28.7 C
Indonesia
Rabu, Desember 11, 2019
No menu items!

Soal Aksi Mahasiswa, Dosen Unigal Sayangkan Pernyataan Menristekdikti

Wajib Baca

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Reportasee.com – Rektor serta dosen yang kedapatan sengaja menggerakkan dan mengarahkan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi terancam diberi sanksi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, menyusul gelombang aksi mahasiswa minggu ini.

Menanggapi hal itu, Dosen Fakultas Hukum Universitas Galuh (Unigal), Hendra Sukarman, menyayangkan pernyataan yang disampaikan Menristekdikti, Mohamad Nasir.

Hendra mendoakan agar Menristekdikti segera mendapatkan hidayah.

Hendra menegaskan, Ekstra Parlementer yang dilakukan para mahasiswa merupakan hal yang lumrah. Apalagi, mengemukakan pendapat di muka umum diatur dan dijamin Undang-undang 1945.

“Ini juga merupakan bentuk pengabdian mahasiswa, sebagaimana diamanatkan Tri Darma Perguruan Tinggi,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Hendra berharap mahasiswa mewarisi jiwa periodesasi sejarah pergerakan mahasiswa, mulai dari tahun 1908, 1945, 1966, 1974, sampai 1998.

Dan mahasiswa sekarang, menurut Hendra, menunjukkan kualitas dan kelas yang berbeda sebagai pergerakan mahasiswa 2019.

“Bravo mahasiswa, teruslah berjuang,” seru Hendra.

Sebelumnya, Menristekdikti mengaku sudah memberikan imbauan kepada para rektor dan dosen se Indonesia untuk tidak membiarkan mahasiswanya turun ke jalan, menggelar aksi.

Nasir berjanji akan mengajak mahasiswa untuk berdialog, membahas tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

Diakui Nasir, Presiden Joko Widodo, memberikan perintah kepadanya untuk meminta para Rektor dan dosen se Indonesia meredam aksi demonstrasi mahasiswa.

Untuk itu, dia menginstruksikan Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyampaikan hal tersebut kepada para Rektor atau pimpinan perguruan tinggi.

Nasir menegaskan, Rektor bertanggung jawab mengingatkan dosen yang mengizinkan mahasiswanya ikut aksi demonstrasi. Nasir meminta Rektor memberikan sansi kepada dosen yang mengijinkan mahasiswanya ikut berdemo.

Kalau Rektor tidak menindak dosen, kata Nasir, pihaknya yang akan langsung menindak rektor. Untuk itu, pihaknya akan memonitor langsung perkembangan mengenai perihal tersebut. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -