggunakan kapsul tersebut sebanyak 3 kali dalam 1 dekade.

Di sisi lain, roket Falcon 9 telah diluncurkan oleh Perusahaan Antariksa itu pada Juni 2019.

Rencananya, roket pendorong itu akan didaratkan kembali di landangan perusahan tersebut di Pantai Florida.

Telah diketahui, bagian bawah Falcon 9 bisa berbalik arah ke Bumi dan terpisah setelah beberapa saat setelah lepas landas.

Jadwal Pembekalan SpaceX

Berbagai macam persiapan telah dilakukan SpaceX demi mengusung misi untuk melakukan pembekalan terhadap Astonot NASA yang berada di ISS.

Menurut laporan CNET, Jumat (26/07/2019), roket pendorong itu akan dibenahi secara teknis lalu dijadwalkan untuk meluncur ke ISS, Sabtu (27/07/2019).

Sedangkan kapsul kargo CRS-18 banyak mengalami perubahan secara fisik dibanding seri sebelumnya.

Di bagian bodi kapsul, Perusahaan Antariksa itu memasang logo Apollo 11. Secara struktural, mereka telah memperingati hari jadi ke-50 Atronot pertama, Neil Amstrong yang mendarat di Bulan sejak tahun 1969.

Rencana SpaceX di ISS

Perusahaan Antariksa itu berencana akan menghabiskan kurang lebih 1 bulan dalam misi pembekalan NASA di ISS.

Hal tersebut sangat memungkinkan untuk memperpanjang durasi pembekalan para Astronot NASA bila ada kebutuhan mendesak hingga hal-hal di luar dugaan.

Secara prosedural, NASA telah melakukan perjanjian kontrak kerja sama dengan SpaceX terkait pengiriman dan pembekalan alat-alat penting ke International Space Station hingga tahun 2024. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here